
PEMALANG– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) terus menghadirkan inovasi berbasis potensi lokal melalui program pemberdayaan masyarakat. Salah satu program unggulan diwujudkan dengan pendampingan kepada pelaku UMKM di Desa Margasari Kabupaten Pemalang dalam mengolah limbah tongkol jagung menjadi briket ramah lingkungan yang memiliki nilai ekonomi.
Program tersebut berangkat dari melimpahnya limbah pertanian pascapanen jagung yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung, mahasiswa KKN memperkenalkan teknologi sederhana dalam proses pembuatan briket, mulai dari pengolahan bahan baku, pencetakan, hingga pengeringan produk sehingga siap digunakan sebagai bahan bakar alternatif.
Koordinator KKN UMUS menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengurangi limbah organik, tetapi juga mendorong tumbuhnya peluang usaha baru berbasis ekonomi sirkular di tingkat desa. Dengan demikian, masyarakat memperoleh pengetahuan sekaligus keterampilan yang dapat dikembangkan secara mandiri.

Pendampingan juga difokuskan pada penguatan kapasitas UMKM melalui peningkatan kualitas produk, efisiensi proses produksi, serta pengenalan strategi pemasaran agar briket hasil olahan memiliki daya saing di pasar.
Pemerintah Desa Margasari menyambut positif inisiatif tersebut. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai menjadi langkah nyata dalam mengoptimalkan potensi sumber daya lokal sekaligus mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Melalui program ini, KKN UMUS menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu lahir dari teknologi yang rumit. Pemanfaatan limbah tongkol jagung menjadi briket membuktikan bahwa bahan yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat diolah menjadi energi alternatif yang lebih ramah lingkungan sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat desa. Pendekatan pemberdayaan seperti ini sejalan dengan konsep pembangunan berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
