Universitas Muhadi Setiabudi

Bersinergi Membangun Desa, KKN UMUS Hadirkan Inovasi Lingkungan dan Program Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

PEMALANG – Komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan tridarma melalui pengabdian kepada masyarakat kembali diwujudkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes. Bertempat di Balai Desa Peguyangan, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, Selasa (14/7/2026), mahasiswa KKN UMUS secara resmi memaparkan program kerja sebagai langkah awal membangun kolaborasi strategis bersama pemerintah desa dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.

Mengusung semangat “Bersinergi Membangun Desa”, kegiatan tersebut menjadi forum komunikasi antara mahasiswa, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga untuk menyelaraskan berbagai program pemberdayaan yang telah disusun berdasarkan hasil observasi lapangan dan analisis kebutuhan masyarakat.

Koordinator Desa KKN UMUS Desa Peguyangan, Silfi Nur Indah Sari, menjelaskan bahwa seluruh program kerja dirancang dengan pendekatan partisipatif sehingga mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya pada sektor lingkungan, pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.

Salah satu inovasi yang menjadi program unggulan adalah Pembuatan Tempat Pembakaran Sampah Minim Asap. Program ini merupakan inovasi sederhana namun memiliki nilai strategis dalam mendukung pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih ramah lingkungan. Melalui desain pembakaran yang mampu menekan emisi asap, mahasiswa berharap masyarakat dapat mengurangi praktik pembakaran terbuka yang berpotensi mencemari udara sekaligus meningkatkan budaya hidup bersih dan peduli lingkungan.

Selain program lingkungan, mahasiswa juga menghadirkan berbagai program individu sesuai disiplin ilmu masing-masing. Pada sektor pendidikan, mahasiswa akan melaksanakan pendampingan belajar, kegiatan literasi, serta edukasi kreatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan menumbuhkan budaya belajar di kalangan siswa.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

Di bidang ekonomi, mahasiswa akan memberikan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penguatan manajemen usaha, penyusunan strategi pemasaran, pengembangan identitas produk, hingga optimalisasi pemasaran digital. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Desa Peguyangan di era transformasi digital.

Sementara itu, pada bidang kesehatan, mahasiswa dari program studi gizi akan melaksanakan edukasi pencegahan stunting melalui penyuluhan mengenai gizi seimbang, pemenuhan nutrisi bagi ibu hamil dan balita, serta kampanye pola hidup sehat. Program tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap agenda nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Kegiatan pemaparan program kerja mendapat sambutan positif dari Kepala Desa Peguyangan, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga yang hadir. Diskusi interaktif yang berlangsung menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk berkolaborasi bersama mahasiswa dalam merealisasikan berbagai program yang telah dirancang.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UMUS, Abdul Bashar, S.TP., M.TP., menegaskan bahwa keberhasilan Kuliah Kerja Nyata tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari sejauh mana program tersebut mampu memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“KKN merupakan ruang implementasi keilmuan mahasiswa untuk menghasilkan solusi nyata bagi masyarakat. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun desa yang mandiri, adaptif, dan berkelanjutan. Kami berharap seluruh program yang dijalankan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi praktik baik yang dapat terus dikembangkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Koordinator Desa KKN, Silfi Nur Indah Sari, menambahkan bahwa seluruh mahasiswa berkomitmen menghadirkan program yang aplikatif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin KKN menjadi ruang belajar bersama masyarakat. Harapannya, seluruh program yang kami laksanakan dapat menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat Desa Peguyangan,” ungkapnya.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat, KKN UMUS di Desa Peguyangan diharapkan menjadi model pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian program kerja, tetapi juga mampu memperkuat kapasitas masyarakat dalam mewujudkan desa yang bersih, sehat, produktif, inovatif, dan berdaya saing menuju pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Penerimaan Mahasiswa Baru 2025