Universitas Muhadi Setiabudi

Cegah Stunting Berbasis Pangan Lokal, Mahasiswa KKN UMUS Edukasi PKK Desa Cibuyur Olah Jagung Menjadi Puding Bergizi

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

PEMALANG – Upaya percepatan penurunan angka stunting memerlukan kolaborasi berbagai pihak melalui pemanfaatan potensi pangan lokal yang tersedia di masyarakat. Berangkat dari semangat tersebut, Tim Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes Posko Warungpring menyelenggarakan Sosialisasi Pembuatan Olahan Pangan Lokal “Puding Jagung” sebagai Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Desa Cibuyur, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang.

Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu anggota PKK Desa Cibuyur serta mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Cibuyur, Bapak Yoyok Kusnodo. Program tersebut merupakan bagian dari pengabdian masyarakat yang mengintegrasikan edukasi gizi, pemberdayaan keluarga, dan optimalisasi potensi pangan lokal sebagai strategi preventif dalam menekan risiko stunting pada balita.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), sekaligus mendemonstrasikan proses pembuatan puding jagung sebagai alternatif Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Jagung dipilih karena merupakan komoditas lokal yang mudah diperoleh, kaya akan karbohidrat, serat, vitamin, dan mineral yang bermanfaat dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

Antusiasme peserta terlihat selama sesi diskusi dan praktik memasak. Para anggota PKK tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai kandungan gizi jagung, tetapi juga dibekali keterampilan mengolah bahan pangan lokal menjadi produk yang menarik, lezat, dan disukai anak-anak. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran keluarga untuk memanfaatkan sumber pangan lokal sebagai bagian dari pola konsumsi sehat sehari-hari.

Ketua Kelompok KKN, Rifqi Muslim, menjelaskan bahwa edukasi pangan lokal merupakan salah satu langkah strategis dalam membangun kemandirian pangan keluarga sekaligus memperkuat upaya pencegahan stunting berbasis potensi desa. Menurutnya, inovasi sederhana seperti pengolahan jagung menjadi puding dapat menjadi alternatif menu bergizi yang mudah diterapkan oleh masyarakat.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Abdul Khamid, S.T., M.T., menegaskan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada penyelesaian persoalan kesehatan berbasis ilmu pengetahuan dan potensi lokal. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan organisasi kemasyarakatan seperti PKK merupakan modal penting dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UMUS berharap masyarakat Desa Cibuyur semakin terdorong untuk memanfaatkan komoditas lokal sebagai sumber pangan bergizi yang bernilai tambah. Selain mendukung peningkatan status gizi balita, inovasi olahan pangan lokal juga berpotensi dikembangkan sebagai produk rumah tangga yang memiliki nilai ekonomi, sehingga mampu memperkuat pemberdayaan masyarakat sekaligus mewujudkan pembangunan desa yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Penerimaan Mahasiswa Baru