Universitas Muhadi Setiabudi

Dari KKN untuk Negeri: UMUS Ikuti Groundbreaking Industri Sapi Perah Kelas Dunia di Brebes

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

BREBES – Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan nasional melalui keterlibatan aktif mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada momentum bersejarah groundbreaking kawasan peternakan sapi perah modern milik PT Global Dairi Bersama di Desa Karangbale, Kabupaten Brebes. Kehadiran mahasiswa KKN UMUS dari Kecamatan Brebes dan Kecamatan Larangan menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung transformasi sektor peternakan menuju industri persusuan berstandar dunia.

Groundbreaking tersebut dihadiri Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, Gubernur Jawa Tengah, Bupati Brebes, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sekitar seribu petani dan peternak. Kawasan peternakan modern ini diproyeksikan menjadi salah satu sentra sapi perah terbesar di Asia Tenggara yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung upaya swasembada susu nasional.

Partisipasi mahasiswa KKN UMUS dalam kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat dan berbagai agenda pembangunan strategis daerah, mahasiswa memperoleh pengalaman empiris yang memperkaya kompetensi akademik sekaligus memperkuat kapasitas kepemimpinan dan kolaborasi.

Perwakilan mahasiswa KKN UMUS Kecamatan Brebes, Diyah Sukma Wati, menyampaikan apresiasi atas hadirnya investasi strategis tersebut. Menurutnya, pembangunan kawasan peternakan modern harus mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja lokal, transfer teknologi, peningkatan kapasitas peternak rakyat, serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Selain itu, perguruan tinggi seperti UMUS diharapkan dapat terus dilibatkan dalam kegiatan riset, inovasi, dan pendampingan masyarakat guna memperkuat ekosistem industri peternakan nasional.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

Ketua Kelompok KKN UMUS Kecamatan Brebes, Agung Laksono, menyampaikan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam momentum bersejarah tersebut menjadi pengalaman berharga untuk memahami secara langsung arah kebijakan pembangunan sektor peternakan Indonesia.

“Kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi kami bahwa mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga harus hadir menyaksikan dan mengawal proses pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kami berharap investasi ini mampu meningkatkan kesejahteraan peternak lokal dan membuka peluang kolaborasi antara dunia industri dengan perguruan tinggi, khususnya UMUS,” ujarnya.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Suci Nur Utami, S.Pt., M.Si., menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan strategis seperti ini merupakan bagian dari proses pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Menurutnya, mahasiswa perlu dibekali pemahaman mengenai pembangunan berkelanjutan, hilirisasi sektor peternakan, serta pentingnya sinergi antara pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif.

Melalui program KKN, UMUS terus mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan yang adaptif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Kehadiran mahasiswa dalam groundbreaking kawasan peternakan sapi perah berkelas dunia ini sekaligus menegaskan komitmen UMUS sebagai perguruan tinggi yang aktif mendukung penguatan sektor pertanian dan peternakan berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan semangat “Dari KKN untuk Negeri”, UMUS optimistis kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Brebes sebagai pusat industri persusuan nasional yang modern, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Penerimaan Mahasiswa Baru 2025