UMUS

AKREDITASI B

Entrepreneur, Profesional, Inovatif dan Kearifan Lokal (EPIK)

UMUS TV
ALUMNI

UKM KSR DAN PALAMUST SALURKAN BANTUAN PEDULI BENCANA BANJIR DAN LONGSOR DI KABUPATEN BREBES

Brebes – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Suka Rela (KSR) PMI dan Pecinta Alam Muhadi Setiabudi (Palamust) bersama serta relawan menyalurkan bantuan peduli bencana yang di kumpulkan dari sumbangan sivitas akademika di lingkungan Universitas Muhadi Setiabudi. Kabupaten Brebes mengalami bencana alam banjir di 6 Kecamatan dan longsor di Kecamatan Salem, Brebes, Jawa Tengah. Jum’at (01/03/2024).

Kecamatan Brebes ada beberapa desa yang terdampak banjir seperti Desa Pemaron, Lengkong, Terlangu, Kecamatan Wanasari ada beberapa desa yang terdampak. Seperti Desa Sidamulya, Glonggong, Jagalampeni, Sisalam. Di Kecamatan Songgom ada juga yang terendam yakni Desa Wanacala. Kecamatan Larangan ada Desa Kedungbokor, Walahar dan Rengaspendawa. Sementara di Kecamatan Salem, banjir juga menggerus dan mengakibatkan longsor di ruas jalan penghubung Desa Ciputih dan Gandoang. Bencana banjir kali ini akibat luapan Kali Pemali yang debitnya mengalami peningkatan. Jadi, limpas ke jalan dan merendam pemukiman warga.

Jalan penghubung antara Desa Citimbang dan Desa Gunung Sugih longsor tergerus air hujan, hujan dengan intensitas tinggi dari pukul 21.00 hingga pagi hari. Jalan sepanjang 80 meter dengan lebar 4 meter terputus dan longsor kebawah sekitar 50 meter.

Menurut Kepala Desa Citimbang Idi Sutiono mengatakan bahwa 667 KK dari 1.971 Jiwa didesanya kini terisolir akibat jalan aspal tersebut putus. Dari jumlah jiwa yang nyata, ada 1.850 jiwa yang terisolir di Desa Citimbang.

Selain Desa Citimbang, juga dampak yang sama dirasakan oleh Desa Gunung Sugih yang bersebelahan dengan Desa Citimbang.

Kepala Desa Ciputih Slamet Becco mengungkapkan keluhannya kepada Komandan KSR PMI UMUS Khaerul Anam  bahwa putusnya jalan penghubung Citimbang-Gunung Sugih sangatlah vital, sebab perekonomian warga tersendat.

“Ada 4 titik irigasi tersier yang rusak akibat longsoran, dan warga harus mengeluarkan biaya transportasi lebih, sebab harus memiliki 2 unit kendaraan roda dua, satu ditaruh diujung desa Citimbang, dan yang satunya diseberang Desa Gunung Sugih”. papar Kades Gunung Sugih.

“Alhamdulillah, mahasiswa mau hadir bersama  rombongan sudah mengupayakan donasi untuk warga dan memberikan pelayanan pengecekan kesehatan warga”. imbuhnya.

“Kebutuhan mendesak dilokasi longsor diantaranya Lampu Cell Solar Otomatis, Pemdes, Obat-obatan, sembako dan susu untuk bayi dan anak-anak”. ungkapnya

Kehadiran mahasiswa melalui UKM KSR dan Palamust merupakan keharusan dari Unit Kegiatan mereka, yakni penanggulangan dan mitigasi bencana. Anggota ukm tersebut secara suka rela dan iklas untuk turut aktif dalam setiap kebencanaan. di lokasi banjir kali ini mahasiswa membantu mendirikan dapur lapangan dan distribusi logistik ke para korban baik di pos pengusian maupun ke rumah warga yang tetap bertahan di rumah mereka. bantuan lain yang diberikan mahasiswa adalah pemeriksaan kesehatan kepada para korban, pemeriksaan meliputi cek tensi, kolesterol, dan gula darah.

Tidak hanya pengobatan gratis, UKM KSR dan Palamust juga membantu tim SAR dalam melakukan evakuasi warga korban banjir saat rumahnya terendam dikepung banjir.

SEMAKIN MEROKET UMUS KEMBALI JALIN KERJASAMA INTERNASIONAL

BREBES – Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes dan RV University India jalin kerjasama dengan melakukan penandatanganan MoU yang diselenggarakan di Gedung Pascasarjana Rabu (21/2/24).

Turut hadir dalam acara ini yakni jajaran sivitas akademika dari kedua belah pihak, di antaranya adalah Rektor UMUS Brebes, Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M. Wakil Rektor Bidang Kurikulum Dr. Moh. Toharudin, M.Pd. Wakil Rektor Bidang Keuangan Otong Saeful Bachri, M.M., M.Kom. dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Wadli, S.TP.., M.Si. seluruh Dekan dan Ketua Program Studi, dan Sivitas Akademika serta Direktur RV University India, Dr. Bhanu Prakash Nunna.

Dr. Roby mengatakan bahwa salah satu upaya mewujudakan mutu lembaga dan sivitas, diperlukan kerjasama dengan pihak lain, diantaranya dengan RV University India. Kerjasama yang dapat dibangun ini cukup banyak, diantaranya pertukaran mahasiswa, exchange professor, twimming program, dual degree, magang, dan internasional conference.

“Maka lembaga memberikan dukungan untuk lebih jauh menjalin hubungan kerjasama, salah satunya yaitu penandatanganan MoU dengan RV University India”, tutur Rektor.

Rekto UMUS juga menambahkan, bahwa dalam waktu dekat ini, segera diadakan student exchange. LPM akan membuat sebuah format persyaratan yang harus dipenuhi oleh peserta yang ingin mengikuti program itu. Kemampuan Bahasa Inggris ataupun pengetahuan tentang kebudayaan Indonesia agar bisa mengenalkan kebudayaan Indonesia maupun UMUS Brebes, merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi.

Sementara itu, Direktur Pyshcology and Victimology Researc RV University India, Mr. Dr. Bhanu, menyampaikan rasa terima kasih kepada UMUS Brebes yang sudah menginisiasi untuk melakukan kerjasama.

“Kedepan kerjasama ini akan segera kami tindak lanjuti, agar dapat meningkatkan mutu dari masing-masing institusi. Ini adalah kesempatan bagus, kita akan melakukan kerjasama antara India dan Indonesia, khususnya RV University India dan UMUS Brebes,” tutur Dr. Bhanu.

Wakil Rektor III sangat menyambut baik atas pertemuan dan gagasan untuk melakukan kerjasama dengan RV University India. Kehadiran Dr. Bhanu sebagai simbolis untuk menjalin kerjasama lebih jauh yang dapat bermanfaat bagi dosen maupun mahasiswa UMUS Brebes.

“Kami sudah menanti kedatangan Dr. Bhanu untuk menjalin kerjasama ini, harapan ke depan dapat bermanfaat bagi dosen maupun mahasiswa UMUS Brebes untuk mengembangkan maupun melanjutkan studi,” kata Wadli.

Selain itu, Wadli, M.Si. juga sangat mendukung atas hubungan diplomasi Indonesia-India, khususnya pada bidang pendidikan dan kemahasiswaan. Karena sebenarnya antara Indonesia-India mempunyai history yang sudah lama terjalin dari segi pendidikan, tetapi belum terlalu diekspos.

WAKIL REKTOR 1 UMUS BENCHMARKING AKADEMIK DI UNISULA SEMARANG

Selasa, 16 Januari 2024 Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kelembagaan Universitas Muhadi Setiabudi Brebes Dr. Moh. Toharudin, M.Pd melaksanakan kunjungan di Universitas Sultan Agung (UNISULA) Semarang, didampingi Dekan Fakultas Teknik Dr. Abdul Khamid, M.T dan Kaprodi Teknik Sipil Wahidin, M.T. Kegiatan kunjungan dalam rangka benchmarking bidang akademik setelah dilaksanakan reakreditasi Prodi Teknik Sipil dan mempersiapkan assessment lapangan reakreditasi prodi Teknik Informatika pada bulan Maret 2024. Disambut oleh pimpinan dari Fakultas Teknik Universitas Islam Sultan Agung Dr. Abdurrokhim, M.T, Wakil Dekan 2 Dekan Fakultas Teknik Unisula Lisa Fitriyana, S.T., M.Eng, Kaprodi S3 Teknik Sipil Prof. Dr. Imam Wahyu, serta Prof. Dr. Pratikso.

Dalam sambutan Dekan FT Unisula mengucapkan selamat datang dikampus Unisula dan menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan di Fakultas Teknik, bahwa Unisula siap untuk berkolaborasi dengan Universitas Muhadi Setiabudi khususnya bidang akademik. Wakil Rektor 1 UMUS dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan waktunya dalam berkunjung di FT Unisula dalam rangkaian acara enchmarking bidang akademik. Benchmarking merupakan tolok ukur yang digunakan untuk menilai atau membandingkan aktifitas akademik yang sudah dilaksanakan di UMUS. Beberapa manfaat benchmarking bidang akdemik yaitu bisa memperbaiki kinerja bidang akademik, menjadi dasar untuk peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM), dan membantu perubahan budayaakademik yang lebih bagus lagi. Dalam rangka mendukung kinerja akademik dan laporan kinerja program Studi Teknik Sipil khususnya agar pemenuhan hasil reakreditasi Teknik Sipil bisa mencapai hasil Baik Sekali diperlukan ada 20% dosen berpendidikan doktor yang sesuai dengan bidang ilmu, dan 20% dosen dengan jabatn fungsional minimal lektor. Upaya kunjungan ini diharapkan ada Solusi dari Prodi Teknik Sipil Universitas Muhadi Setiabudi. 

Pada sesi akhir pihak Unisula mempersilahkan diadakannya tindak lanjut hasil dari pertemuan tersebut agar kedua belah pihak dapat mencapai target tujuan yang direncanakan yaitu akreditasi Unggul maupun Baik Sekali.

BEM FAKULTAS TEKNIK RAIH TERBAIK ABDIDAYA ORMAWA 2023

Abdidaya Ormawa merupakan salah satu kompetensi tingkat Ormawa Se-Indonesia yang telah terseleksi dalam program PPK ORMAWA yang diselenggarakan Kemdikbud-Ristek. Dimana pada tahun 2023 ini perwakilan Ormawa UMUS Brebes yaitu dari Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik, yang menjadi salah satu Ormawa TERBAIK Se-Indonesia yang melaju ke ABDIDAYA ORMAWA dimana di tahun 2023 diselenggarakan di Universitas Jember sebagai tuan rumah pada tanggal 7-10 Desember 2023.

Abdidaya Ormawa juga merupakan ajang apresiasi untuk para Ormawa terbaik yang telah melaksanakan programnya sesuai topiknya masing-masing. Disini sangat terlihat semangat para Ormawa Se-Indonesia berkompetisi dalam ajang Abdidaya Ormawa. Tentu menjadi sebuah kebanggaan yang luar biasa bisa membimbing dan menghantarkan BEM Fakultas Teknik ke ajang Nasional ini.

Dari perjalanan yang cukup panjang kurang lebih 10 bulan dari bulan Februari, awal mula melaksanakan observasi lapangan hingga sampai titik ini. Proses seleksi dari 2.000an tim, lalu lolos didanai 600an tim, masuk 160 tim terbaik yang masuk Abdidaya Ormawa 2023. Melawan tim-tim kuat Ormawa Se-Indonesia seperti dari IPB, UGM, UNY, UNS, Unej, Udinus dll.

Kerja keras yang luar biasa dari tim dan dukungan seluruh pengurus BEM Fakultas Teknik, untuk berkolaborasi dg Mitra di Desa Tembelang Brebes, Aparatur Kampung, Instansi Pemerintah Terkait dll. Membuahkan hasil MANIS di Malam Penganugrahan Abdidaya Ormawa 2023 di Universitas Jember dengan meraih Terbaik 1 Abdidaya Ormawa 2023 Kategori Poster Terbaik.

PRODI D3 FARMASI GELAR ANGKAT SUMPAH TENAGA VOKASI FARMASI

UMUS- Fakultas Ilmu Kesehatan Prodi D3 Farmasi Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Pengambilan Sumpah Tenaga Vokasi Farmasi pada 21 November 2023 di Ruang Sidang Gedung P UMUS. Pengambilan sumpah tersebut diikuti oleh 15 peserta mahasiswa Program Studi Diploma III Farmasi.

Pengambilan Sumpah seluruh peserta dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMUS Ibu Apt. Hanari Fajarini, S.Farm., M.H yang diikuti oleh seluruh peserta Program Studi Diploma III Farmasi dan didampingi oleh rohaniawan Islam Bapak Dedi Romli Triputra, Lc., M.S.I. serta disaksikan oleh Ketua Pengurus Cabang (PC) Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Kabupaten Brebes Bapak Mohammad Agus Salim, S.Farm. Pengambilan Sumpah Tenaga Vokasi Farmasi  juga dihadiri oleh Rektor dan Wakil Rektor I , II serta Wakil Rektor III Universitas Muhadi Setiabudi. Kegiatan pengambilan sumpah Kemudian dilanjutkan dengan Naskah Sumpah.

Angkat sumpah ini merupakan rangkaian kegiatan Uji Kompetensi Nasional yang sudah dilalui, dimana tahapan uji kompetensi saat ini bersifat sumatif, sehingga hasil penilaian dari Tenaga Vokasi Farmasi dinyatakan dengan kompeten dan tidak kompeten.  Angkat sumpah ini merupakan gambaran tanggung jawab lulusan dalam berkiprah di lapangan dengan tetap menjaga profesionalisme dan kode etik farmasi. Dengan pengambilan sumpah ini berarti para peserta sudah dinyatakan ahli namun untuk dapat dinyatakan sebagai seorang Tenaga Vokasi Farmasi.

Kegiatan Angkat Sumpah Tenaga Vokasi Farmasi Program Studi Diploma III Farmasi Fakultas UMUS diakhiri dengan bermunajat kehadirat Allah SWT, dan foto bersama.

Fakultas Teknik dan Pengurus DAS Pemali Inisiasi Penanaman Pohon di Lahan Kritis.

UMUS Brebes – Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhadi Setiabudi bersama Pengurus DAS Pemali menginisiasi Penanaman Pohon di Sawangan Sirampog Sabtu 18 November 2023. Hal ini merupakan langkah terpadu untuk memulihkan sekitar 32 ribu ha lahan kritis, yang tersebar di Daerah Aliran Sungai (DAS) Pemali Kabupaten Brebes dan Tegal. Perspektif pemulihan tidak lagi hanya sekedar menanam pohon, namun meluas pada pemulihan lahan kritis di hulu DAS.

Lahan kritis ini dipulihkan dengan meningkatkan produktivitas serta fungsi perlindungannya melalui kegiatan penanaman dan mengembangkan usaha tani konservasi. 

Dekan Fakultas Teknik Dr. Abdul Khamid, M.T. mengajak jajaran Pemda, swasta dan seluruh masyarakat bersama Dinas LHK Kabupaten Brebes serta Pengurus DAS merehabilitasi kawasan ini. “semakin digaungkan sebagai gerakan bersama dengan mengedepankan prinsip keterpaduan pekerjaan penanaman, sipil teknis, dan teknik pembibitan, serta melibatkan partisipasi masyarakat kami yakin normalisasi sungai dan ekosistem kawasan hulu hingga hilir akan tercipta dan memberikan manfaat bagi banyak orang”. Tuturnya.

Hadir pada acara tersebut Guru Besar Universitas Diponegoro Prof. Ign Siryana yang juga memberikan sambutan dan arahan kepada para peserta penanaman. “Penanganan lahan kritis di tingkat tapak tidaklah sederhana, bahkan sering menghadapi permasalahan sosial yang cukup kompleks. Karena itu perlu dilakukan pendekatan bentang lahan/lansekap terpadu. Sistem agroforestri atau wanatani merupakan pola usahatani yang paling rasional untuk menjawab konsep tersebut dan semua itu hanya bisa dilakukan jika kita bersama dan masif melakukan gerakan Rabuk Bumi Pemali Lestari”. Pungkasnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, area di sekitar DAS Pemali di Desa Sawangan tersebut terlihat gundul. Padahal air di sungai itu juga mengalir sampai ke daerah lain, seperti Kabupaten Tegal, yang beberapa waktu lalu sejumlah desa sempat terendam banjir. Salah satu penyebab banjir di Kabupaten Brebes itu adalah adanya luapan dari Sungai Pemalig yang melintas di sana.

Kita berharap dengan gerakan ini akan ada lahan-lahan yang kritis yang di dorong sekaligus diedukasi agar dapat dijaga dan dirawat bersama. Untuk daerah pertemuan dua arus ini, mestilah dicarikan solusi. Karenanya dalam kegiatan penanaman pohon ini juga melibatkan Dinas Pusdataru, DLHK, kepala desa, dan masyarakat serta aktivis lingkungan.

DRTPM KEMENDIKBUDRISTEK GANDENG UMUS DAN KOMISI X DPR-RI SELENGGARAKAN WORKSHOP PENGABDIAN MASYARAKAT

UMUS- 27 Oktober 2023, Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) dengan bangga menjadi tuan rumah acara workshop yang bertujuan meningkatkan kualitas penulisan proposal pengabdian kepada masyarakat, atas kerjasama yang erat antara Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemendikbudristek dan Komisi IV DPR RI. Acara yang digelar pada Jumat, 27 Oktober 2023 di Grand Dian Hotel Brebes berlangsung meriah dan dihadiri oleh para pemangku kepentingan dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Tegal dan Brebes.

Rektor UMUS, Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M., memberikan sambutan pembukaan dalam workshop ini. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas penulisan dalam dunia akademik dan masyarakat. Dr. Roby Setiadi berharap bahwa workshop ini akan memberikan wawasan yang berharga bagi peserta sehingga mereka dapat memberikan kontribusi yang lebih baik kepada masyarakat melalui tulisan yang berkualitas.

Workshop ini dilanjutkan dengan dua keynote speaker yang memberikan pandangan penting tentang upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi perguruan tinggi dengan pemerintah dalam rangka menjadikan Indonesia unggul. Keynote speaker pertama adalah Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dr. H. Abdul Fikri Faqih, yang memberikan perspektif dari pemerintah tentang peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat.

Keynote speaker kedua adalah Direktur Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat UMUS, Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib, M.Agr. Beliau memberikan wawasan tentang upaya yang telah diambil oleh UMUS dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah dan sekaligus memberikan dorongan bagi perguruan tinggi lain untuk mengikuti jejak yang sama.

Dalam sesi berikutnya, Prof. Dr. Okid Parama Astirin, MS, sebagai pemateri pertama, berbicara tentang “Berkarya & Mengabdi Untuk Meningkatkan Kemandirian melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Kompetitif.” Beliau membagikan pengetahuan dan pengalaman dalam melibatkan perguruan tinggi dalam program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada kompetisi.

Sementara itu, pemateri kedua adalah Prof. Dr. med. vet. drh. R. Wisnu Nurcahyo, yang membahas tentang “Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat.” Beliau menyoroti pentingnya melibatkan masyarakat dalam setiap tahap program pengabdian, sehingga program-program ini dapat benar-benar memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat yang menjadi sasaran.

Workshop ini berlangsung penuh semangat dan antusiasme dari peserta diakhiri dengan pembagian doorprize laptop dan tablet sebanyak 50 buah. Acara ini diharapkan akan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas penulisan proposal pengabdian kepada masyarakat di Indonesia dan pada akhirnya mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

MAHASISWA FKIP MAGANG MERDEKA DI BSI TEGAL

UMUS – Melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sebanyak 5 mahasiswa terpilih Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) melakukan program magang di Bank Syariah Indonesia (BSI).

Kelima mahasiswa terpilih tersebut, antara lain Tantri Widiyarti dan Hauzan Syuraih dari prodi Pendidikan dan Sastra Indonesia) (PBSI), Ariya saputra, Dinda Nila Sabtina, dan Nely Anawati dari prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. 

Dilansir dari jogja.disway.id. Pelepasan mahasiswa magang dilakukan langsung oleh  Dekan FKIP UMUS Didik Tri Setiyoko MPd, dan diterima Pincab BSI (Bank Syariah Indonesia) Cabang Tegal Sri Parwati Rahayu.

Menurut  Dekan FKIP UMUS Didik Tri Setiyoko MPd, ini merupakan kegiatan MBKM, yang memiliki tujuan untuk mempersiapkan individu yang dapat bersaing di dunia kerja, dan dapat dimulai dari ranah perguruan tinggi melalui progam magang ini.

“Program magang dimaknai sebagai suatu pelatihan kerja, yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan tertentu dalam suatu bidang profesi,” kata Didik.

Dijelaskan Didik, harapannya program magang yang dilakukan dapat membantu mahasiswa mendapat gambaran akan dunia kerja dari segi tata kelola, budaya, juga workload yang terdapat di dunia kerja.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMUS Brebes bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia Cabang Tegal mengadakan program magang mahasiswa. Kerjasama ini menunjukkan komitmen yang sangat baik dari Bank Syariah Indonesia maupun FKIP UMUS, dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan bakat muda Indonesia, khususnya di bidang financial services.

“Ini tidak hanya memperkaya pengalaman pendidikan mahasiswa, tetapi juga memperkuat hubungan erat antara BSI Cabang Tegal dengan FKIP UMUS,” papar Didik. 

Ditambahkan, program magang ini mampu mengembangkan diri sebagai persiapan menghadapi masa depan yang penuh dengan tantangan.

“Apalagi kita sudah memasuki era digital, sehingga mahasiswa harus siap,” tegas Didik.

UMUS RAYAKAN DIES NATALIS KE-11

UMUS- Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) yang didirikan pada 02 Oktober 2012 merayakan Syukuran Dies Natalis ke-11, di Auditorium UMUS, dengan mengusung tema “Pengabdian Putra Bangsa untuk Indonesia”, Senin 2/10.

Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M. selaku Rektor mengatakan, Perayaan Dies Natalis ke-11 UMUS merupakan implementasi TRI DHARMA Perguruan Tinggi yang diemban oleh Civitas. Perayaan Dies Natalis ke-11 UMUS bukan hanya dimaksudkan untuk mengkontribusikan ide dan solusi akademik terhadap permasalahan aktual daerah dan membangun kerjasama dengan dunia usaha maupun dunia industri, tetapi juga untuk merevitalisasi spirit dan nilai historis serta memperkokoh solidaritas UMUS.

“UMUS berada diwilayah Kabupaten Brebes yang didominasi oleh hasil laut, perkebunan dan agraria. Fakta geografis ini telah menjadi Laboratorium Alam tetapi juga memberi kekuatan sekaligus tantangan tersendiri bagi UMUS.”, ujar Dr. Roby.

Dalam sambutannya Rektor mengatakan Syukuran Dies Natalis ke-11 UMUS dihari ini merupakan suatu moment tersendiri untuk dapat merefleksikan  11 tahun perjalanan UMUS. Hingga saat ini perjuangan para Civitas Akademika yang membangun UMUS perlu diapreasiasi karena mereka bisa mempertahankan dan terus membangun UMUS untuk menjadi yang lebih baik.

“Saya ucapkan terimakasih kepada sivitas akademika atas kerja keras dalam mengembangkan UMUS untuk menjadi lebih baik, karena lahirnya UMUS tentunya tidak terlepas dari berbagai tantangan dan kendala termasuk SDM dan ini merupakan suatu proses yang sangat panjang untuk dilalui bersama-sama.” ungkapnya.

Dijelaskannya, teratur, terukur dan berkesinambungan mempunyai keterkaitan dan tidak bisa dipisahkan. Hal ini berarti harus ada perencanaan dalam berbagai aspek, supaya kedepan Sumber Daya Manusia di UMUS semakin baik.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan Tumpeng Dies Natalis ke-11, dan ramah tamah. Turut hadir Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Rektor Bidang Keuangan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Para Dekan Fakultas, Senat UMUS, Ketua Program Studi dan sivitas Akademika serta tenaga kependidikan UMUS.

UMUS LEPAS MAHASISWA IKUTI PROGRAM PERTUKARAN MAHASISWA MERDEKA

UMUS – Universitas Muhadi Setiabudi melepas 3 Mahasiswa yang akan mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) belajar selama satu semester di 3 perguruan tinggi di 2 provinsi di luar Pulau Jawa.

 “Ini kesempatan yang luar biasa baik bagi mahasiswa, program ini tidak hanya memberi wawasan keilmuan tetapi juga kesempatan untuk mengena budaya lain yang ada di Indonesia,” ujar Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Moh. Toharudin, M.Pd. saat melepas secara simbolis keberangkatan para peserta PMM UMUS di Ruang Senat Lantai 2 Gedung Rektorat UMUS, Brebes, Senin (14/8/2023).

Lebih lanjut Dr. Moh. Toharudin, M.Pd.mengatakan, perbedaan jangan dianggap sebagai hambatan atau ancaman. Perbedaan budaya, perbedaan agama, perbedaan suku, itu merupakan puzzle yang jika digabungkan akan menjadi harmoni yang baik untuk menciptakan keseimbangan dan pada akhirnya membawa kemajuan bagi kita semua.

“Saya titip pesan, di mana kita datang maka di situlah kita harus menjunjung adat budaya setempat. Kalian membawa jaket almamater dengan lambang UMUS, mohon dijaga attitude kita, cara bagaimana kita bersikap dan menghormati adat istiadat dan tata cara di sana,” ujar Dr. Moh. Toharudin, M.Pd.

Sementara Koordinator Pertukaran Mahasiswa Merdeka UMUS, Dedi Romli Triputra,Lc., M.S.i. memaparkan, PMM berorientasi memberikan pengalaman kebinekaan melalui keikutsertaan dalam berbagai aktivitas terkait kegiatan Modul Nusantara untuk memupuk semangat persatuan dan nasionalisme Indonesia.

“Dari 3 mahasiswa akan berangkat ke tempat tujuannya mulai 10 Agustus 2023. Mereka terdiri dari 1 laki-laki dan 2 perempuan. Para mahasiswa berasal dari 3 program studi akademik (S1),” jelas Dedi Romli Triputra,Lc., M.S.i. Para mahasiswa, lanjut Dedi Romli Triputra,Lc., M.S.i., akan berangkat ke 3 kampus yang tersebar di 2 provinsi, yaitu Aceh (1 orang), Sumatera Utara (2)

Dalam program ini, mahasiswa melaksanakan pertukaran dalam negeri selama 1 (satu) semester dari perguruan tinggi di satu klaster pulau ke perguruan tinggi di klaster pulau lainnya. Orientasinya adalah untuk memberikan pengalaman kebinekaan melalui keikutsertaan dalam berbagai aktivitas terkait kegiatan Modul Nusantara untuk memupuk semangat persatuan dan nasionalisme Indonesia dan berbagai mata kuliah lain.

Perguruan tinggi pengirim melakukan pengakuan Satuan Kredit Semester (SKS) mata kuliah hingga 20 (dua puluh) SKS yang mana di dalamnya terdapat 4 (empat) SKS Modul Nusantara untuk memupuk semangat persatuan dan nasionalisme Indonesia.

Minat mahasiswa UMUS mengikuti program ini sangat tinggi, menyebabkan persaingan sangat ketat ketika dilakukan proses seleksi. Oleh sebab itu, Dr. Muh. Tohadrudin  mengucapkan selamat kepada 3 mahasiswa UMUS yang terpilih dan mengimbau agar para mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dengan tetap menjaga nama baik diri sendiri dan nama baik almamater Universitas Muhadi Setiabudi.

Rektor UMUS Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M. dalam acara pelepasan mahasiswa PMM 3 (outbound) mengatakan, ke 3 mahasiswa ini adalah duta UMUS yang akan melaksanakan program pertukaran di 3 kampus yang berada di luar Pulau Jawa. Karena itu Rektor menekankan agar para mahasiswa dapat mengikuti program ini secara baik dan senantiasa menjaga nama baik almamater UMUS kapanpun dan dimanapun berada.

“Kita segenap pimpinan dan sivitas akademika UMUS sangat mendukung program PMM yang merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dilaksanakan Kemendikbudristek. Semoga dengan mengikuti program ini adik-adik mahasiswa semakin luas pengetahuan dan pengalamannya tentang nasionalisme Indonesia serta dapat memenuhi kebutuhan studi 20 SKS,” tutur Dr. Roby Setiadi.