
PEMALANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes kelompok “Moga Berkah Barokah” resmi meluncurkan salah satu program kerja unggulan mereka yang berfokus pada lingkungan, yaitu GUMUS (Gerakan Mengelola Sampah Mahasiswa UMUS).
Sosialisasi program unggulan ini dilaksanakan di Balai Desa Banyumudal, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, dan dihadiri langsung oleh jajaran perangkat desa setempat serta seluruh mahasiswa KKN.
Program GUMUS diinisiasi sebagai langkah nyata mahasiswa dalam merespons isu lingkungan hidup, khususnya penanganan dan pengelolaan sampah di tingkat desa. Melalui sosialisasi ini, Tim KKN memaparkan strategi pengelolaan sampah yang adaptif, efektif, dan memiliki nilai guna, dengan harapan program ini dapat diintegrasikan ke dalam program lingkungan Desa Banyumudal.

Kepala Dusun (Kadus) Banyumudal, Adiyat, menyambut baik inisiatif yang dibawa oleh para mahasiswa tersebut. Pihak pemerintah desa menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi demi menciptakan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan berkah.
Dukungan senada juga disampaikan oleh Ketua RT 04, Nurahman. Ia mengapresiasi kehadiran program GUMUS ini di wilayahnya.
“Kegiatan ini sangat positif. Kami berharap program pengelolaan sampah ini bisa berjalan berkelanjutan di tingkat RT dan RW,” ujar Nurahman.
Sementara itu, Koordinator Desa (Kordes) KKN UMUS Banyumudal, King Idi Salis, menegaskan bahwa kesuksesan program ini sangat bergantung pada sinergi antara mahasiswa dan masyarakat.
“Langkah awal menuju perubahan dimulai dari kolaborasi. Melalui GUMUS, kami ingin membangun kesadaran kolektif dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kecamatan Moga, khususnya di Desa Banyumudal,” ungkap King Idi Salis.
Acara sosialisasi tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen dan sinergi awal antara civitas akademika UMUS dan Pemerintah Desa Banyumudal dalam mewujudkan perubahan lingkungan yang lebih baik.