Universitas Muhadi Setiabudi

Pakar Lingkungan UMUS Brebes Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Korupsi Batubara di Bengkulu

(Dok. Pengadilan Negeri Bengkulu)

BENGKULU – Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes memberikan kontribusi penting dalam proses penegakan hukum nasional. Prof. Dr. Drs. Pranoto, M.Sc., pakar dari UMUS Brebes, hadir sebagai Saksi Ahli Bidang Lingkungan dalam sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi pertambangan batubara di Pengadilan Tipikor Bengkulu, Kamis (5/3/2026).

​Kehadiran Prof. Pranoto memberikan dimensi teknis dan akademis yang penting bagi majelis hakim dalam membedah kasus yang melibatkan aktivitas pertambangan di Provinsi Bengkulu tersebut. Selain Prof. Pranoto, persidangan juga menghadirkan Dr. Hamzah Hatrix, S.H, M.H dari Universitas Bengkulu sebagai Saksi Ahli Bidang Hukum Pidana.

​Menanggapi jalannya persidangan, 12 terdakwa termasuk Bebby Hussy dkk resmi mengajukan plea bargain atau pengakuan bersalah. Langkah hukum ini diikuti dengan komitmen tertulis untuk memulihkan total kerugian keuangan negara yang mencapai Rp159.812.890.712,91.

​Dalam dokumen yang ditandatangani para terdakwa, diakui adanya kekhilafan dalam rangkaian perkara yang meliputi korupsi, pencucian uang (TPPU), penyuapan, hingga perintangan penyidikan.

Pemulihan kerugian negara tersebut akan dilakukan melalui beberapa sumber dana:

  • Dana Sitaan: Rp110.643.869.746,29 yang saat ini sudah berada di bawah pengawasan penyidik.
  • Dana Tambahan: Komitmen penyerahan dana dari rekening PT Inti Bara Perdana dan rekening pribadi Sakya Hussy senilai total lebih dari Rp20 miliar.
  • Sisa Kewajiban: Kekurangan sebesar Rp28.309.608.981,71 dijadwalkan lunas paling lambat pada 13 Maret 2026.


Sebagai langkah antisipasi, para terdakwa juga menyatakan kesediaan jika sisa kewajiban tersebut belum terpenuhi tepat waktu, maka aset berupa stok batubara (stockpile) PT Inti Bara Perdana di Pulau Baai sebanyak 126.471,5 metrik ton akan dilelang untuk menutupi kerugian negara.

FKIP UMUS Terjunkan Mahasiswa PBSI untuk Praktik PLP II di Sekolah Mitra Brebes

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

BREBES — Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) secara resmi menyerahkan mahasiswa peserta Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) II kepada sekolah mitra pada Sabtu (28/2/2026).

​Kegiatan ini dilaksanakan secara paralel di SMP Islam At Toyyib 45 Brebes dan SMA Negeri 1 Bulakamba. Penyerahan ini merupakan bagian dari implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang berorientasi pada penguatan kompetensi calon guru.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

Melalui PLP II, mahasiswa diharapkan mendapatkan pengalaman langsung dalam memahami manajemen sekolah serta dinamika interaksi di lingkungan akademik. Program ini dirancang agar mahasiswa mampu menyelaraskan teori kebahasaan dengan praktik kontekstual.

​Kaprodi PBSI UMUS, Robert Rizki Yono, M.Pd., menjelaskan bahwa terjunnya mahasiswa ke lapangan adalah tahapan penting dalam siklus akademik.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

​”Mahasiswa bukan sekadar mengajar, tetapi mereka sedang melakukan internalisasi nilai-nilai profesi. Kami berharap mereka mampu melakukan refleksi pedagogis secara berkelanjutan sesuai tuntutan guru abad ke-21,” ujar Robert.

​Dekan FKIP UMUS, Didik Trisetyoko, M.Pd., turut memberikan respons positif terkait keberlanjutan program ini. Menurutnya, kerja sama dengan sekolah mitra merupakan instrumen utama dalam menjaga kualitas lulusan FKIP.

​”Sinergi institusional antara FKIP UMUS dan sekolah-sekolah di Brebes harus terus diperkuat. Ini adalah upaya bersama dalam meningkatkan mutu pembelajaran Bahasa Indonesia dan mencetak pendidik yang siap menghadapi kompleksitas di satuan pendidikan,” tegas Didik.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

Dalam sambutannya, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PLP II, Nurchalistiani Budiana, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah mitra atas komitmennya dalam mendukung penguatan kompetensi profesional mahasiswa PBSI FKIP UMUS. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dinilai sebagai langkah strategis dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang responsif terhadap tantangan pembelajaran literasi di era digital.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

​Kepala SMP Islam At Toyyib 45 Brebes, H. Dedi Romli Triputa, Lc, MSI, serta Kepala SMA Negeri 1 Bulakamba, Sri Ningsih, M.Pd., menyambut baik kehadiran para mahasiswa. Pihak sekolah berharap mahasiswa dapat segera beradaptasi dengan budaya sekolah, menjaga etika profesi, serta berkontribusi aktif dalam kegiatan pembelajaran maupun administrasi akademik.

​Dengan penyerahan resmi ini, mahasiswa PBSI FKIP UMUS akan melaksanakan praktik kependidikan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati. Kegiatan ini diharapkan memberikan pengalaman empiris yang bermakna dalam membangun kesiapan profesional sebagai calon pendidik masa depan.

Mahasiswa FEB Universitas Muhadi Setiabudi Laksanakan Magang di DPMPTSP dan Dinkopundag Brebes

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

BREBES — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhadi Setiabudi kembali melaksanakan program magang mahasiswa sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis praktik. Pada periode ini, mahasiswa Program Studi Manajemen melaksanakan kegiatan magang di dua instansi strategis, yaitu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Brebes (DPMPTSP) dan Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Dinkopundag) Kabupaten Brebes

Program magang ini bertujuan memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa, khususnya dalam memahami tata kelola administrasi manajemen perkantoran, sistem pelayanan publik, serta manajemen usaha dan perdagangan daerah. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman teknis, tetapi juga wawasan mengenai budaya kerja, kedisiplinan, dan profesionalisme di lingkungan instansi pemerintahan.

Dosen pembimbing lapangan, Hendri Sucipto, M.Si, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pihak instansi yang telah menerima mahasiswa dengan baik.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada DPMPTSP dan Dinkopundag Kabupaten Brebes atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa Universitas Muhadi Setiabudi, khususnya Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Semoga kerja sama ini terus terjalin dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa yang melaksanakan magang di DPMPTSP, Nisrina, mengaku sangat senang dapat terlibat langsung dalam aktivitas pelayanan perizinan dan administrasi.

“Saya sangat senang bisa magang di DPMPTSP karena mendapatkan gambaran nyata tentang bagaimana teori-teori manajemen yang dipelajari di bangku kuliah dapat diaplikasikan dalam dunia kerja, khususnya dalam pelayanan publik dan sistem administrasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Mutia, mahasiswa yang ditempatkan di Dinkopundag Kabupaten Brebes, juga merasakan manfaat besar dari kegiatan magang tersebut. Ia mendapatkan pengalaman langsung dalam pendampingan UMKM, khususnya pada aspek manajemen pemasaran

“Magang di dinas UMKM sangat bermanfaat. Kami diajarkan langsung tentang manajemen pemasaran melalui sentra produk lokal UMKM Lapak Emane, mulai dari branding kemasan hingga promosi online secara langsung. Pengalaman ini sangat membantu saya memahami strategi pemasaran secara praktik,” jelas Mutia.

Melalui program magang ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhadi Setiabudi berharap mahasiswa mampu mengintegrasikan teori dan praktik, meningkatkan kompetensi profesional, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja setelah lulus nanti.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. 

UMUS Terjunkan 61 Mahasiswa PGSD dalam PLP II diKecamatan Wanasari

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

 BREBES — Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) secara resmi menerjunkan 61 mahasiswa dalam kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan II (PLP II) di enam sekolah dasar yang berada di wilayah Kecamatan Wanasari dan sekitarnya.

Sekolah mitra yang menjadi lokasi pelaksanaan PLP II meliputi SD N Kupu 01, SD N Kupu 02, SD N Siasem 03, SD N Siasem 02, SD N Dumeling 01, dan SD N Klampok 05. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kurikulum berbasis praktik yang bertujuan memperkuat kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian mahasiswa sebagai calon guru sekolah dasar.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

Dekan FKIP UMUS, Didik Trisetyoko, M.Pd., menegaskan bahwa PLP II menjadi momentum penting dalam proses pembentukan identitas profesional mahasiswa. “Mahasiswa tidak hanya belajar mengajar, tetapi belajar menjadi guru secara utuh—mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembelajaran yang kontekstual dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujarnya.

Ketua Program Studi PGSD, Laelia Nur Pratiwi Ningsih, M.Pd., menambahkan bahwa PLP II dirancang sebagai ruang integrasi antara teori dan praktik. Mahasiswa diharapkan mampu menerapkan strategi pembelajaran inovatif, memanfaatkan media berbasis teknologi, serta membangun interaksi edukatif yang efektif dengan peserta didik sekolah dasar.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yaitu Atikah Mumpuni, M.Pd., Diah Sunarsih, M.Pd., Rilla Melyana Fitri, M.Pd., dan Nurchalistiani Budiana, M.Pd., yang secara aktif melakukan supervisi, monitoring, serta refleksi akademik terhadap praktik pembelajaran mahasiswa.

Melalui PLP II ini, UMUS menegaskan komitmennya dalam mencetak calon guru sekolah dasar yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap tantangan pendidikan abad ke-21. Di tengah dinamika pembelajaran era digital, mahasiswa tidak hanya dituntut mampu menyusun perangkat ajar yang sistematis, tetapi juga menghadirkan suasana kelas yang menarik—bahkan ketika perhatian siswa harus “bersaing” dengan dunia digital yang semakin dekat dengan keseharian mereka.

Kegiatan PLP II ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara UMUS dan sekolah mitra dalam membangun ekosistem pendidikan dasar yang berkualitas di Kecamatan Wanasari dan sekitarnya. 

Sinergi Tiga KSPM! UMUS, Harkat Negeri, dan ICPS UPS Gelar Studi Banding Inspiratif

(Dok. KSPM UMUS)

TEGAL – Tiga organisasi Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM), yakni KSPM Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS), KSPM Harkat Negeri, dan ICPS UPS, sukses melaksanakan kegiatan studi banding sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarorganisasi mahasiswa di bidang pasar modal.

Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa Universitas Muhadi Setiabudi, Ashim Majduddin, yang menjadi penggerak utama terselenggaranya acara. Dalam keterangannya, Ashim menyampaikan bahwa studi banding ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan wadah untuk saling berbagi pengalaman, strategi, serta program kerja unggulan masing-masing organisasi.

“Acara ini menjadi momentum untuk saling belajar dan memperluas wawasan, khususnya dalam pengembangan program kerja KSPM agar lebih inovatif dan berdampak,” ujarnya.

(Dok. KSPM UMUS)

Acara ini bertempat di Aula Harkat Negeri yang sekaligus menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan kegiatan studi banding tersebut. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme dari seluruh peserta yang hadir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pembina dari masing-masing KSPM, yakni Yanti Puji Astutie, S.E., M.Si., CMA selaku Pembina ICPS UPS, Krisdiyawati, S.E., M.Ak selaku Pembina KSPM Harkat Negeri, serta Hendri Sucipto, S.Pd., M.Si selaku Pembina KSPM Universitas Muhadi Setiabudi.

Dalam sambutannya, Hendri Sucipto, S.Pd., M.Si., mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah positif dalam membangun kolaborasi antarkampus.

“Kegiatan studi banding seperti ini sangat baik untuk memperluas wawasan mahasiswa, memperkuat jejaring antarorganisasi, serta menjadi sarana evaluasi dan pengembangan program kerja ke depan,” ungkapnya.

(Dok. KSPM UMUS)

Pada sesi pemaparan materi, KSPM Universitas Muhadi Setiabudi menyampaikan sejumlah program unggulan yang telah dijalankan. Pemaparan tersebut disampaikan oleh Maulidiya, Ashim Majduddin, dan Najwa Aulia Rahmah. Mereka menjelaskan berbagai program strategis, mulai dari edukasi pasar modal, peningkatan literasi investasi mahasiswa, hingga penguatan internal organisasi.

Suasana diskusi berlangsung aktif dan interaktif. Para peserta dari KSPM Harkat Negeri dan ICPS UPS turut berbagi pengalaman mengenai pengelolaan organisasi, strategi kaderisasi, serta pelaksanaan kegiatan edukatif di kampus masing-masing.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang berkelanjutan antar-KSPM sehingga mampu bersama-sama meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal di kalangan generasi muda. Studi banding ini pun menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antarmahasiswa dapat menjadi langkah strategis dalam membangun organisasi yang lebih progresif dan berdampak.

(Dok. KSPM UMUS)

Ormawa dan Lemawa UMUS Salurkan Bantuan Air Bersih dan Sembako di Bumiayu

(Dok. Ormawa UMUS)

Seluruh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dan Lembaga Mahasiswa (Lemawa) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) melaksanakan aksi kemanusiaan untuk membantu warga terdampak bencana di Kecamatan Bumiayu melalui skema donasi terbuka (open donation). Bantuan tersebut difokuskan pada pengadaan air bersih dan bahan pokok yang disalurkan langsung pada Selasa, 18 Februari 2026.

​Berdasarkan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Brebes Posko Bumiayu, tim mahasiswa mengarahkan distribusi bantuan air bersih ke Desa Adisana. Desa ini menjadi prioritas utama karena hingga saat ini belum mendapatkan pasokan air bersih yang mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari.

(Dok. Ormawa UMUS)

​Sebanyak 4 tangki air bersih, dengan kapasitas masing-masing 4.000 liter, telah didistribusikan ke titik-titik yang membutuhkan di desa tersebut. Selain air bersih, sisa dana donasi juga dialokasikan untuk pengadaan paket sembako.

​Selain di Desa Adisana, sebagian bantuan sembako juga diserahkan kepada Pemerintah Desa Penggarutan, Kecamatan Bumiayu, untuk kemudian disalurkan kepada warga yang terdampak. Mahasiswa terjun langsung ke lapangan guna memastikan bantuan sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan.

(Dok. Ormawa UMUS)

​Inisiator kegiatan dari BEM Universitas, Rizalul Zikri, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan bentuk kepedulian sosial mahasiswa.

​”Langkah ini memang penting untuk membantu meringankan beban warga saat ini. Namun, harapan kami ke depan bukan sekadar tentang pemberian bantuan yang terus-menerus, melainkan bagaimana bencana ini dapat dimitigasi secara cepat dan berkelanjutan agar dampak bencana serupa di masa depan dapat diminimalisir,” ujar Rizalul.

​Aksi kolektif ini diharapkan dapat memicu sinergi yang lebih kuat antara akademisi dan pemerintah dalam menangani dampak bencana di wilayah Brebes dan sekitarnya.

Wujudkan Kepedulian, Mahasiswa Manajemen UMUS Brebes Salurkan Bantuan untuk Korban Tanah Bergerak Padasari

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

BREBES – Sebagai bentuk nyata implementasi nilai kemanusiaan, Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himpunan) Manajemen Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes menggelar aksi penggalangan dana bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kabupaten Tegal, Senin (16/2).

​Aksi solidaritas ini dipimpin langsung oleh Ketua Himpunan Manajemen, Agung Afid Maulana, dengan didampingi oleh Kepala Program Studi (Kaprodi) Manajemen UMUS, Slamet Bambang Riono, M.M.

​Kaprodi Manajemen, Slamet Bambang Riono, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pengumpulan donasi, melainkan manifestasi dari nilai empati dan tanggung jawab sosial mahasiswa terhadap kondisi masyarakat di sekitar lingkungan kampus.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

​”Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendorong mahasiswa agar memiliki kepekaan terhadap isu kemanusiaan dan lingkungan di tingkat lokal,” ujar Slamet Bambang.

​Dana yang berhasil dihimpun dari seluruh sivitas akademika UMUS dan partisipasi masyarakat umum rencananya akan disalurkan melalui lembaga penyalur bantuan yang kredibel. Hal ini dilakukan demi menjamin distribusi bantuan yang transparan, efektif, dan tepat sasaran bagi warga terdampak di Desa Padasari.

​Ketua Himpunan Manajemen, Agung Afid Maulana, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bersedia menyisihkan sebagian rezekinya.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Desa Padasari yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana tanah bergerak,” ungkap Agung.

​Secara strategis, aksi ini menjadi salah satu agenda utama dalam program kerja Himpunan Manajemen. Melalui gerakan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga mampu berperan aktif sebagai agen perubahan (agent of change) yang responsif terhadap dinamika sosial dan bencana alam di masyarakat. 

Mahasiswi ITP UMUS Tembus Finalis Mas Mba Batik Jateng 2026, Rektor: Bukti Kualitas Mahasiswa Kami Luar Biasa

(Dok. Pribadi)

Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional. Kali ini, Rida Ridatul Adawiyah, mahasiswi semester 2 program studi Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP), berhasil terpilih sebagai Finalis dalam ajang bergengsi “Mas, Mba Batik Jawa Tengah 2026”.

​Kompetisi tahunan tingkat provinsi yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Royal Luxe Pageant ini diikuti oleh 182 peserta dari berbagai daerah. Keberhasilan Rida menembus babak final menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UMUS mampu bersaing di level tertinggi, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga dalam pelestarian budaya.

​Setelah menyisihkan ratusan pesaing, Rida dijadwalkan akan bertolak ke Semarang untuk mengikuti masa karantina intensif sebelum menghadapi malam Grand Final. Dukungan penuh pun mengalir dari pihak kampus untuk mahasiswi berprestasi ini.

​Rektor Universitas Muhadi Setiabudi, Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas pencapaian Rida. Menurutnya, prestasi ini mencerminkan visi UMUS dalam membentuk karakter mahasiswa yang adaptif dan kompetitif.

​”Kami sangat mengapresiasi keberhasilan Rida Ridatul Adawiyah. Capaian ini membuktikan bahwa mahasiswa UMUS, khususnya dari prodi Ilmu dan Teknologi Pangan, memiliki kepercayaan diri dan kualitas diri yang sejajar dengan mahasiswa dari kota-kota besar lainnya di Jawa Tengah,” ujar Dr. Roby.

​Beliau juga menambahkan bahwa universitas akan terus mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa di segala bidang. “Ini adalah momentum promosi yang baik bagi UMUS bahwa kami adalah institusi yang mendukung penuh talenta mahasiswa. Selamat berjuang di karantina Semarang, harumkan nama Brebes dan almamater di Grand Final nanti.”

​Keberhasilan ini semakin mempertegas posisi Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes sebagai salah satu perguruan tinggi unggul di Jawa Tengah yang mampu memadukan kecerdasan intelektual dengan pengembangan soft skills dan pelestarian budaya lokal seperti batik.

Gandeng UMUS, MSB Cinema Gelar Presentasi Sinopsis dan Preview Film Lokal

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

MSB Cinema sukses menyelenggarakan agenda strategis dalam rangka memperkuat ekosistem industri kreatif di Kabupaten Brebes. Dengan menggandeng Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) sebagai mitra tempat dan kolaborasi akademik, acara bertajuk “Presentasi Sinopsis Film Lokal Daerah dan Preview Film Lokal Brebesan” digelar pada Sabtu (14/02/2026).

​Kegiatan yang diinisiasi oleh Komunitas Sinematografer Brebes ini mengambil tempat di Gedung Universitas Muhadi Setiabudi. Langkah ini diambil untuk mendorong kemajuan perfilman lokal melalui sinergi antara praktisi industri kreatif dengan dunia pendidikan.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

​Fokus utama acara ini adalah pemaparan gagasan kreatif serta preview eksklusif film bertajuk “Mbutik”. Melalui karya ini, MSB Cinema ingin menunjukkan bahwa sineas lokal Brebes memiliki daya saing tinggi dalam menciptakan karya yang inovatif dan berkelanjutan.

Ketua Panitia, Dyandre Helga Fairuzzahran, didampingi Sekretaris Nur Rama Data Kapentas, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di kampus UMUS bertujuan untuk membuka ruang diskusi antara pembuat film dengan kalangan akademisi dan mahasiswa.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

Meski berstatus sebagai mitra tempat, UMUS memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Hadir dalam acara tersebut, Wakil Rektor III UMUS, Mohammad Hasdar, M.Sc., Ph.D., didampingi oleh sejumlah civitas akademika dan dosen, termasuk Hj. Yanti Ria Anggraeni, S.E., M.M.

Kehadiran jajaran pimpinan dan dosen ini menunjukkan dukungan moral terhadap perkembangan industri kreatif di wilayah Brebes, sekaligus memberikan masukan dari sudut pandang akademis terhadap konten film yang dipresentasikan.

Tingkatkan Kualitas SDM, BKPSDM Kabupaten Tegal Perkuat Sinergi Pendidikan dengan UMUS Brebes

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

BREBES – Fakultas Teknik Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes menerima kunjungan resmi dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tegal. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah guna mendorong peningkatan kualifikasi akademik Aparatur Sipil Negara (ASN).

​Kunjungan yang dipimpin oleh perwakilan BKPSDM Kabupaten Tegal, Agus Triono, disambut langsung oleh jajaran pimpinan UMUS, di antaranya Dr. Muhamad Hasdar, Dr. Abdul Khamid, dan Wahidin, M.T.

​Fokus utama pertemuan ini adalah melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap ASN Pemerintah Kabupaten Tegal yang saat ini sedang menempuh studi lanjut di Program Studi Teknik Sipil UMUS. Langkah ini diambil guna memastikan para abdi negara tersebut dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu dengan standar akademik yang terjaga.

​Pihak BKPSDM menegaskan bahwa peningkatan kompetensi melalui jalur pendidikan tinggi harus selaras dengan kebutuhan organisasi di lingkungan Pemda.

​Dalam diskusi tersebut, terungkap bahwa UMUS kini menjadi destinasi studi favorit bagi ASN di wilayah Tegal dan sekitarnya. Hal ini didorong oleh kualitas institusi yang telah mengantongi akreditasi “Unggul” dan “Baik Sekali” pada sejumlah program studinya.

​”Akreditasi ini menjadi jaminan kualitas bagi kami. Dengan terpenuhinya syarat administratif dan mutu pendidikan, peluang ASN Pemda Tegal untuk melanjutkan pendidikan ke UMUS kini terbuka semakin lebar,” ungkap perwakilan BKPSDM.

​Selain urusan akademik formal, kedua belah pihak menjajaki kolaborasi strategis melalui program Webinar “Kamis Belajar (MisBela)”. Program ini dirancang sebagai wadah pengembangan kompetensi berkelanjutan bagi ASN dengan menghadirkan dosen-dosen pakar dari UMUS sebagai narasumber.

​Bagi UMUS, keterlibatan dalam MisBela merupakan bentuk nyata implementasi Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Sementara bagi Pemda Kabupaten Tegal, ini adalah langkah efisien dalam memperbarui pengetahuan pegawainya di berbagai bidang teknis dan manajerial.

​Pertemuan ini diharapkan menjadi pondasi kokoh bagi terciptanya ekosistem pendidikan yang berkelanjutan, demi mencetak SDM aparatur yang lebih kompeten dan profesional di masa depan. 

× Penerimaan Mahasiswa Baru 2025