
BREBES – Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) kembali memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah melalui penyerahan 10 mahasiswa peserta Magang/Intern Batch II periode Juli 2026 kepada Bapperida Kabupaten Brebes. Kesepuluh mahasiswa yang berasal dari lintas program studi tersebut telah dinyatakan lolos melalui serangkaian tahapan seleksi yang kompetitif berdasarkan kompetensi akademik, kemampuan teknis, serta kesiapan untuk berkontribusi dalam mendukung Program Innovative Government Award (IGA).
Prosesi penyerahan dilaksanakan di Gedung KPT Kabupaten Brebes Lantai 3. Rombongan mahasiswa diantarkan oleh Humas Universitas Muhadi Setiabudi sebagai representasi institusi. Kehadiran para mahasiswa disambut hangat dan diterima secara resmi oleh jajaran Bapperida Kabupaten Brebes yang akan menjadi pembimbing sekaligus mitra selama pelaksanaan program magang.

Dari pihak Bapperida Kabupaten Brebes, mahasiswa diterima oleh M. Agus Yulianto, S.T., M.T. selaku Peneliti Ahli Muda, didampingi Ira Amanda Hirbasari, S.E., M.Si. (Peneliti Ahli Pertama), Mustovia Azahro, S.T., M.T. (Peneliti Ahli Pertama), M. Siwi Nugraha, S.I.P., M.P.A. (Peneliti Ahli Pertama), Fitri Susiyanti, S.Si., M.Sc. (Peneliti Ahli Pertama), Felta Indriyani, S.Ak. (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja/PPPK sekaligus staf bidang), serta Tri Unggul Widyayanti, S.Pd. selaku Kepala Subbagian Kepegawaian Bapperida Kabupaten Brebes.
Program Magang/Intern Batch II ini merupakan implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang mengintegrasikan teori akademik dengan praktik birokrasi pemerintahan. Selama menjalani magang, mahasiswa akan terlibat secara langsung dalam proses inventarisasi, dokumentasi, validasi data, penyusunan data dukung, hingga pelaporan inovasi daerah sebagai bagian dari penguatan penilaian Innovative Government Award (IGA) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Kehadiran mahasiswa lintas program studi diharapkan mampu menghadirkan perspektif multidisipliner dalam mendukung pengembangan inovasi daerah. Selain memperkuat kapasitas Bapperida dalam pengelolaan data dan pelaporan inovasi, mahasiswa juga memperoleh pengalaman nyata mengenai tata kelola pemerintahan, perencanaan pembangunan, riset kebijakan, serta budaya kerja profesional yang berbasis kolaborasi, integritas, dan inovasi.
Di tempat terpisah, Wakil Rektor III Universitas Muhadi Setiabudi, Mohammad Hasdar, M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa program magang ini merupakan bagian dari strategi UMUS dalam menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan memiliki daya saing global. “Program magang bukan sekadar memenuhi capaian pembelajaran, tetapi menjadi ruang transformasi kompetensi mahasiswa.
Keterlibatan mereka dalam mendukung Program Innovative Government Award memberikan pengalaman nyata mengenai bagaimana inovasi dirancang, dikelola, dan diimplementasikan dalam tata kelola pemerintahan. Kami berharap mahasiswa mampu menunjukkan integritas, profesionalisme, serta menghadirkan ide-ide kreatif yang memberikan nilai tambah bagi Bapperida Kabupaten Brebes,” ujar Mohammad Hasdar.

Ia menambahkan bahwa UMUS akan terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan dunia industri sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak. Menurutnya, kemitraan strategis seperti ini menjadi fondasi penting dalam membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman praktis, kepemimpinan, serta kemampuan berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui inovasi.
Dampak dari program ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang luas bagi seluruh pemangku kepentingan. Bagi mahasiswa, magang menjadi ruang pembelajaran autentik untuk meningkatkan kompetensi profesional, kemampuan analisis kebijakan, penguasaan tata kelola pemerintahan, serta keterampilan dalam mendukung inovasi sektor publik. Pengalaman tersebut akan memperkuat kesiapan lulusan memasuki dunia kerja dengan kompetensi yang relevan terhadap kebutuhan zaman.
Bagi Bapperida Kabupaten Brebes, keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat memperkuat proses inventarisasi, dokumentasi, validasi, dan pelaporan inovasi daerah dalam mendukung peningkatan capaian Innovative Government Award (IGA). Kehadiran mahasiswa juga diharapkan mampu menghadirkan perspektif akademik dan gagasan inovatif yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan yang lebih efektif. Sementara itu, bagi Universitas Muhadi Setiabudi, kolaborasi ini semakin memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kemitraan produktif dengan pemerintah daerah.
Sinergi ini diharapkan menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara kampus dan birokrasi dalam menghasilkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat. Pada akhirnya, Program Magang/Intern Batch II tidak hanya mencetak lulusan yang unggul dan profesional, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat ekosistem inovasi Kabupaten Brebes, meningkatkan daya saing daerah, serta mendukung terwujudnya pemerintahan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.