Universitas Muhadi Setiabudi

UMUS Gelar Seminar Nasional Hardiknas 2026: Mengupas Karakteristik Siswa Gen Alpha di Era Digital

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

BREBES — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Himpunan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Himpro PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes sukses menyelenggarakan seminar nasional bertajuk “Memahami Karakteristik Siswa Gen Alpha di Era Digital”.

Kegiatan ini menjadi ruang akademik strategis dalam merespons dinamika pendidikan di tengah transformasi digital yang semakin masif.

Seminar yang diikuti oleh sekitar 300 peserta ini melibatkan siswa-siswi kelas XI dan XII SMA/SMK dari berbagai sekolah, serta mahasiswa aktif dari Program Studi PGSD dan PBSI. Antusiasme peserta mencerminkan tingginya perhatian generasi muda terhadap isu pendidikan kontemporer, khususnya terkait karakteristik generasi Alpha yang lahir dan tumbuh di tengah ekosistem digital.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

Ketua pelaksana kegiatan, Anastasha Fadilah, dalam laporannya menyampaikan bahwa seminar ini dirancang sebagai wadah literasi edukatif bagi calon pendidik dan peserta didik untuk memahami pendekatan pembelajaran yang relevan dengan karakter generasi masa kini.

“Kami berharap kegiatan ini mampu memberikan perspektif baru dalam membangun strategi pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan humanis,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Himpro PGSD, Khofifah Yulianasari, dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan pendidik dalam menghadapi perubahan karakteristik peserta didik di era digital.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

Ia menegaskan bahwa guru tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga memahami psikologi dan pola interaksi generasi Alpha yang cenderung visual, interaktif, dan berbasis teknologi.

Acara secara resmi dibuka oleh Dekan FKIP UMUS, Dr. (Cand) Didik Trusetyoko, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya transformasi pendidikan yang selaras dengan perkembangan zaman. Selain itu, ia juga memberikan edukasi sekaligus motivasi kepada para siswa SMA/SMK untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, khususnya di FKIP UMUS yang telah terakreditasi unggul.

“Pendidikan tinggi adalah investasi masa depan. FKIP siap menjadi ruang tumbuh bagi calon pendidik profesional,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Program Studi PGSD, Dr. (Cand) Laelia Nur Pratiwiningsih, M.Pd., Ketua Program Studi PBSI, Robet Rizkiyono, M.Pd., serta jajaran dosen di lingkungan FKIP Universitas Muhadi Setiabudi Brebes yang memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan ilmiah ini.

Seminar menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya. Narasumber pertama, Muamar, M.Pd.I, mengangkat materi tentang karakteristik unik generasi Alpha di era digital.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa generasi Alpha memiliki kecenderungan sebagai digital native dengan pola pikir cepat, visual-oriented, serta memiliki ketergantungan tinggi terhadap stimulasi digital. Oleh karena itu, pendekatan pembelajaran perlu disesuaikan dengan kebutuhan mereka melalui integrasi teknologi dan strategi pembelajaran yang inovatif.

Narasumber kedua, Kustiah, M.Pd., membahas peran guru dan orang tua dalam mendampingi generasi Alpha. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam membentuk karakter anak, terutama dalam menyaring informasi digital, membangun literasi, serta menanamkan nilai-nilai moral dan sosial di tengah derasnya arus teknologi.

Secara keseluruhan, seminar ini tidak hanya menjadi momentum refleksi dalam memperingati Hardiknas, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dunia akademik dalam menjawab tantangan pendidikan abad ke-21. Dengan memahami karakteristik generasi Alpha, diharapkan para pendidik dan calon pendidik mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang relevan, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik secara holistik. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Penerimaan Mahasiswa Baru 2025