
PEMALANG – Komitmen mahasiswa dalam mendukung pelestarian lingkungan kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Kelompok Kecamatan Bantarbolang berpartisipasi aktif dalam kegiatan kerja bakti membersihkan kawasan Cagar Alam Desa Kebongede, Kabupaten Pemalang, bersama Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Kebongede dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Pemalang.
Kegiatan diawali dengan apel dan pengarahan yang disampaikan oleh Kepala BKSDA Resor Pemalang, Heru Wijanarko, S.H., yang menegaskan bahwa kawasan cagar alam merupakan aset ekologis yang memiliki fungsi vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati. Menurutnya, keberhasilan konservasi tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, termasuk kalangan akademisi dan mahasiswa.
Setelah apel, seluruh peserta bergotong royong membersihkan sampah di kawasan konservasi, merapikan jalur akses, serta mengangkat ranting dan semak yang berpotensi mengganggu kelestarian lingkungan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya preventif dalam menjaga kualitas kawasan konservasi sekaligus memberikan pengalaman pembelajaran lapangan kepada mahasiswa mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan berbasis kolaborasi.
Aksi konservasi ini turut mendapat dukungan penuh dari Kepala Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Kebongede, Warsito, yang mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN UMUS dalam menjaga kelestarian kawasan cagar alam. Menurutnya, sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan perguruan tinggi menjadi modal penting dalam membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.
Partisipasi mahasiswa KKN UMUS berada di bawah pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Abdul Bashar, S.TP., M.TP., dengan koordinasi lapangan dipimpin oleh Ketua Kelompok KKN Kecamatan Bantarbolang, Silfi Nur Indah Sari. Melalui koordinasi yang baik, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, efektif, dan penuh semangat kebersamaan.
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Selain memberikan kontribusi terhadap pelestarian kawasan konservasi, mahasiswa juga menginternalisasikan nilai-nilai kepedulian lingkungan, tanggung jawab sosial, serta semangat gotong royong sebagai karakter yang harus dimiliki oleh generasi muda.
Kolaborasi antara Mahasiswa KKN UMUS, MPA, dan BKSDA Resor Pemalang mencerminkan praktik collaborative environmental governance, yaitu tata kelola lingkungan yang mengedepankan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan institusi pendidikan dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Model kolaborasi seperti ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran ekologis masyarakat sekaligus menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus berpartisipasi dalam menjaga kawasan konservasi.
Melalui kegiatan tersebut, Mahasiswa KKN UMUS menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek sosial dan ekonomi, tetapi juga pada upaya pelestarian lingkungan sebagai investasi bagi keberlangsungan kehidupan generasi mendatang. Semangat kolaborasi yang terbangun di Cagar Alam Kebongede menjadi bukti bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui aksi nyata.