
BREBES – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Brebes melakukan kunjungan silaturahmi ke Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes dalam rangka membangun sinergi strategis penguatan pendidikan politik dan literasi demokrasi masyarakat. Pertemuan ini bukan sekadar agenda formal kelembagaan, melainkan menjadi penanda penting bahwa UMUS semakin diposisikan sebagai mitra intelektual yang kredibel dalam mendukung kualitas demokrasi lokal. Di tengah tantangan demokrasi era digital—mulai dari disinformasi politik, pragmatisme pemilih, hingga rendahnya literasi kepemiluan—kehadiran kampus tidak lagi cukup hanya menjadi “menara gading” akademik. Kampus dituntut hadir sebagai knowledge hub sekaligus ruang produksi gagasan kebangsaan. Dalam konteks inilah, kehadiran KPU Brebes ke UMUS memiliki makna strategis: sebuah bentuk kepercayaan publik terhadap kapasitas akademik UMUS dalam mengawal lahirnya demokrasi yang lebih cerdas, partisipatif, dan berintegritas.

Silaturahmi tersebut membahas peluang kerja sama konkret antara KPU Brebes dan UMUS, mulai dari penguatan pendidikan politik berbasis kampus, sosialisasi kepemiluan, riset partisipasi pemilih, hingga pemberdayaan generasi muda sebagai agen demokrasi. UMUS dipandang memiliki modal sosial dan akademik yang kuat untuk menjadi episentrum penguatan kesadaran politik masyarakat, terutama di kalangan pemilih muda yang kini menjadi aktor dominan dalam kontestasi demokrasi.
Momentum ini sekaligus mempertegas eksistensi UMUS sebagai kampus yang semakin diperhitungkan di Kabupaten Brebes. Tidak berlebihan jika silaturahmi ini dibaca sebagai bentuk legitimasi sosial bahwa UMUS bukan sekadar institusi pendidikan tinggi, tetapi juga ruang strategis lahirnya gagasan, solusi, dan transformasi sosial berbasis ilmu pengetahuan. Kepercayaan dari lembaga negara seperti KPU menunjukkan bahwa kampus lokal mampu tampil sebagai aktor penting dalam menjawab problem riil masyarakat.

Rektorat UMUS menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bagian dari penguatan triple helix collaboration antara perguruan tinggi, pemerintah, dan lembaga publik. UMUS menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman—bukan hanya menghasilkan lulusan unggul secara akademik, tetapi juga warga negara yang kritis, melek demokrasi, dan memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat. Di era ketika kualitas demokrasi sering kali diuji oleh polarisasi dan banjir informasi yang belum tentu benar, UMUS menunjukkan posisi strategisnya sebagai kampus berdampak (impactful university). Karena demokrasi yang sehat tidak lahir dari ruang kosong, melainkan dari masyarakat yang tercerahkan. Dan pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan kecerdasan demokrasi itu tumbuh. Silaturahmi KPU Brebes ke UMUS akhirnya menjadi lebih dari sekadar kunjungan kelembagaan. Ia adalah simbol tumbuhnya kepercayaan terhadap peran kampus dalam membangun masa depan Brebes yang lebih cerdas, demokratis, dan berkemajuan—dengan UMUS berada di garis depan perubahan tersebut.