Universitas Muhadi Setiabudi

Rektor UMUS Tegaskan Internalisasi Nilai Pancasila bagi Generasi Muda pada Sarasehan Kebangsaan

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

BREBES — Rektor Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M. menghadiri sekaligus menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Sarasehan 81 Tahun Pancasila yang diselenggarakan di Padepokan Kalisoga, Kampus 3 Universitas Harkat Negeri (UHN) dibawah kepemimpinan Sudirman said di Slatri, Brebes, Senin (1/6). Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi kebangsaan yang mempertemukan akademisi, pimpinan perguruan tinggi, tokoh publik, mahasiswa, serta elemen masyarakat dalam memperkuat relevansi nilai-nilai Pancasila di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.  Mengusung tema “Pancasila, di antara Otoritas dan Legitimasi Kekuasaan”, sarasehan ini menjadi ruang dialog intelektual yang menyoroti pentingnya moralitas publik, etika kepemimpinan, dan penguatan kesadaran kolektif dalam penyelenggaraan kehidupan demokrasi. Forum ini sekaligus menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam menjaga nalar kritis kebangsaan dan membangun karakter generasi penerus bangsa.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

Dalam forum tersebut, Rektor UMUS menegaskan bahwa tantangan terbesar bangsa saat ini bukan hanya menjaga eksistensi Pancasila sebagai dasar negara, tetapi memastikan nilai-nilainya benar-benar terinternalisasi dalam karakter generasi muda. Menurutnya, era digital, derasnya arus globalisasi, serta perubahan sosial yang berlangsung cepat menuntut penguatan pendidikan karakter berbasis Pancasila secara lebih kontekstual, adaptif, dan relevan dengan kehidupan generasi saat ini.

“Pancasila tidak boleh berhenti sebagai hafalan atau simbol formalitas. Tugas perguruan tinggi adalah memastikan nilai gotong royong, toleransi, integritas, keadilan sosial, dan cinta tanah air tumbuh menjadi budaya berpikir serta perilaku generasi muda,” tegasnya dalam sesi dialog kebangsaan. Ia menambahkan bahwa kampus memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk menjadi ruang tumbuhnya kepemimpinan muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara etik dan kebangsaan. Menurutnya, legitimasi kepemimpinan masa depan sangat ditentukan oleh kemampuan generasi muda dalam memadukan kompetensi, empati sosial, dan moralitas publik sebagai manifestasi nilai-nilai Pancasila.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

Turut hadir para dosen serta mahasiswa Universitas Muhadi Setiabudi sebagai bagian dari komitmen kampus dalam membangun budaya akademik yang aktif merespons isu-isu kebangsaan, sosial, dan pendidikan karakter berbasis nilai luhur bangsa. Sarasehan ini juga menghadirkan sejumlah akademisi dan tokoh nasional, serta berbagai tokoh publik lainnya yang bersama-sama mendiskusikan hubungan antara otoritas, legitimasi kekuasaan, dan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan demokrasi Indonesia.  Keikutsertaan UMUS dalam agenda tersebut menegaskan komitmen kampus sebagai kampus berdampak yang tidak hanya fokus pada penguatan akademik, tetapi juga aktif mengambil peran dalam membangun kesadaran kebangsaan, memperkuat karakter generasi muda, serta menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kepemimpinan masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Penerimaan Mahasiswa Baru 2025