
BREBES – Universitas Muhadi Setiabudi kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi muda yang adaptif dan melek finansial melalui penyelenggaraan Seminar Literasi dan Inklusi Keuangan bertema “Cerdas Finansial dengan Tabungan Emas di Era Modern” yang digelar di Kampus 2 UMUS Brebes.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa lintas program studi dengan antusiasme tinggi sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini.

Seminar yang berlangsung interaktif tersebut dimoderatori oleh mahasiswi Kampus 2 UMUS, Bunga Camelia, yang mampu membangun suasana diskusi menjadi komunikatif, hangat, dan akademis. Kehadiran moderator muda dari kalangan mahasiswa menjadi representasi bahwa generasi Gen Z tidak hanya aktif secara akademik, tetapi juga memiliki kapasitas dalam memimpin forum ilmiah secara profesional.
Pada sesi pemaparan materi, Rifky Ramadhan, S.E. selaku pembicara pertama menekankan pentingnya literasi finansial di tengah perkembangan era digital dan gaya hidup konsumtif generasi muda. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki kesadaran dalam membangun kebiasaan finansial yang sehat, salah satunya melalui investasi yang aman dan terjangkau seperti tabungan emas.

Sementara itu, M. Badrun Zaman, M.H. sebagai pembicara kedua menjelaskan bahwa inklusi keuangan tidak hanya berbicara mengenai akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu memahami dan memanfaatkannya secara bijak. Ia menambahkan bahwa tabungan emas menjadi salah satu instrumen investasi yang relevan di era modern karena dinilai stabil, mudah diakses, serta mampu menjadi solusi perencanaan keuangan jangka panjang bagi generasi muda.
Kegiatan seminar ini menjadi ruang edukatif yang mempertemukan wawasan akademik dengan kebutuhan praktis mahasiswa dalam menghadapi tantangan ekonomi masa kini. Diskusi yang berlangsung aktif menunjukkan tingginya kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya pengelolaan keuangan, investasi, serta kesiapan menghadapi dinamika ekonomi digital.
Melalui seminar ini, Universitas Muhadi Setiabudi berharap mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecakapan finansial, pola pikir produktif, dan kemampuan mengambil keputusan ekonomi yang cerdas di era modern.