
BREBES — Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Rumah Makan Teras Padi Brebes pada hari Minggu, 20 September 2026. Ratusan kepala sekolah dan guru PAUD serta Sekolah Dasar se-Kabupaten Brebes berkumpul dalam sebuah Workshop Pendidikan Nasional yang diselenggarakan oleh Ketua Komisi X DPR RI, Dr. H. Agung Widyantoro, M.Si, bekerja sama dengan Kemendikdasmen Republik Indonesia.
Acara ini menghadirkan Wakil Rektor I Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS), Dr. Moh Toharudin, M.Pd, sebagai narasumber utama dengan materi bertajuk: “Revitalisasi Pendidikan Menuju Pendidikan Aman, Nyaman, dan Berkualitas.”
Dalam sambutannya, Dr. H. Agung Widyantoro, M.Si menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama pembangunan bangsa. Menurutnya, kualitas pendidikan dasar akan menentukan arah masa depan Indonesia. Revitalisasi pendidikan bukan sekadar jargon.

“Ini adalah komitmen nyata untuk menghadirkan sekolah yang aman, nyaman, dan berkualitas, sehingga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi emas yang siap menghadapi tantangan global, ujar,” Agung Widyantoro. Agung menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan praktisi pendidikan.
Workshop ini menjadi bukti nyata bahwa kebijakan pendidikan tidak hanya lahir dari ruang rapat legislatif, tetapi juga dari dialog langsung dengan para guru dan kepala sekolah di lapangan. Direktur PAUD Kemendikdasmen, Ir. Harris Iskandar, Ph.D, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan bahwa revitalisasi pendidikan harus dimulai dari jenjang paling dasar, yakni PAUD dan Sekolah Dasar, karena di sanalah fondasi karakter dan kompetensi anak dibentuk.
“Guru PAUD dan SD adalah garda terdepan dalam membangun masa depan bangsa. Pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas akan melahirkan generasi yang sehat secara fisik, kuat secara mental, dan unggul secara akademik. Kemendikdasmen berkomitmen mendukung penuh upaya sinergi ini,” ujar Harris Iskandar.

Sambutan tersebut semakin menegaskan bahwa pemerintah pusat, DPR RI, dan perguruan tinggi memiliki visi yang sama: menghadirkan pendidikan yang inklusif, humanis, dan relevan dengan tantangan zaman.
Sebagai narasumber, Dr. Moh Toharudin, M.Pd menyampaikan gagasan inspiratif tentang bagaimana PAUD dan sekolah dasar dapat bertransformasi menghadapi era digital sekaligus menjaga nilai-nilai lokal. Dalam paparannya, beliau menekankan tiga pilar utama revitalisasi pendidikan:
Pendidikan Aman: Sekolah harus menjadi ruang yang bebas dari kekerasan, diskriminasi, dan perundungan. Sistem manajemen sekolah perlu mengintegrasikan kebijakan perlindungan anak.