
BREBES – Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) kembali menunjukkan komitmennya sebagai Kampus Berdampak melalui partisipasi aktif dalam Gerakan Brebes ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) berupa aksi penanaman mangrove di kawasan pesisir Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, Jumat (3/7). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan wilayah pesisir terhadap dampak perubahan iklim.
Gerakan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Brebes tersebut mendapat kehormatan dengan kehadiran Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Jumhur Hidayat, serta difasilitasi oleh Rektor Harkat Negeri, Sudirman Said, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Brebes dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir pula pimpinan instansi vertikal, perangkat daerah, unsur TNI/Polri, akademisi, pelaku usaha, pegiat lingkungan, tokoh masyarakat, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat pesisir yang bersama-sama menunjukkan komitmen terhadap pelestarian ekosistem pantai.

Mewakili Rektor Universitas Muhadi Setiabudi, kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor I Dr. Moh. Toharudin, M.Pd., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dumadi, M.M., serta Ketua Program Studi Magister Manajemen Dr. Slamet Riyanto, S.Ag., M.M. Kehadiran jajaran pimpinan UMUS menjadi bukti nyata dukungan institusi terhadap berbagai program strategis pemerintah dalam bidang pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel bersama sebagai simbol penguatan komitmen seluruh peserta dalam menjaga kelestarian lingkungan. Selanjutnya dilakukan penanaman mangrove secara serentak oleh seluruh instansi dan undangan di kawasan pesisir Randusanga Kulon. Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol sinergi dan gotong royong dalam mewujudkan pesisir Brebes yang lebih hijau dan lestari.
Salah satu momen yang paling berkesan adalah perjalanan menuju lokasi penanaman menggunakan perahu klotok milik nelayan setempat. Menyusuri perairan pesisir Randusanga Kulon menghadirkan pengalaman yang berbeda sekaligus memperlihatkan keindahan bentang alam mangrove Brebes. Suasana yang asri, udara yang segar, dan panorama pesisir semakin menegaskan pentingnya menjaga kawasan mangrove sebagai benteng alami dari abrasi, intrusi air laut, dan ancaman perubahan iklim.

Partisipasi UMUS dalam Gerakan Brebes ASRI merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Penanaman mangrove tidak hanya berfungsi mengurangi abrasi dan menjaga kualitas lingkungan pesisir, tetapi juga meningkatkan daya serap karbon (blue carbon), menjadi habitat berbagai biota laut, serta membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan dan ekowisata.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor I UMUS, Dr. Moh. Toharudin, M.Pd., menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian Lingkungan Hidup, Pemerintah Kabupaten Brebes, serta seluruh pihak yang telah menginisiasi Gerakan Brebes ASRI. “Kami mengapresiasi terselenggaranya Gerakan Brebes ASRI sebagai langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir.
Kehadiran UMUS merupakan wujud komitmen perguruan tinggi untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Penanaman mangrove merupakan investasi ekologis yang manfaatnya akan dirasakan oleh generasi mendatang,” ungkap Dr. Moh. Toharudin.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Program Studi Magister Manajemen UMUS, Dr. Slamet Riyanto, S.Ag., M.M., menilai bahwa kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi lintas sektor mampu melahirkan solusi terhadap persoalan lingkungan.
“Gerakan ini menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga mampu membangun budaya peduli lingkungan sekaligus menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab sosial bagi mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan,” tuturnya.
Melalui keikutsertaan dalam Gerakan Brebes ASRI, UMUS kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai persoalan masyarakat melalui kolaborasi, inovasi, dan pengabdian. Semangat menjaga mangrove hari ini bukan sekadar aksi menanam pohon, melainkan menanam harapan bagi terwujudnya pesisir Brebes yang lebih aman, hijau, tangguh, dan berkelanjutan bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.