
BREBES – Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes resmi memperkuat sinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Brebes melalui kesepakatan kerja sama strategis. Langkah ini diambil untuk mendukung kelancaran Sensus Ekonomi 2026, sebuah agenda nasional yang menjadi pijakan dalam memetakan kondisi ekonomi terkini di tingkat daerah maupun nasional.
Pembahasan kolaborasi tersebut berlangsung dalam kunjungan kerja jajaran BPS Kabupaten Brebes ke Kampus UMUS pada Rabu (08/04). Pertemuan ini menjadi forum diskusi mengenai rencana pelibatan mahasiswa, terutama dari program studi ekonomi, untuk terjun langsung dalam proses penguatan literasi statistik dan pendataan teknis di lapangan.
Rektor UMUS Brebes, Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M., menyambut baik inisiatif ini sebagai bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi yang relevan dengan kebutuhan negara. Menurutnya, keterlibatan akademisi dalam agenda besar seperti sensus ekonomi merupakan bagian penting dalam memastikan data yang dihasilkan memiliki akurasi tinggi dan dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui program ini, mahasiswa UMUS tidak hanya mendapatkan pengalaman praktis dalam metodologi sensus, tetapi juga berfungsi sebagai agen literasi bagi masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada warga mengenai dampak positif dari ketersediaan data statistik yang valid bagi pembangunan ekonomi lokal.

Integrasi program ini juga akan dilakukan melalui skema Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik. Mahasiswa yang diterjunkan ke desa-desa akan membawa misi khusus untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang melek statistik. Dengan demikian, partisipasi aktif warga dalam proses pendataan ekonomi dapat meningkat secara signifikan.
Pihak BPS Kabupaten Brebes menegaskan bahwa sinergi antara unsur pemerintah dan akademisi adalah kunci utama efektifitas pendataan yang menyeluruh. Dukungan dari UMUS diharapkan mampu menjembatani kendala komunikasi di lapangan, sehingga proses Sensus Ekonomi 2026 dapat menjangkau seluruh lapisan pelaku usaha di wilayah Brebes.
Melalui kemitraan yang solid ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk mewujudkan basis data ekonomi yang berkualitas. Data yang akurat tersebut nantinya akan menjadi landasan penting dalam menyusun kebijakan pembangunan dan perencanaan ekonomi Indonesia di masa depan.