Universitas Muhadi Setiabudi

UMUS dan UNDARIS Jalin Kolaborasi Strategis: Perkuat Tridharma Menuju Generasi Emas Indonesia 2045

 Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes menerima kunjungan akademik dari Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI (UNDARIS) Ungaran dalam rangka menjalin kerja sama strategis antarlembaga. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, sekaligus kontribusi nyata dalam mencetak Generasi Emas Indonesia 2045 yang unggul, berkarakter, dan kompetitif di era global.

Rombongan UNDARIS dipimpin oleh Rektor UNDARIS, Dr. Drs. H. Hono Sejati, S.H., M.Hum., didampingi oleh Wakil Rektor III, Dr. Naya Amin Zaini, S.H., M.H., serta Dekan Fakultas Teknik, Abdullah, S.T., M.T.. Mereka disambut hangat oleh Rektor UMUS, Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M., bersama jajaran lengkap pimpinan universitas, yaitu Wakil Rektor I Dr. Moh Toharudin,M.Pd, Wakil Rektor II Otong Syaeful Bachri S.Kom.M.Kom, dan Wakil Rektor III, Mohammad Hasdar, M.Sc., Ph.D., serta unsur pimpinan fakultas dan lembaga di lingkungan UMUS.

Dalam sambutannya, Rektor Dr. Roby Setiadi menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi UMUS dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif dan berbasis kemitraan. “Kolaborasi ini bukan sekadar seremoni, tetapi fondasi untuk kerja nyata dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami yakin, bersama UNDARIS, kita dapat melahirkan inovasi dan kontribusi konkret dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Senada dengan itu, Dr. Hono Sejati menegaskan bahwa kerja sama antarperguruan tinggi merupakan keniscayaan di tengah dinamika perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi.

“Kami melihat UMUS sebagai mitra yang memiliki semangat transformatif. Kami optimistis bahwa sinergi ini akan memperluas dampak tridharma, termasuk dalam penguatan literasi kebangsaan, keislaman, dan kemandirian mahasiswa,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan forum akademik dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai landasan formal kerja sama antara kedua institusi. Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan kurikulum, riset kolaboratif lintas bidang, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta pemberdayaan masyarakat melalui program-program unggulan berbasis lokalitas dan teknologi tepat guna.

Kehadiran Abdullah, S.T., M.T. sebagai Dekan Fakultas Teknik UNDARIS turut membuka peluang kemitraan dalam pengembangan inovasi teknologi edukatif, digitalisasi laboratorium, dan program inkubasi kewirausahaan mahasiswa.

Sinergi antara UMUS dan UNDARIS ini menjadi wujud nyata kontribusi pendidikan tinggi dalam pembangunan bangsa. Dengan semangat gotong royong akademik, kedua institusi berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga berpihak pada kemanusiaan, kemajuan peradaban, dan nilai-nilai luhur kebangsaan menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

Mahasiswa Manajemen UMUS Kembangkan Usaha “L’PITIKZ” di Tegal: Inovasi Kuliner Ayam dari Program Kewirausahaan Muda

Semangat berwirausaha terus digaungkan di lingkungan Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes, khususnya di Program Studi Manajemen. Salah satu bukti nyata datang dari Anton Supriyanto, mahasiswa semester 6, yang sukses mendirikan usaha kuliner kreatif bertajuk L’PITIKZ di Jl. Siklepuh Raya, Kedemangan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, dengan fokus pada olahan ayam crispy kekinian yang digemari lintas generasi.

Usaha ini merupakan bagian dari implementasi mata kuliah Kewirausahaan yang diampu oleh Hendri Sucipto, M.M., yang mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga berani mengaplikasikan ilmu bisnis secara langsung di masyarakat.

“Kami ingin membangun usaha yang dekat dengan lidah masyarakat, punya ciri khas lokal, dan dikemas secara modern. Dari situ lahir L’PITIKZ — ayam crispy dengan berbagai sambal pilihan yang ramah di kantong,” ujar Anton.

Berlokasi strategis di daerah arah Sapire Mejasem, L’PITIKZ menyajikan menu unggulan seperti ayam crispy sambal bawang, sambal keju, dan sambal matah. Dengan cita rasa yang khas dan harga terjangkau, L’PITIKZ cepat menarik perhatian mahasiswa dan warga sekitar.

Hendri Sucipto, M.M., selaku dosen pembimbing, menyampaikan bahwa program kewirausahaan di Prodi Manajemen UMUS bukan sekadar teori di ruang kelas, melainkan wahana aktualisasi potensi kewirausahaan mahasiswa.

Apresiasi tinggi datang dari Ketua Program Studi Manajemen, Slamet Bambang Riyono, M.M., yang menilai langkah Anton sebagai perwujudan konkret dari semangat wirausaha berbasis lokal yang terus digalakkan di lingkungan prodi.

“Usaha L’PITIKZ adalah bukti bahwa mahasiswa mampu menjadi pelaku ekonomi kreatif sejak dini. Ini selaras dengan tujuan kami untuk mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan dunia nyata,” ujar Slamet Bambang Riyono.

Ia juga menegaskan bahwa pihak program studi siap memberikan dukungan lanjutan berupa pelatihan kewirausahaan, fasilitasi perizinan usaha, serta bantuan promosi digital agar mahasiswa semakin berdaya.

Inisiatif seperti ini sejalan dengan semangat Kampus Berdampak yang diusung UMUS, yaitu mendorong mahasiswa untuk berkarya dan berkontribusi langsung pada pembangunan ekonomi masyarakat.

Dengan hadirnya L’PITIKZ, UMUS kembali membuktikan bahwa kampus bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang tumbuhnya inovator dan pelaku usaha muda yang siap bersaing secara nyata.

Perkuat Kerja Sama, UMUS Brebes Siap Berkolaborasi dengan Koran Digital

Radar Tegal Group foto bersama dengan Rektor UMUS Brebes dan jajarannya dengan menunjukkan platform koran digital.

Radar Tegal Group kembali memperkuat kerjasama dengan perguruan tinggi di Kabupaten Brebes. Media lokal ini memperkuat kerjasama dengan Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes untuk mendukung dunia dunia pendidikan bersama perguruan tinggi. 

Tim manajemen bersama tim redaksi Radar Tegal Group bersilaturahmi dengan Rektorat UMUS Brebes untuk memperkenalkan platform koran digital. Keduanya berencana memperkuat kerjasama dengan berbagai program yang menguntungkan kedua belah pihak. 

Jajaran Tim Radar Tegal yang dipimpin oleh Direktur Harian Pagi Radar Tegal, M Sekhun diterima langsung oleh Rektor UMUS Brebes, Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M. Dalam pertemuan yang berlangsung dengan suasana keakraban tersebut, UMUS Brebes siap berkolaborasi dengan Koran Digital. 

“Kami siap mensupport kerja sama dengan Radar Tegal Group melalui kerjasama dengan koran digital. Dengan arus teknologi yang terus berkembang, koran digital bisa menjadi referensi kita untuk mendapatkan informasi,” kata Rektor UMUS Brebes, Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M.

Beliau melanjutkan, UMUS Brebes berkomitmen untuk mendukung literasi digital dengan penguatan kerja sama tersebut. UMUS Brebes juga mengajak Radar Tegal Group untuk bersama-sama turut andil dalam pengembangan pendidikan di Kabupaten Brebes. Termasuk berkontribusi untuk menggelar kompetisi untuk mendukung siswa berprestasi. 

“Permasalahan pendidikan di Brebes itu salah satunya tidak ada kompetisi yang mendorong siswa untuk bersaing dalam meraih prestasi. Jadi kami berharap, kerja sama ini bisa mengarah kesitu,” tandasnya. 

Rektor UMUS Lepas Mahasiswa KKN 2025: Kampus Berdampak untuk Masyarakat Berkelanjutan di 4 Kabupaten

Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes menggelar upacara Pelepasan  mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2025 yang akan disebar ke empat wilayah: Kabupaten Cirebon, Brebes, Tegal, dan Pemalang. Acara ini digelar di Auditorium UMUS dan dipimpin langsung oleh Rektor UMUS, Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M, Selasa 15 Juli 2025.

Dalam sambutannya, Rektor UMUS menekankan bahwa KKN merupakan wujud konkret dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Mengusung tema “Kampus Berdampak: Kolaborasi Inovatif untuk Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan”, KKN diharapkan menjadi ruang belajar sekaligus kontribusi nyata mahasiswa terhadap pembangunan desa.

“Mahasiswa UMUS tidak hanya ditugaskan, tapi diutus untuk memberi dampak. Jadilah mitra masyarakat, bukan tamu. Jadilah penggerak, bukan penonton. Kampus berdampak hanya akan terwujud jika Saudara turun dengan hati dan ilmu,” pesan Rektor dengan penuh semangat.

Hadir Perwakilan Daerah: Sinergi Kampus dan Pemerintah

Kegiatan pelepasan ini turut dihadiri oleh perwakilan Baperida (Badan Perencanaan dan Penelitian Pembangunan Daerah) dari Kabupaten Cirebon, Brebes, Tegal, dan Pemalang, yang selama ini menjadi mitra strategis UMUS dalam pelaksanaan KKN tematik. Kehadiran mereka menandai komitmen bersama antara kampus dan pemerintah daerah dalam memberdayakan desa melalui sinergi akademik dan pembangunan.

Selain itu, hadir pula para kepala desa dari tiap wilayah lokasi KKN yang secara simbolis menerima penyerahan mahasiswa KKN dari pihak kampus. Para kepala desa menyampaikan sambutan hangat dan harapan agar kehadiran mahasiswa dapat membantu mendorong kemajuan di bidang pendidikan, ekonomi, lingkungan, dan sosial budaya lokal.

Mahasiswa akan melaksanakan KKN selama satu bulan penuh dengan pendampingan langsung dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Sebelumnya, mahasiswa dan DPL telah mengikuti pembekalan teknis, etika lapangan, serta pemahaman tematik dari LPPPM UMUS.

Ketua KKN 2025, Wahidin, S.T., M.T., menyampaikan bahwa program-program KKN telah disusun berdasarkan pemetaan kebutuhan lokal dan masukan dari masing-masing Baperida serta pemerintah desa.

Sementara itu, Kepala LPPPM UMUS, Prasetyo Yuli Kurniawan, M.Pd., berharap mahasiswa mampu menjalankan peran sebagai jembatan pengetahuan yang memandirikan masyarakat desa, serta menghasilkan luaran akademik yang berdampak langsung.

Simbolisasi pelepasan dilakukan dengan penyerahan jaket KKN dan bendera KKN oleh Rektor UMUS kepada perwakilan mahasiswa dan kepala desa. Acara ditutup dengan foto bersama dan doa untuk keselamatan dan kelancaran seluruh rangkaian KKN.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, UMUS menegaskan posisinya sebagai kampus yang tidak hanya mencetak lulusan unggul, tetapi juga menghadirkan dampak nyata di tengah masyarakat. 

Sinergi Ilmiah dan Spiritual: Seminar “Guru sebagai Ujung Tombak Pendidikan” Kolaborasi PMII Rayon FKIP dan BEM FKIP UMUS

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes kembali menunjukkan kiprahnya dalam membangun atmosfer akademik yang bernuansa religius melalui seminar bertajuk “Guru sebagai Ujung Tombak Pendidikan”, yang digelar pada sabtu, 12 Juli 2025 bertempat di Gedung FKIP Lantai Dasar, Ruang A01.

Acara ini merupakan kolaborasi aktif antara PMII Rayon FKIP dan BEM FKIP, dengan Habibah Syakur sebagai ketua panitia. Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa aktif FKIP dari berbagai program studi, yang antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.

Seminar ini menghadirkan dua narasumber utama yang memberikan pemaparan mendalam dan kontekstual:
Doktor Sutikno, dalam paparannya menekankan pentingnya kurikulum yang relevan dengan zaman. Ia menjelaskan bahwa guru sebagai ujung tombak harus memahami arah kebijakan kurikulum agar mampu mentransformasikan pembelajaran secara bermakna.

“Kurikulum bukan sekadar dokumen, tapi adalah arah gerak pendidikan. Guru harus mampu menerjemahkan itu menjadi pengalaman belajar yang menyentuh akal dan hati siswa,” tegasnya.

Kusmanto,M.Pd menyampaikan materi mengenai administrasi pembelajaran sebagai penopang utama mutu pendidikan. Ia mengajak peserta untuk tidak memandang administrasi sebagai beban, melainkan sebagai bagian integral dari profesionalisme guru.

“Administrasi yang tertata baik mencerminkan kesiapan guru dalam menghadirkan pembelajaran yang terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Seminar ini tidak hanya mengupas persoalan teknis pendidikan, tetapi juga memperkuat kesadaran spiritual bahwa guru memiliki tanggung jawab moral dan ruhani dalam proses mendidik. Maka dari itu, kegiatan ini menjadi ruang reflektif yang memadukan ilmu pengetahuan, nilai-nilai keikhlasan, dan semangat pengabdian.

Acara dibuka secara resmi oleh perwakilan Dekan FKIP yang diwakili oleh Humas Universitas Muhadi Setiabudi. Dalam sambutannya, Humas UMUS menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum yang memadukan kajian akademik dan nuansa religius.

“Seminar ini menjadi langkah konkret untuk membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga kuat secara spiritual,” ungkapnya.

 Melalui kegiatan ini, FKIP UMUS semakin menegaskan komitmennya dalam mencetak pendidik yang siap menjadi ujung tombak peradaban tajam dalam ilmu, santun dalam sikap, dan kokoh dalam nilai.

Fakultas Teknik UMUS Dukung Masa Depan Infrastruktur Brebes melalui Talkshow Pembangunan

Fakultas Teknik Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes menunjukkan kiprah strategisnya dalam pembangunan daerah dengan berpartisipasi aktif dalam Talkshow Pembangunan bertajuk “Masa Depan Infrastruktur Brebes” yang diselenggarakan oleh Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Brebes. Kegiatan ini berlangsung di Aula Lantai 5 Gedung Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes dan dihadiri oleh para pengusaha jasa konstruksi lokal.

Talkshow ini membahas dua topik utama yang relevan dengan dinamika pembangunan infrastruktur di daerah, yaitu:
1. Membedah “Blackbox” Tata Cara Evaluasi Tender di Brebes
2. Manajemen Proyek & Rencana Pengendalian Mutu Standar Nasional

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Ismawan Nur Laksono, S.K.M., M.Kes., yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku jasa konstruksi lokal. “Kita tidak hanya membangun infrastruktur, tapi juga memperkuat kapasitas SDM lokal untuk menjadi bagian dari pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai salah satu pembicara kunci yaitu Dr. Abdul Hamid, S,T. M.T., Dekan Fakultas Teknik UMUS Brebes, menyampaikan pemaparan strategis mengenai peran penting rekayasa teknik dalam pembangunan berstandar nasional. Ia juga memperkenalkan berbagai program dan kontribusi nyata Fakultas Teknik UMUS dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Brebes.

“Fakultas Teknik UMUS siap menjadi mitra akademik sekaligus pusat inovasi teknik bagi pembangunan Brebes. Kami hadir bukan hanya untuk mendidik, tapi juga untuk membangun bersama,” tegas Dr. Abdul Hamid.

Kegiatan ini menjadi wadah kolaboratif antara pelaku usaha konstruksi, birokrasi, dan akademisi untuk mendesain masa depan infrastruktur yang lebih inklusif, efisien, dan berdaya saing. Diharapkan dari forum ini lahir semangat baru dalam menciptakan sistem pengadaan jasa konstruksi yang transparan dan proyek-proyek pembangunan yang bermutu tinggi,
Talkshow ini menjadi cermin sinergi nyata antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi lokal dalam mewujudkan pembangunan Brebes yang progresif dan berkelanjutan

Dosen UMUS Brebes Teken Kontrak Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2025 dari DPPM Kemendikbudristek

Dalam upaya mendorong inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan, para dosen Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) menandatangani kontrak hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2025 yang didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemendikbudristek.

Pada tahun ini, sebanyak 13 proposal penelitian dan 3 proposal pengabdian kepada masyarakat dari dosen UMUS dinyatakan lolos seleksi dan berhak menerima pendanaan hibah. Capaian ini menunjukkan peningkatan partisipasi dan kualitas proposal yang dihasilkan oleh sivitas akademika UMUS.

Menurut Kepala Lembaga Pembelajaran, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhadi Setiabudi, Prasetyo Yuli Kurniawan, M.Pd., penandatanganan ini merupakan bentuk nyata dari keseriusan UMUS dalam memperkuat budaya riset dan pengabdian di lingkungan kampus.

“Melalui hibah ini, kami berharap dosen-dosen UMUS dapat menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Ini adalah momentum penting dalam mengakselerasi Tri Dharma Perguruan Tinggi secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen UMUS dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang relevan, responsif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

UMUS Bekali Mahasiswa dengan Semangat Kolaborasi dan Inovasi

 Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) secara resmi memulai rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2025 dengan menggelar pembekalan wajib bagi mahasiswa peserta KKN, Rabu (9/7), bertempat di Gedung Auditorium UMUS.

Mengusung tema “KKN Kampus Berdampak: Kolaborasi Inovatif untuk Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan”, pembekalan ini menghadirkan berbagai narasumber dari instansi perencanaan pembangunan daerah, di antaranya Kepala Baperlitbangda Kabupaten Brebes, Tegal, Pemalang, dan Cirebon. Para mitra ini menyampaikan potensi lokal, prioritas pembangunan, serta tantangan sosial yang bisa dijadikan ruang kontribusi mahasiswa.

Kepala LPPPM UMUS, Prasetyo Yuli Kurniawan, M.Pd., menyampaikan bahwa KKN bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan medan pengabdian yang menguji kepedulian, kreativitas, dan tanggung jawab sosial mahasiswa. Sementara itu, Ketua Panitia KKN, Wahidin, S.T., M.T., menekankan pentingnya kedisiplinan, komunikasi dengan warga, serta kerja sama tim selama berada di lokasi.

Selain materi tematik, peserta juga dibekali dengan informasi teknis seputar mekanisme pelaksanaan KKN, pelaporan, serta luaran akademik yang harus dicapai.

Dengan pembekalan ini, mahasiswa UMUS diharapkan siap menjadi agen perubahan yang tidak hanya hadir di tengah masyarakat, tetapi juga meninggalkan jejak kebermanfaatan melalui program kerja yang kontekstual dan berkelanjutan.

Mahasiswa UMUS Dukung Pemkab Brebes Menuju IGA 2025: Sinergi Kampus dan Pemerintah Dorong Inovasi Pelayanan Publik

Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes terus memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan daerah berbasis inovasi. Sebanyak 20 mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMUS dilibatkan dalam program magang strategis bersama Pemerintah Kabupaten Brebes sebagai bagian dari persiapan menghadapi Innovative Government Award (IGA) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Bapperida Kabupaten Brebes ini, para mahasiswa mendapat pengarahan serta tugas pokok yang akan dikerjakan nanti langsung disampaikan dari sejumlah pejabat kunci yang hadir, yakni:
Drs. Apriyanto Sudarmoko, Kepala Bapperida Kabupaten Brebes, M. Agus Yulianto, S.T., M.T., Fungsional Peneliti Ahli Muda Bapperida, Ira Amanda Hirbasari, S.E., M.Si, Fungsional Peneliti Ahli Pertama, Fitri Susiyanti, S.Si., M.Sc, Fungsional Peneliti Ahli Pertama Bapperida Kabupaten Brebes.

Mereka memberikan arahan strategis terkait mekanisme pengumpulan data inovasi daerah, teknis penulisan narasi inovasi, serta peran penting kolaborasi dengan mahasiswa dalam mendokumentasikan praktik-praktik inovatif yang telah berjalan di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Humas UMUS, yang mewakili Dekan FEB UMUS Dumadi,MM dalam kegiatan ini, menyampaikan bahwa keikutsertaan mahasiswa merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), di mana kegiatan magang terstruktur dikonversikan ke dalam penilaian akademik.

“Kami melihat ini bukan sekadar magang, tetapi bentuk kolaborasi aktif dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang inovatif. Mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga berkontribusi,” tegasnya.

Sementara itu, Drs. Apriyanto Sudarmoko, Kepala Bapperida Kabupaten Brebes,., yang juga memantau jalannya program ini, menyatakan bahwa sinergi dengan perguruan tinggi seperti UMUS memperkuat kapasitas daerah dalam mengikuti IGA, terutama dari sisi penyusunan data dan narasi inovasi yang menjadi indikator penting dalam penilaian.

“Mahasiswa UMUS memberi energi baru bagi tim kami. Mereka membantu mempercepat proses dokumentasi dan memperkaya perspektif dalam penyusunan laporan inovasi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan terpisah, Rektor Universitas Muhadi Setiabudi, Dr. Roby Setiadi, M.M., turut menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama yang terjalin antara UMUS dan Pemerintah Kabupaten Brebes.

“Kami sangat menghargai kepercayaan Pemkab Brebes. Ini adalah realisasi konkret dari kerja sama kelembagaan yang telah terbangun, sekaligus sarana aktualisasi peran akademisi dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang responsif dan inovatif,” tutur Rektor.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman empiris di bidang pemerintahan dan inovasi publik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kolektif untuk membawa Kabupaten Brebes meraih prestasi dalam IGA 2025. Kolaborasi semacam ini menjadi wujud nyata penguatan peran perguruan tinggi dalam menciptakan ekosistem inovasi daerah yang berkelanjutan

UMUS Brebes Selenggarakan Pelatihan Penulisan Artikel untuk Jurnal Internasional Bereputasi: Hadirkan Guru Besar dan Pakar Publikasi

Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes melalui Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Publikasi Ilmiah (LPPPM) sukses menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Artikel untuk Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi, yang digelar di Ruang Senat Pascasarjana UMUS dan diikuti oleh seluruh dosen dari berbagai program studi. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya penguatan budaya akademik dan peningkatan kapasitas publikasi ilmiah di lingkungan kampus.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I, Dr. Moh. Toharudin, M.Pd., yang hadir mewakili Rektor UMUS. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas riset dan publikasi dosen sebagai bagian dari reputasi institusi di tingkat nasional dan internasional.

“Dosen-dosen UMUS harus mulai menancapkan jejak akademiknya dalam jurnal-jurnal bereputasi. Ini bukan hanya prestise, tetapi bentuk kontribusi ilmiah yang nyata,” ujarnya.

Acara menghadirkan dua narasumber utama, yakni para guru besar Universitas Muhadi Setiabudi yang telah berpengalaman dalam publikasi internasional. Prof. Dr. Mutamimah, SE, M.Si. membawakan materi tentang strategi penulisan artikel ilmiah yang berbasis riset kuat dan berpeluang tinggi diterima di jurnal bereputasi. Ia menekankan pentingnya state of the art, research gap, dan penggunaan referensi primer yang aktual.

Sesi kedua disampaikan oleh Prof. Dr. Edy Supriyanto, M.Si., yang mengupas secara praktis proses write and publish, mulai dari pemilihan jurnal, pemahaman sistem peer-review, hingga cara menyikapi revisi dan penolakan dalam proses publikasi. Beliau juga mengingatkan pentingnya konsistensi dan integritas dalam menulis artikel ilmiah.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Prof. Pranoto, M.Sc., guru besar UMUS sekaligus Staf Ahli Rektor, yang memberikan dukungan penuh terhadap pelatihan ini. Dalam arahannya, Prof. Pranoto menegaskan bahwa publikasi ilmiah adalah bagian dari jati diri dosen sebagai ilmuwan dan pendidik. “Budaya menulis dan publikasi harus menjadi napas akademik kita. UMUS harus tampil aktif dalam peta keilmuan global,” tegasnya.

Wakil Rektor II, Otong Syaeful Bachri, MM., juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, dan menyampaikan harapan agar pelatihan ini menjadi pemicu semangat produktivitas riset dan publikasi seluruh sivitas akademika UMUS.

Kegiatan ini diprakarsai oleh Ketua LPPPM UMUS, Prasetyo Yulikurniawan, M.Pd., yang menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari roadmap strategis LPPPM untuk mendorong publikasi dosen di jurnal bereputasi internasional.

Seluruh rangkaian acara dipandu dengan apik oleh Andi Yulianto, S.Si., MM., yang bertindak sebagai moderator. Dengan gaya penyampaian yang lugas dan komunikatif, ia berhasil menghidupkan suasana diskusi serta menghubungkan peserta dengan para narasumber secara aktif dan interaktif.

Acara ditutup dengan sesi diskusi mendalam, di mana para dosen peserta menyampaikan berbagai pertanyaan dan pengalaman terkait tantangan menulis artikel ilmiah. Suasana berlangsung penuh antusiasme, menandai semangat baru dalam membangun UMUS sebagai kampus yang unggul dalam publikasi dan kontribusi keilmuan global.

× Penerimaan Mahasiswa Baru 2025