Universitas Muhadi Setiabudi

Inovasi Riset Bawang Merah UMUS Warnai FGD BRIDA Jawa Tengah, Dorong Transformasi Komoditas Lokal Menuju Ekonomi Hijau

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

SEMARANG — Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan riset terapan berbasis potensi lokal melalui partisipasi aktif pada Focus Group Discussion (FGD) Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Tengah yang mengangkat tema Transformasi Bawang Merah Menuju Ekonomi Hijau.

Forum strategis tersebut mempertemukan unsur pemerintah, akademisi, peneliti, pelaku industri, serta pemangku kepentingan lainnya untuk merumuskan arah pengembangan komoditas bawang merah yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produktivitas, tetapi juga mengedepankan prinsip keberlanjutan, inovasi, hilirisasi, dan ekonomi sirkular. Agenda ini sejalan dengan upaya BRIDA Jawa Tengah memperkuat ekosistem riset dan inovasi daerah melalui kolaborasi multipihak.

Dalam forum tersebut, tim peneliti UMUS mempresentasikan berbagai hasil riset inovatif berbasis bawang merah Brebes yang telah dikembangkan sebagai solusi atas tantangan sektor pertanian sekaligus membuka peluang lahirnya produk bernilai tambah.

Beragam inovasi yang dipaparkan meliputi pemanfaatan limbah kulit bawang merah menjadi produk pangan fungsional kaya antioksidan, pengembangan pakan ternak berbasis limbah bawang merah, hingga berbagai inovasi hilirisasi yang mendukung pengurangan limbah pertanian dan peningkatan nilai ekonomi komoditas unggulan daerah.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

Keikutsertaan UMUS dalam FGD tersebut menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai knowledge partner dalam menghasilkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Riset tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi diarahkan menjadi solusi nyata yang dapat diimplementasikan oleh petani, pelaku UMKM, industri, maupun pemerintah daerah.

Diskusi juga menyoroti pentingnya memperkuat rantai nilai bawang merah melalui pendekatan ekonomi hijau. Paradigma baru tersebut menempatkan komoditas pertanian tidak hanya sebagai produk konsumsi, tetapi sebagai sumber inovasi yang mampu menghasilkan produk pangan, kesehatan, pakan, hingga bahan baku industri yang ramah lingkungan.

Bagi Kabupaten Brebes sebagai sentra bawang merah nasional, transformasi ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan daya saing daerah melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hilirisasi hasil riset diharapkan mampu menciptakan nilai tambah, memperluas lapangan kerja, mengurangi limbah, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

Partisipasi UMUS dalam forum BRIDA Jawa Tengah sekaligus mempertegas komitmen universitas dalam membangun kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ekosistem riset yang berdampak serta mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis potensi lokal.

Melalui semangat riset untuk masyarakat, UMUS terus menghadirkan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah, memperkuat posisi Brebes sebagai pusat inovasi bawang merah nasional, sekaligus mendukung terwujudnya transformasi menuju ekonomi hijau yang inklusif dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Penerimaan Mahasiswa Baru 2025