Universitas Muhadi Setiabudi

Dosen UMUS dan Mitra ASEAN Edukasi Warga Ciomas Ubah Limbah Plastik Jadi Paving Block

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

KUNINGAN – Dua dosen dari Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS), Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M. dan Andi Yulianto, S.Si., M.M., berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat berskala internasional bertajuk International Community Service 2026.0

Kegiatan yang berfokus pada tema “Penguatan Pengelolaan Sampah Plastik Menjadi Paving Block” ini diselenggarakan pada Senin (13/7/2026) bertempat di Balai Desa Ciomas, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan.

​Program ini merupakan bentuk kolaborasi lintas negara dan lintas institusi yang melibatkan beberapa perguruan tinggi. Di antaranya adalah ASEAN Higher Education International Consortium (AHEIC), Politeknik SCI, INTI International University & Colleges dari Malaysia, serta Universitas Kuningan. Sinergi ini berjalan selaras dengan gagasan Connecting Universities, Empowering ASEAN yang diusung oleh AHEIC guna mempererat hubungan antarperguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

​Rangkaian program dirancang melalui empat fokus utama kegiatan, yakni memberikan edukasi pengelolaan sampah plastik kepada warga, menyelenggarakan pelatihan pembuatan paving block dari limbah plastik, melaksanakan pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan, serta memperkuat kolaborasi pengabdian masyarakat antara Indonesia dan Malaysia.

​Melalui skema pemberdayaan ini, limbah plastik yang kerap memicu masalah lingkungan di area pedesaan dikumpulkan, dicacah, dan diproses hingga dicetak menjadi material paving block yang bernilai guna. Keterlibatan masyarakat secara langsung dalam pelatihan praktis ini ditujukan agar warga setempat dapat menguasai keterampilan pengolahan limbah secara mandiri dan berkelanjutan.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

​Bagi UMUS, keterlibatan Dr. Roby Setiadi dan Andi Yulianto dalam program ini menjadi bagian penting dari komitmen universitas untuk memperluas jangkauan kontribusi akademis. Partisipasi aktif dalam jejaring ASEAN tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan eksternal institusi sekaligus membuka peluang kolaborasi riset serta pengabdian internasional yang lebih luas di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Penerimaan Mahasiswa Baru 2025