Universitas Muhadi Setiabudi

Universitas Muhadi Setiabudi Berhasil Kirim Dua Tim di Ajang PKM Nasional

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

 BREBES – Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) mencatatkan pencapaian dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan keberhasilan dua tim mahasiswa melewati tahap pengajuan (submit) proposal. Kedua tim tersebut menghadirkan inovasi berbasis riset dan kewirausahaan yang berfokus pada penguatan pangan lokal serta solusi atas permasalahan sosial.  

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UMUS, Muhamad Hasdar, M.Sc., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini. Keberhasilan ini dianggap sebagai langkah awal yang penting bagi mahasiswa untuk berkontribusi secara luas di tingkat nasional.  

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

​Dua tim yang berhasil lolos berasal dari skema yang berbeda, yakni Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) dan Kewirausahaan (PKM-K):

Inovasi Linguistik Makanan Tradisional: Tim PKM-RSH yang diketuai oleh Afroh Makhmoedah Al’adawiyah dari prodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, dengan dosen pendamping Prasetyo Yuli Kurniawan, S.Pd, M.Pd.. Mereka mengangkat judul penelitian mengenai strategi reframing linguistik pada label makanan tradisional. Riset ini bertujuan mengurangi stigma negatif dan merevitalisasi konsumsi pangan lokal di kalangan generasi muda melalui pembingkaian istilah yang lebih modern.  

​Strategi Bisnis Pencegahan Stunting: Tim PKM-K yang dipimpin oleh Titin Astina dari prodi S1 Gizi, didampingi oleh Diah Ratnasari. Tim ini mengembangkan produk nugget dari ikan kuniran dan tepung okara. Produk ini dirancang sebagai alternatif pangan sehat yang terjangkau untuk membantu pencegahan stunting pada anak-anak sekaligus mengoptimalkan potensi bahan baku lokal. 

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

Kepala UPT Kemahasiswaan sekaligus Operator, Agyztia Premana, menyatakan bahwa pencapaian ini menunjukkan komitmen mahasiswa UMUS dalam melahirkan ide-ide kreatif yang berdampak nyata bagi masyarakat. Pihak universitas memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para mahasiswa serta dosen pendamping yang telah bekerja keras hingga tahap ini.  

​Setelah berhasil melewati tahap pengiriman, kedua tim kini sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi proses seleksi berikutnya. Inovasi-inovasi ini diharapkan mampu bersaing di level nasional dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan serta ekonomi kreatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Penerimaan Mahasiswa Baru 2025