
Program Studi Manajemen Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) melakukan terobosan metode pembelajaran pada mata kuliah Manajemen UMKM dan Perusahaan. Alih-alih terpaku di ruang kelas konvensional, para mahasiswa diajak menyelami dunia usaha melalui praktik langsung yang dipusatkan di Perpustakaan UMUS, belum lama ini.
Di bawah bimbingan dosen pengampu, Hendri Sucipto, M.Si., suasana perpustakaan disulap menjadi ruang laboratorium bisnis yang dinamis. Mahasiswa tidak hanya menyerap teori, tetapi langsung disuguhi simulasi pengelolaan permodalan dan strategi pemasaran untuk usaha kecil.
Pemilihan perpustakaan sebagai lokasi belajar bukan tanpa alasan. Hendri Sucipto menjelaskan bahwa mahasiswa perlu memiliki basis data yang kuat saat menyusun konsep bisnis.
“Mahasiswa perlu memahami cara menghitung kebutuhan modal, mengatur arus kas, hingga menentukan strategi pemasaran. Dengan belajar di perpustakaan, mereka bisa langsung mengakses rujukan jurnal dan buku relevan untuk memperkuat analisis mereka,” ujar Hendri.

Dalam sesi tersebut, mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja untuk:
- Menyusun perencanaan modal usaha.
- Menentukan struktur harga produk yang kompetitif.
- Merancang strategi promosi yang efektif dan aplikatif.
Metode pembelajaran yang interaktif ini mendapat apresiasi tinggi dari para peserta. Juita Limbong, salah satu mahasiswa, mengaku lebih mudah menyerap materi karena suasana belajar yang tidak monoton. Hal senada diungkapkan oleh Nur Hikmahwati.
”Kami jadi tahu bahwa mengelola usaha butuh perencanaan matang, terutama soal keuangan. Bimbingan Pak Hendri sangat membantu kami memahami langkah-langkah praktisnya,” tutur Nur.
Pihak pengelola Perpustakaan UMUS turut mendukung penuh inisiatif ini. Kegiatan tersebut dinilai berhasil mengoptimalkan fungsi perpustakaan sebagai ruang kolaborasi akademik yang mendukung kreativitas, bukan sekadar tempat penyimpanan buku.
Melalui pendekatan yang menyenangkan dan aplikatif ini, lulusan Manajemen UMUS diharapkan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki jiwa wirausaha yang profesional serta siap menghadapi tantangan nyata di dunia industri.