
Kuliah Kerja Nyata (KKN) UMUS Brebes di Kecamatan Losari menghadirkan terobosan baru dalam pemberdayaan masyarakat melalui KKN Fest Kecamatan Losari yang mengusung tema “Festival Edukreatif untuk Pemberdayaan Desa.”
Festival ini memadukan nilai edukasi, seni, kesehatan, dan ekonomi lokal sebagai wadah sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun kesadaran serta partisipasi aktif terhadap pembangunan desa.
Rangkaian kegiatan yang digelar sangat beragam dan menyasar lintas usia. Lomba mewarnai untuk anak-anak mendorong kreativitas generasi muda, senam sehat menghadirkan semangat kebersamaan sekaligus mengampanyekan gaya hidup sehat, sedangkan lomba baca puisi kemerdekaan membangkitkan kembali nilai nasionalisme.
Selain itu, masyarakat juga antusias mengikuti cek kesehatan gratis yang disediakan sebagai wujud kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan warga desa. Tak kalah menarik, atraksi sulap turut memeriahkan festival dan memberikan hiburan edukatif bagi anak-anak maupun orang dewasa.

Sementara itu, pameran produk lokal menjadi ruang strategis untuk mempromosikan potensi UMKM dan hasil karya masyarakat yang didukung penuh oleh mahasiswa KKN.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Kalisari beserta perangkatnya, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, yang menunjukkan dukungan nyata terhadap integrasi pendidikan tinggi dengan pembangunan desa. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat.
Camat Losari dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa yang mampu menghadirkan kegiatan kreatif berbasis partisipasi.
“Pembangunan tidak hanya diukur dari aspek infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan masyarakat untuk kreatif, sehat, dan mandiri,” tegasnya.
Para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), M. Badrun Zaman dan Ubaidillah, menambahkan bahwa tema “Festival Edukreatif untuk Pemberdayaan Desa” merupakan refleksi dari visi KKN yang berorientasi pada pemberdayaan.

Menurut mereka, mahasiswa tidak sekadar hadir sebagai agen perubahan, melainkan juga fasilitator yang mendorong warga agar lebih berdaya melalui pendekatan edukatif, kreatif, dan berkelanjutan.
Ketua pelaksana, Duta Fatiha, menegaskan bahwa KKN Fest ini menjadi momentum penting untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Festival ini bukan hanya hiburan, tetapi ruang belajar bersama antara mahasiswa dan warga untuk membangun desa secara kreatif, sehat, mandiri, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, KKN Fest Kecamatan Losari 2025 berhasil menjadi model pemberdayaan desa berbasis edukasi, kesehatan, dan kreativitas, sekaligus menginspirasi praktik pembangunan partisipatif di wilayah lainnya.