
Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes kembali mencatat prestasi penting dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi secara resmi menetapkan UMUS sebagai salah satu penerima Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) Reguler Tahun Anggaran 2025.
Kabar tersebut diumumkan melalui surat bernomor 0675/B.B3/DT.03.00/2025 tertanggal 12 Agustus 2025. Program PP-PTS merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk memperkuat tata kelola, mutu akademik, serta daya saing perguruan tinggi swasta di Indonesia. Proses seleksi dilaksanakan secara ketat melalui tiga tahapan, yakni evaluasi administrasi, evaluasi substantif, serta evaluasi kelayakan.
Rektor UMUS, Dr. Roby Setiadi, S.Kom., MM., menyampaikan apresiasinya atas pencapaian ini.
“Keberhasilan UMUS meraih bantuan PP-PTS Reguler 2025 merupakan bukti nyata bahwa komitmen dan kerja keras seluruh civitas akademika membuahkan hasil. Kami meyakini capaian ini akan memperkuat posisi UMUS sebagai perguruan tinggi swasta yang unggul dan adaptif terhadap tantangan zaman,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III UMUS, Dr. Muhamad Hasdar, S.Pt., M.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa bantuan ini akan diarahkan pada program strategis, mulai dari pengembangan fasilitas akademik, peningkatan kompetensi dosen, hingga penguatan program studi.
“Kami berkomitmen untuk memanfaatkan bantuan ini secara optimal demi mewujudkan visi UMUS menjadi perguruan tinggi unggul dan berdaya saing. Ini adalah momentum bagi UMUS untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Brebes dan Indonesia,” tambahnya.
Capaian UMUS ini sekaligus mempertegas eksistensi perguruan tinggi swasta daerah sebagai institusi yang mampu bersaing di tingkat nasional. Keberhasilan meraih PP-PTS Reguler 2025 tidak hanya menjadi bukti peningkatan kualitas pendidikan di UMUS, tetapi juga menandai kontribusi nyata perguruan tinggi daerah dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi Indonesia.