
TEGAL – Dalam nuansa Syawal yang sarat makna reflektif, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) menyelenggarakan kegiatan Halal Bi Halal pada Jumat (03/04/2026). Kegiatan ini berlangsung di kediaman Dekan FKIP di Desa Tembok Luwung, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, dan dihadiri oleh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta keluarga besar FKIP UMUS.
Momentum Halal Bi Halal tahun ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan juga sebagai ruang kultural-akademik untuk memperkuat relasi sosial, membangun komunikasi yang lebih humanis, serta merevitalisasi nilai-nilai kebersamaan pasca-Idulfitri 1447 H. Suasana kekeluargaan yang hangat terasa sejak awal hingga akhir kegiatan, mencerminkan harmoni yang terbangun di lingkungan akademik FKIP.
Acara diawali dengan pembukaan yang berlangsung khidmat, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Dekan FKIP UMUS, Didik Tri Setiyoko, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan silaturahmi sebagai fondasi penguatan budaya organisasi di lingkungan perguruan tinggi. Ia juga menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh civitas akademika yang telah hadir, serta mengajak untuk menjadikan momentum Syawal sebagai titik balik dalam meningkatkan etos kerja, kolaborasi, dan loyalitas institusional.
“Halal Bi Halal ini bukan sekadar tradisi, tetapi merupakan medium strategis untuk membangun soliditas internal, memperkuat nilai kebersamaan, dan memperteguh komitmen kita dalam menjalankan tri dharma perguruan tinggi,” ungkapnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Rektor I UMUS, Moh. Toharudin, M.Pd. yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyoroti pentingnya kegiatan sosial-keagamaan dalam memperkuat ukhuwah islamiyah sekaligus meningkatkan sinergi kelembagaan. Dalam perspektif manajerial, ia menekankan bahwa kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan semacam ini memiliki implikasi positif terhadap peningkatan kinerja, profesionalitas, serta kualitas layanan pendidikan.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen FKIP UMUS untuk terus beradaptasi dengan dinamika pendidikan yang semakin kompleks, serta berkontribusi aktif dalam pengembangan institusi menuju perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi ramah tamah dan musafahah, di mana seluruh peserta saling bersalaman dan bermaafan dalam suasana penuh kehangatan. Doa bersama turut dipanjatkan sebagai bentuk harapan akan keberkahan, kelancaran, serta kemajuan bagi seluruh civitas akademika FKIP UMUS ke depan.
Kegiatan Halal Bi Halal ini menjadi bukti nyata bahwa harmonisasi hubungan interpersonal di lingkungan kampus memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, kolaboratif, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.