Universitas Muhadi Setiabudi

Gandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional, Prodi Teknik Sipil UMUS Perkuat Riset Inovasi Material Bangunan

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

BOGOR – Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem akademik berbasis riset melalui kunjungan industri strategis ke Badan Riset dan Inovasi Nasional di Bogor.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Teknik Sipil, M. Yunus, S.ST., M.T., serta diikuti oleh puluhan mahasiswa Fakultas Teknik sebagai bagian dari implementasi pembelajaran kontekstual berbasis pengalaman lapangan.

Kunjungan ini menjadi langkah konkret dalam mengintegrasikan pendekatan link and match antara dunia akademik dan lembaga riset nasional, khususnya dalam merespons dinamika perkembangan teknologi konstruksi yang semakin kompleks dan berbasis inovasi.

(Dok. HUMAS UMUS Brebes)

Dalam keterangannya, M. Yunus menegaskan bahwa interaksi langsung dengan para peneliti di Badan Riset dan Inovasi Nasional merupakan bagian penting dari proses transformasi pembelajaran teknik sipil. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya menguasai aspek teoretis, tetapi juga harus mampu memahami konteks aplikatif dari ilmu yang dipelajari.

“Mahasiswa perlu menyaksikan secara langsung bagaimana konsep mekanika teknik, rekayasa struktur, dan ilmu material diterjemahkan ke dalam riset berbasis teknologi tinggi. Hal ini penting untuk membentuk engineering mindset yang inovatif, adaptif, dan solutif,” ujarnya.

Selama kunjungan, delegasi UMUS melakukan observasi terhadap fasilitas laboratorium pengujian material dan struktur, serta berdiskusi dengan para peneliti terkait pengembangan material konstruksi berkelanjutan. Fokus utama diarahkan pada eksplorasi material lokal yang memiliki potensi sebagai bahan bangunan ramah lingkungan dengan performa tinggi.

Kegiatan ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga membuka peluang kolaborasi strategis antara UMUS dan Badan Riset dan Inovasi Nasional. Beberapa agenda kolaboratif yang menjadi perhatian meliputi pengembangan riset bersama, pendampingan tugas akhir mahasiswa, serta peluang magang berbasis riset di lingkungan BRIN.

Adapun isu-isu strategis yang menjadi fokus dalam diskusi antara lain:

  • Inovasi Material Berbasis Limbah Industri sebagai alternatif campuran beton berkelanjutan
  • Rekayasa Struktur Tahan Gempa untuk mendukung pembangunan di wilayah rawan bencana
  • Standardisasi dan Sertifikasi Material guna menjamin mutu dan keamanan konstruksi nasional
  • Akselerasi Transformasi Akademik Fakultas Teknik

Dekan Fakultas Teknik UMUS memberikan apresiasi atas inisiatif Prodi Teknik Sipil dalam menjalin sinergi dengan lembaga riset nasional. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari strategi akseleratif dalam meningkatkan kualitas lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing dalam ekosistem industri dan riset.

“Kunjungan ini mencerminkan orientasi baru pendidikan tinggi yang tidak lagi bersifat teaching university semata, tetapi bergerak menuju research-based university yang adaptif terhadap tantangan global,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman empiris yang mampu memperkaya perspektif akademik mereka, sekaligus menjadi stimulus dalam mengembangkan ide-ide inovatif di bidang konstruksi. Jejaring yang terbangun juga menjadi modal sosial penting dalam mempersiapkan lulusan menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

Dengan demikian, kolaborasi antara UMUS dan Badan Riset dan Inovasi Nasional tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong lahirnya inovasi material bangunan yang berkelanjutan, efisien, dan relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional di masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Penerimaan Mahasiswa Baru 2025