
BREBES – Dalam upaya menyelaraskan kurikulum akademik dengan dinamika industri teknologi informasi yang kian kompleks, Program Studi Teknik Informatika (TI) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) melakukan kunjungan strategis ke Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Kunjungan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah nyata dalam mencetak talenta digital yang siap menghadapi ancaman keamanan siber di masa depan.
Ketua Program Studi Teknik Informatika UMUS, Bambang Irawan, menyatakan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan lembaga otoritas keamanan siber nasional menjadi krusial di era transformasi digital.
“Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa kami tidak hanya menguasai teori di kelas, tetapi juga memahami bagaimana kedaulatan data nasional dijaga dan bagaimana standar keamanan siber diterapkan secara nyata di lapangan,” ujarnya.
Selama kunjungan tersebut, delegasi UMUS berkesempatan mendalami berbagai aspek krusial, mulai dari perlindungan infrastruktur informasi vital hingga pentingnya literasi keamanan siber bagi masyarakat luas. Hasil dari kunjungan ini akan diimplementasikan ke dalam pemutakhiran kurikulum prodi, sehingga lulusan TI UMUS memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.
Dekan Fakultas Teknik UMUS, Dr. Abdul Hamid, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Kunjungan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga negara. Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada kunjungan saja, tetapi dapat berlanjut pada program konkret seperti magang, riset bersama, hingga sertifikasi kompetensi mahasiswa di bidang keamanan siber,” ungkapnya.
Keamanan siber kini bukan lagi sekadar isu teknis, melainkan pilar penting dalam ketahanan nasional. Melalui sinergi dengan BSSN, Universitas Muhadi Setiabudi berkomitmen untuk:
- Penguatan Kompetensi Lulusan: Mengintegrasikan standar operasional keamanan siber ke dalam praktikum mahasiswa.
- Riset Kolaboratif: Membuka peluang penelitian bagi dosen dan mahasiswa terkait pengembangan algoritma kriptografi dan deteksi ancaman digital.
- Pengabdian Masyarakat: Mengedukasi warga Kabupaten Brebes dan sekitarnya mengenai pentingnya menjaga privasi data di ruang digital.
Kunjungan ini juga diikuti oleh jajaran pimpinan program studi di lingkungan Fakultas Teknik, di antaranya Ketua Program Studi Teknik Informatika serta Ketua Program Studi Teknik Sipil yang turut berpartisipasi aktif dalam diskusi dan penjajakan kerja sama lintas bidang.
Langkah proaktif ini diharapkan dapat menjadikan Universitas Muhadi Setiabudi sebagai pusat keunggulan (center of excellence) dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang informatika, khususnya di wilayah Jawa Tengah bagian barat.
Dengan adanya kunjungan industri ini, diharapkan lahir inovasi-inovasi baru dari kampus yang mampu berkontribusi dalam menjaga ruang siber Indonesia agar tetap aman dan produktif. “Tugas kita adalah memastikan bahwa teknologi yang kita kembangkan mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemanusiaan, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan,” tutup Bambang Irawan selaku Kaprodi TI UMUS.