
BREBES – Fakultas Teknik Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes menerima kunjungan resmi dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tegal. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah guna mendorong peningkatan kualifikasi akademik Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kunjungan yang dipimpin oleh perwakilan BKPSDM Kabupaten Tegal, Agus Triono, disambut langsung oleh jajaran pimpinan UMUS, di antaranya Dr. Muhamad Hasdar, Dr. Abdul Khamid, dan Wahidin, M.T.
Fokus utama pertemuan ini adalah melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap ASN Pemerintah Kabupaten Tegal yang saat ini sedang menempuh studi lanjut di Program Studi Teknik Sipil UMUS. Langkah ini diambil guna memastikan para abdi negara tersebut dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu dengan standar akademik yang terjaga.
Pihak BKPSDM menegaskan bahwa peningkatan kompetensi melalui jalur pendidikan tinggi harus selaras dengan kebutuhan organisasi di lingkungan Pemda.
Dalam diskusi tersebut, terungkap bahwa UMUS kini menjadi destinasi studi favorit bagi ASN di wilayah Tegal dan sekitarnya. Hal ini didorong oleh kualitas institusi yang telah mengantongi akreditasi “Unggul” dan “Baik Sekali” pada sejumlah program studinya.
”Akreditasi ini menjadi jaminan kualitas bagi kami. Dengan terpenuhinya syarat administratif dan mutu pendidikan, peluang ASN Pemda Tegal untuk melanjutkan pendidikan ke UMUS kini terbuka semakin lebar,” ungkap perwakilan BKPSDM.
Selain urusan akademik formal, kedua belah pihak menjajaki kolaborasi strategis melalui program Webinar “Kamis Belajar (MisBela)”. Program ini dirancang sebagai wadah pengembangan kompetensi berkelanjutan bagi ASN dengan menghadirkan dosen-dosen pakar dari UMUS sebagai narasumber.
Bagi UMUS, keterlibatan dalam MisBela merupakan bentuk nyata implementasi Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Sementara bagi Pemda Kabupaten Tegal, ini adalah langkah efisien dalam memperbarui pengetahuan pegawainya di berbagai bidang teknis dan manajerial.
Pertemuan ini diharapkan menjadi pondasi kokoh bagi terciptanya ekosistem pendidikan yang berkelanjutan, demi mencetak SDM aparatur yang lebih kompeten dan profesional di masa depan.