
Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) kembali membuktikan konsistensinya dalam memperluas jejaring internasional. Untuk kesekian kalinya, kampus kebanggaan masyarakat Brebes ini menerbangkan mahasiswa terbaiknya ke luar negeri, kali ini melalui program internship profesional di Taiwan.
Keberlanjutan program ini menjadi bukti nyata bahwa UMUS telah memiliki sistem pembinaan yang matang dan kepercayaan yang tinggi dari mitra industri global.
Pada pengiriman kali ini, dua mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Muhamad Rizal Fadilah dan Ramadhan Saputra, resmi memulai debut profesional mereka di LI SHEIA ENTERPRISE CO., LTD, Taiwan, sejak Senin (26/1).
Rektor UMUS, Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M., menyatakan bahwa pengiriman mahasiswa ke luar negeri telah menjadi bagian dari tradisi akademik yang terus diperkuat.
“Ini bukan pertama kalinya, dan dipastikan bukan yang terakhir. Keberhasilan mahasiswa kita menembus industri Taiwan secara konsisten adalah indikator bahwa kualitas lulusan UMUS semakin diakui oleh pasar kerja internasional,” tegas Dr. Roby.
Kepercayaan industri di Taiwan terhadap mahasiswa UMUS tidak terlepas dari etos kerja dan kompetensi yang ditunjukkan oleh angkatan-angkatan sebelumnya. Hal ini pula yang membuat pihak industri berani memberikan fasilitas kelas wahid bagi mahasiswa UMUS, mulai dari akomodasi, uang saku, hingga tiket penerbangan gratis.
Agyztia Premana, M.Kom., selaku Kepala Bidang Kemahasiswaan dan Beasiswa, menambahkan bahwa pihaknya terus mengawal setiap tahapan seleksi agar standar kualitas tetap terjaga. “Kami menjaga amanah dan kepercayaan mitra internasional dengan mengirimkan mahasiswa yang benar-benar siap secara mental dan skill,” ujarnya.
Wakil Rektor III UMUS, Mohammad Hasdar, MSc., Ph.D., berharap keberangkatan Rizal dan Ramadhan yang menyusul jejak senior-senior mereka ini dapat menjadi pelecut semangat bagi mahasiswa lain.
Dengan rutinitas pengiriman mahasiswa magang internasional ini, UMUS kian mantap bertransformasi menjadi Global University yang tidak hanya jago di tingkat lokal, tapi juga kompetitif di level mancanegara.