
Fakultas Pangan dan Ilmu Kesehatan (FPIKES) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Koperasi Usaha Mulya Kalimantan Tengah melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan implementasi tridharma perguruan tinggi yang berorientasi pada kolaborasi akademik, inovasi terapan, dan pemberdayaan masyarakat.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor III Universitas Muhadi Setiabudi, Mohammad Hasdar, M.Sc., Ph.D., Dekan Fakultas Pangan dan Ilmu Kesehatan Dr. Yan El Rizal Unizilatirrizqi, M.Sc., serta Prof. Pranoto selaku Staf Ahli Rektor. Turut hadir Ketua Program Studi Ilmu Kesehatan Anggray Duvita Wahyani, M.Gizi, Ketua Program Studi Ilmu Teknologi Pangan Abdul Bashar, M.P., serta para dosen di lingkungan Fakultas Pangan dan Ilmu Kesehatan.

Dari pihak mitra, Koperasi Usaha Mulya Kalimantan Tengah dihadiri oleh delapan orang perwakilan yang dipimpin oleh Nurhasim selaku Ketua Koperasi, dengan Suwarno sebagai Pengawas Koperasi. Kehadiran jajaran pengurus koperasi ini menegaskan komitmen bersama dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan dan berbasis kebutuhan lapangan.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor III UMUS menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung kebijakan link and match antara perguruan tinggi dan dunia usaha, khususnya dalam penguatan riset terapan, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan relevansi kompetensi lulusan.

Pada sesi akhir kegiatan, dilaksanakan diskusi akademik yang membahas peluang implementasi kerja sama, termasuk pengembangan teknologi tepat guna di bidang pangan, kesehatan, dan pengelolaan lingkungan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke laboratorium Fakultas Pangan dan Ilmu Kesehatan, di antaranya peninjauan alat dan sistem pengolahan sampah sebagai bagian dari upaya inovasi pengelolaan limbah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, kerja sama antara Universitas Muhadi Setiabudi dan Koperasi Usaha Mulya Kalimantan Tengah diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menghasilkan program-program konkret yang berdampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemberdayaan ekonomi dan lingkungan masyarakat.