
Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) menunjukkan komitmennya dalam menyongsong era pendidikan global. Sebanyak 30 dosen UMUS dari berbagai program studi berpartisipasi dalam Workshop Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang diselenggarakan pada 14 Agustus 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para dosen dengan metode pengajaran bahasa Indonesia yang efektif dan inovatif bagi mahasiswa asing. Dengan penguasaan materi BIPA, para dosen diharapkan dapat menciptakan lingkungan akademik yang lebih inklusif dan ramah bagi mahasiswa internasional.
Rektor UMUS Dr. Roby Setiadi, S.Kom, M.M., dalam sambutannya menyatakan bahwa pelatihan ini adalah bagian dari strategi universitas untuk meningkatkan daya saing global.
“Saat ini, UMUS sudah memiliki program kerja sama dengan beberapa universitas di luar negeri diantaranya Jepang, Belanda, Malaysia, dan India. Workshop BIPA ini menjadi langkah strategis untuk memastikan dosen kami siap dan kompeten dalam menyambut kedatangan mahasiswa asing, baik dalam program pertukaran pelajar maupun program sarjana,” ujarnya.

Wakil Rektor 1 UMUS Dr. Moh Toharudin, M.Pd menyampaikan tujuan workshop BIPA ini adalah untuk membekali para dosen dengan metode pengajaran bahasa Indonesia yang efektif dan inovatif bagi mahasiswa asing. Dengan penguasaan materi BIPA, para dosen diharapkan dapat menciptakan lingkungan akademik yang lebih inklusif dan ramah bagi mahasiswa internasional. Selain itu, workshop ini juga bertujuan untuk mempersiapkan para dosen dalam menghadapi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang memungkinkan mahasiswa asing mengambil mata kuliah di UMUS, serta mempromosikan bahasa dan budaya Indonesia kepada dunia.
Dr. Wati Istanti, M.Pd sebagai narasumber menyampaikan bahwa workshop meliputi: Metode pengajaran BIPA berbasis komunikasi. Penyusunan materi ajar dan kurikulum BIPA yang menarik. Pengenalan budaya Indonesia sebagai bagian integral dari pembelajaran bahasa. Simulasi praktik mengajar langsung.
Para peserta menyambut antusias kegiatan ini. Salah satu peserta workshop mengungkapkan, “Workshop ini sangat bermanfaat. Kami tidak hanya belajar teknik mengajar, tetapi juga memahami tantangan yang dihadapi penutur asing saat belajar bahasa Indonesia. Ini akan sangat membantu kami dalam berinteraksi dengan mereka di kelas nanti.”
Dengan diselenggarakannya workshop ini, UMUS berharap dapat memperkuat reputasinya sebagai institusi pendidikan yang berorientasi global dan siap berkontribusi dalam mempromosikan bahasa dan budaya Indonesia di kancah internasional.