UMUS – Kegiatan yang berlangsung di Grand Dian Hotel dibuka oleh Rektor UMUS dalam Rapat Persiapan Pembukaan Fakultas Kedokteran dihadiri juga Civitas Akademika UMUS Dalam kesempatan tersebut, Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M. mengatakan, UMUS ingin terus mengembangkan keilmuannya tidak hanya dibidang ilmu sosial saja. Akan tetapi juga dalam keilmuan sains. Sejak 2019 UMUS terus berupaya untuk mengajukan izin pendirian Fakultas Kedokteran dimulai dengan Pembangunan Gedung Fakultas dan penyiapan SDM sebagai tenaga pendidikan dan kependidikan, pasalnya berdasarkan rasio kebutuan tenaga kesehatan khusunya dokter umum di Indonesia belum seimbang dengan jumlah penduduk di Indonesia.
UMUS berupaya untuk menyelenggarakan pendidikan dokter yang berkualitas dengan keunggulan dalam pengelolaan kesehatan dan mengintegrasikan nilai kearfian lokal dalam proses pendidikan dalam tahap akademik dan profesi. Selain itu didirikannya Fakultas Kedokteran ini juga dalam rangka untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran dengan tujuan untuk memecahkan persoalan kesehatan baik di tingkat lokal, nasional maupun dunia.
Kegiatan Rapat ini dipimpin oleh dr, Ani, sebagai Ketua Panitia Fakultas Kedokteran. Tujuan dari dilakukannya kegiatan ini adalah untuk mendengarkan dan menampung masukan dari tim pendiri dan pendamping dari UNS Prof. Dr. dr. Anies, M.Kes. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi percepatan bagi berdirinya Fakultas Kedokteran yang gedung fakultasnya sudah 90% tahap pembangunannya.
Mahasiswa UMUS berfoto bersama petugas dari PT. Pos Indonesia Kabupaten Brebes
UMUS- Masyarakat Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mulai menerima bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) dari pemerintah pusat yang disalurkan melalui Kantor Pos setempat. Penyaluran bantuan kali ini melibatkan Mahasiswa Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) yang dilakukan di Kantor Pos di masing-masing kecamatan di Kabupaten Brebes namun tidak hanya di kantor saja, bersama mahasiswa PT Pos Indonesia Kabupaten Brebes menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM hingga ke rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan ini diantar langsung karena penerima tidak bisa mendatangi kantor pos karena berbagai alasan, seperti sakit dan penerima merupakan penyandang disabilitas. Namun, bagi yang bisa mengambil di kantor pos, penerima bisa langsung mendatangi kantor pos jika sudah terdaftar sebagai peserta penerima BLT BBM Rp 150.000/bulan untuk 4 bulan hingga Desember 2022. “Tapi bagi yang sakit, disabilitas, kalau minta akan diserahkan di rumah, maka akan diserahkan setelah ini. Kita scanning, kalau mereka belum ambil juga, itu kita kirim ke tempat,” kata Nanang salah satu pegawai PT.Pos Indonesia Kab. Brebes
Mahasiswa Memberikan Layanan Antar BLT ke Rumah Warga
BLT BBM ini diberikan kepada masyarakat selama 4 bulan, dengan besaran bantuan Rp 150.000 per bulan. Sedangkan penyalurannya akan diberikan sebanyak 2 kali, masing-masing Rp 300.000 sehingga totalnya menjadi Rp 600.000. Total penerima BLT pengalihan subsidi BBM ini mencapai 20,6 juta penerima manfaat.
Salah satu mahasiswa yang ikut dalam penyaluran BLT Amaludin Mahasiswa Teknik Informatika UMUS mengatakan bahwa partisipasi mahasiswa ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat. “ Kami mahasiswa tidak hanya cukup melihat saja dan berkomentar, namun sebagai mahasiswa kita perlu memanifestasikan diri pada pengabdian masyarakat dan tentunya akan terus mendorong kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat” ujarnya. “Pengabdian memang salah satu Tri Dharma perguruan tinggi dan sudah merupakan kewajiban bagi kaum akademik untuk melaksanakannya, namun jikalau kita melakukan pengabdian masyarakat hanya sebatas karena tuntutan Tri Dharma maka itu artinya sempit. Karena hakikatnya adalah kita sebagai manusia melakukan pengabdian masyarakat karena sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lainnya”. Pungkasnya.
Untuk dapat mencairkan dana BLT, syarat yang harus dibawa warga calon penerima BLT ini cukup mudah, yaitu surat undangan penerima, fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP). persyaratan itu harus diserahkan pada petugas PT. POS yang bertugas untuk ditandatangani, sebagai bentuk warga tersebut sudah menerima bantuan.
Penyaluran BLT yang dilakukan oleh PT. PO dan, Mahasiswa UMUS dengan berpedoman pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat dan tetap mengikuti penerapan protokol kesehatan 5 M (Manjaga Jarak, Memakai masker, Mencuci Tangan pakai sabun, Menghindari Kerumunan, dan Membatasi mobilitas). (AB)
Mahasiswa Baru menampilkan kreasi di inagurasi PKKMB
UMUS – Rektor Universitas Muhadi Setiabudi menyorot fenomena lunturnya karakter bangsa dan kearfian lokal di kalangan pemuda termasuk para mahasiswa yang kini dinilainya semakin mengkhawatirkan. Hal ini diungkapkan Dr. Roby Setiadi, S.Kom.,M.M saat memberikan pengarahan dalam Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) pada Jumat, 2 September 2022. “Hal ini tercermin dari meningkatnya kasus kekerasan pada para remaja, penyalahgunaan narkoba, seks bebas, menurunnya rasa hormat pada orang tua hingga rendahnya etos kerja dan kebanggan akan jati diri daerah. Padahal sebagai bagian dari generasi muda, mahasiswa mendapatkan perhatian yang lebih besar dari pemerintah dibanding kelompok generasi muda lainnya, sewajarnya mahasiswa memiliki tanggungjawab yang lebih besar terhadap bangsa dan negara ini dengan menyeimbangkan kemajuan teknologi dengan kearifan lokal,” tegas Rektor.
PKKMB UMUS pada tahun akademik ini mengangkat tema “Entrepreneur yang gesit, kuat dan berkebudayaan di Era Revolusi Sosial 5.0 ” berlangsung di gedung Auditorium UMUS dilakukan Sidang Terbuka Senat dalam Rangka Penerimaan Mahasiswa Baru yang di hadiri oleh Dewan Senat, Kepala Program Studi serta 386 mahasiswa baik secara online maupun offline. Lebih lanjut, Dr. Roby Setiadi, S.Kom.,M.M menjelaskan beberapa tanggungjawab yang dipikul mahasiswa antara lain mempertahankan dan memelihara kesatuan bangsa, mengembangkan kepribadian yang sehat dan tangguh, berpikir analitis dan sintetis, berilmu tinggi dan berketrampilan namun juga harus memulai diri menjadi entrepreneur muda. Tanggung jawab lain yang diemban mahasiswa juga di antaranya bermoral Pancasila dan berbudaya.
Rektor UMUS mengingatkan, mahasiwa pada hakekatnya bukan Man of Public Meeting, tetapi Man of Analysis sehingga mahasiswa bukan semata-mata pemburu ijazah, tetapi sebagai penghasil ide atau gagasan yang disajikan dalam bentuk pemikiran yang teratur, yang banyak sedikitnya sesuai dengan hakekat ilmu pengetahuan. Menurut Rektor, PKKMB ini menjadi spirit dan energi baru Universitas Muhadi Setiabudi untuk terus berupaya agar menjadi lebih baik, maju, dan berkembang bersama membesarkan Universitas Muhadi Setiabudi untuk dikenal hingga ke level Nasional bahkan kini melalui program MBKM kita telah berhasil sampai ke tingkat internasional, dan pada saatnya nanti sebagaimana apa yang menjadi Visi Universitas Muhadi Setiabudi yaitu dikenal dan diakui di tingkat Internasional sebagai Universitas Riset yang dibangun atas dasar Mental, Moral dan Intelektual berwawasan entreperneur yang mengunggulkan kearifan lokal. Unggul Membangun Kearfian lokal itulah yang menjadi Motto Universitas Muhadi Setiabudi, tentu inovasi Kearfian lokal yang dibangun atas dasar Mental, Moral, dan intelektual yang Mulia. Dalam bingkai NKRI, maka Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 menjadi landasan kita semua dalam hidup berbangsa dan bernegara, serta menghargai dan menghormai atas keberagaman agama, keyakinan, suku, ras, budaya, bahasa yang hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang kita cintai bersama. Oleh karena itu, di dalam kegiatan PKKMB ini tidak boleh ada lagi perpoloncoan, kekerasan, pemaksaan kehendak termasuk tidak boleh ada kekerasan verbal yang dapat menyebabkan seseorang/mahasiswa baru menjadi shock atau trauma. Perpoloncoan adalah bertentangan dengan HAM, sehingga tidak boleh ada lagi hal-hal atau tindakan semacam itu, dan sudah tidak jamannya lagi di era Millenium, era Digitalisasi. Tegasnya,
Era Revolusi Industri 4.0. Skill, kemampuan akademik dan prestasi belajar, dengan disertai pengalaman non akademik seperti dalam berorganisasi intra kampus melalui BEM, DPM, UKM dan keterlibatan di berbagai kegiatan ilmiah lainnya (seminar, konferensi dan sejenis-nya) sangat menunjang bagi keberhasilan karir dan masa depan adik-adik mahasiswa setelah lulus nanti. (AB)
UMUS – Sebanyak 200 mahasiswa UMUS Brebes yang tersebar di 15 desa di kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes telah selesai melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Penarikan mahasiswa KKN tahun 2022 dilaksanakan di kantor kecamatan banjarharjo pada Kami, 8 September 2022. Penyerahan kembali mahasiswa KKN dilakukan oleh Kepala Desa/Lurah setempat kepada Bapak/Ibu Dosen Pendamping KKN mewakili pihak UMUS Brebes didampingi oleh Camat Banjarhajo dan Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan. Penarikan dilakukan dengan perwakilan kelompok KKN desa dikarenakan masih dalam situasi pandemi. Penarikan KKN dilakukan setelah mahasiswa mengabdi selama 40 hari dengan menjalankan program-program KKN berbasis konsep Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang terdiri atas Program Membangun Desa, Program Asistensi Mengajar dan Proyek Kemanusian. Prasetyo Yuli Kurniawan, M.Pd selaku Kepala LPPM menuturkan bahwa “KKN tahun 2022. merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa khususnya yang S-1, diharapkan mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar melalui keterlibatan secara langsung di masyarakat, memberikan kesempatan untuk mengembangkan pemikiran berdasarkan IPTEKS dan multidisiplin”. Selain itu Wakil Rektor I Bapak Dr. M. Toharudin, M.Pd. menyampaikan dalam sambutanya “KKN dapat pula untuk meningkatkan empati dan kepedulian mahasiswa kepada masalah yang dihadapi oleh masyarakat, KKN oleh UMUS Brebes akan selalu meningkatkan kedewasaan dan kepribadian, meningkatkan daya saing nasional, dan jiwa peneliti, serta memelihara dan meningkatkan hubungan dan kerjasama antara UMUS Brebes dan Pemerintah Daerah, instansi terkait dan masyarakat”. Tambahnya.
Camat dan Pimpinan UMUS berfoto bersama Mahasiswa KKN
Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UMUS Brebes menambahkan bahwa untuk meningkatkan eksistensi UMUS Brebes dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, maka luaran kegiatan KKN ini tidak sebatas pada laporan akhir kegiatan KKN, tetapi juga mahasiswa peserta KKN wajib mempublikasikan karya ilmiah berupa artikel pengabdian kepada masyarakat pada sebuah jurnal. UMUS Brebes menghaturkan terima kasih kepada seluruh pihak khususnya Pemerintah Kabupaten Brebes, Camat Banjarharjo, Baperlitbangda Brebes, Kepala Desa/Kelurahan dan masyarakat kecamatan banjarhajro yang telah mendukung penuh sehingga kegiatan KKN tahun 2022 telah berjalan dengan lancar. Dengan berakhirnya kegiatan KKN ini, diharapkan para mahasiswa bisa menempatkan diri dengan baik di tengah-tengah masyarakat di masa yang akan datang. (AB).
UMUS – Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pengajaran (LP3) bersama Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhadi Setiabudi menyelenggarakan Seminar metode project based learning (PBL). Seminar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan gambaran kepada dosen selaku tenaga pengajar untuk mampu mendesain pembelajaran mata kuliah yang menggunakan metode PBL. Kegiatan workshop metode PBL dilaksanakan pada hari Rabu, 31 Agustus 2022 secara luring. Kegiatan ini dihadiri oleh dosen-dosen Program studi di lingkungan Universitas Muhadi Setiabudi. Sejumlah 43 dosen hadir dalam acara ini.
Rektor UMUS memberikan sambutan dan membuka acara
Acara dimulai dengan sambutan dari Rektor Universitas Muhadi Setiabudi. Dalam sambutannya Rektor menjelasakan tentang latar belakang dan tujuan dari pelaksanakaan seminar metode PBL ini yang merupakan upaya Kampus dalam membekali dosen tentang metode PBL. Kemudian, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Dr. Das Salirawati, M.Si. Dosen Universitas Negeri Yogyakarta. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, jurusan Kimia, Dia jauh dari kesan serius dan galak. Ia ceria dan selalu mengeluarkan kalimat-kalimat lucu dalam pengajarannya. dosen yang akrab disapa Bu Das ini beberapa kali tampil di tv swasta tersebut. Ia banyak menuai pujian, komedinya segar dan profesinya sebagai dosen mengundang perhatian orang. Ia mengaku banyak mendapat ide komedi dari mahasiswa-mahasiswanya.
Pemateri mengisi terkait bagaimana proses PBL dimulai dan diimplementasikan di UMUS. Pemateri juga memberikan RPS dan Silabus yang baik digunakan sebagai referensi peserta. Tanya jawab langsung dilaksanakan selama kegiatan berlangsung. Melalui pemaparan yang seperti ini diharapkan Bapak Ibu dosen memiliki gambaran dari implementasi PBL dan mampu merencanakannya. Acara ini ditutup dengan ucapan terima kasih dan penyerahkan sertifikat kepada pemateri. (AB)
Foto bersama Rektorat dan Dosen Program Studi Peserta Seminar
UMUS- Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhadi Setiabudi melaksanakan kunjungan monitoring dan Evaluasi pelaksanaan Program kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa UMUS Brebes. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh Tim LP2M yang bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi Program kegiatan yang dilakukan oleh Mahasiswa di daerah KKN. Monev kali ini bertempat di Desa Malahayu Kecamatan Banjarharjo. Tim Monev terdiri dari , Rektor, Wakil Rektor 1 dan Wakil Rektor 2 serta Ketua LP2M Prasetyo Yuli Kurniawan, M.Pd., Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan Tim Panitia KKN.
Mahasiswa Peserta KKN Melaporkan Program Kerja di Hadapan Tim Monev
Salah satu tugas utama perguruan tinggi sebagaimana terdapat dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian ini menjadi sangat penting dalam rangka memperteguh relevansi keilmuan yang dikaji dengan realitas sosial. Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi dan diikuti oleh mahasiswa tingkat akhir yang telah memenuhi persyaratan akademik. Melalui KKN diharapkan misi pengabdian masyarakat dapat berjalan secara maksimal.
Kepala LP2M Bapak Prasetyo Yuli K., M.Pd. mengungkapkan dalam monev hari ini menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada peserta KKN yang telah melaksanakan program KKN di tengah masa persiapan endemi Covid-19 secara baik. “Diharapkan kegiatan KKN ini dapat memberikan manfaat pengabdian kepada masyarakat serta dapat memberikan pengalaman dan kesan tersendiri bagi mahasiswa. Tentunya dalam pengembangan dan pengimplementasian ilmu pengetahuan,” ujarnya.
Rektor UMUS Bapak Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M. menyampaikan pada kesempatan monev tersebut bahwa beberapa evaluasi yang ditekankan kepada para mahasiswa di antaranya adalah tentang progres dari kinerja dan catatan harian dari masing-masing kelompok. “Kita ingin agar pelaksanaan KKN di lapangan berjalan dengan efektif dan sesuai dengan program yang telah dicanangkan sejak awal, dan juga kami mengingatkan agar para mahasiswa tetap menjaga sikap dan nama baik almamater selama kegiatan KKN berlangsung,” tuturnya.
Ia juga mengharapkan agar mahasiswa tetap memperhatikan kesehatan diri selama mengikuti KKN, agar dapat berjalan dengan baik hingga akhir kegiatan. Dan bila menemukan permasalahan di lapangan, nanti dipecahkan bersama-sama oleh mahasiswa KKN, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), dan pihak panitia KKN.
Rektor UMUS menambahkan dengan adanya monev ini, ia berharap para mahasiswa akan menjadi lebih bersemangat dan sungguh-sungguh dalam merealisasikan program-program yang dicanangkan, dan inilah yang membedakan antara KKN IAIN UMUS dengan KKN-KKN di tempat lain dan berharap mahasiswa tetap menjaga nama baik almamater.
UMUS-Kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Universitas Muhadi Setiabudi dengan Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon yang dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 2022, di Universitas Muhadi Setiabudi Brebes
Penandatanganan tersebut di hadiri langsung oleh Rektor Universitas Muhadi Setiabudi Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M. Wakil Rektor 1, 2 dan 3 serta Rektor Universitas Nahdlatul Ulama berserta Wakil Rektor 2 dan Kepala LPPM.
Dalam kesempatan yang sama oleh Rekor Universitas Nahdlatul Ulama Bapak Dr. Agus Sugiarto, S.H., M.H., M.M menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rektor UMUS atas kepercayaannya untuk melaksanakan Nota Kesepahaman MoU mudah-mudahan kerja sama ini dapat terjalin dengan baik, Adapun ruang lingkup dari perjanjian kerjasama tersebut mengenai Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dalam waktu yang sama Rektor UMUS menyampaikan ucapan yang sama “ucapan terima kasih karena Rektor UNU Cirebon dapat berkenan untuk melaksanakan nota kesepahaman dan kerja sama dengan Universitas Muhadi Setiabudi”. Disamping itu juga selain kerjasama antar mahasiswa dengan program merdeka belajar juga terhadap Bapak/Ibu dosen nantinya dapat melaksanakan penelitian- penelitian dll sesuai dengan nota kesepahaman dan kerja sama yang telah di sepakati dari kedua Universitas.
UMUS-Program pertukaran mahasiswa dalam negeri pada era Merdeka Belajar dinilai tak hanya akan meningkatkan kompetensi mahasiswa, namun juga mampu menanamkan jiwa nasionalisme. Mahasiswa peserta akan memperoleh pengalaman berharga dalam program pertukaran mahasiwa Merdeka Belajar. Mereka akan menemui adat istiadat, kultur dan akademik yang berbeda-beda.
Wakil Rektor Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS), Dr. Moh. Toharudin, M.Pd. sesaat setelah melepas mahasiswa mengemukakan, melalui program yang diinisiasi Kemendikbudristek ini, mahasiswa juga akan tumbuh sebagai individu intelektual, dan menambah pengalaman baru yang tidak diperoleh dari perguruan tinggi asal.
Menariknya dari program ini mahasiswa akan dikenalkan beragam budaya dan kesenian di daerah atau perguruan tinggi yang mereka tuju, termasuk berkenaan destinasi wisata. Tahun ini mahasiswa UMUS yang mengikuti program pertukaran mahasiswa berjumlah 5 mahasiswa. Mereka berasal dari dua program studi yang berbeda. Mahasiswa peserta nantinya akan mengikuti perkuliahan selama satu semester penuh.
Diantara perguruan tinggi tujuan mereka yakni Universitas Hasanudin, Universitas Muhamadiyah Aceh, dan Universitas Negeri Medan.
Menurut wakil rektor satu, hal terpenting lagi yang diinginkan dari program ini, mahasiswa peserta akan lebih berintegritas sebagai warga negara Indonesia. Mereka juga diharapkan makin memahami nilai-nilai kebhinekaan yang bisa ditularkan kepada mahasiswa lainnya.
UMUS– Universitas Muhadi Setiabudi kembali menerjunkan mahasiswa-mahasiswa terbaiknya dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Dalam melepas peserta KKN pada Senin (01/8/2022), Rektor UMUS Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M. berpesan agar mahasiswa berkontribusi aktif dalam memberikan manfaat sebanyak-banyaknya bagi masyarakat.
“Selain bermanfaat sebagai tempat dan proses belajar mahasiswa, masyarakat juga diharapkan dapat merasakan kebaikan dari program ini. Untuk itu peserta KKN harus memberikan impact yang baik bagi masyarakat,” ucapnya.
KKN-UMUS ke-7 diadakan secara luring dan diikuti oleh sebanyak 201 mahasiswa. Mereka diterjunkan ke 10 Desa di Kabupaten Brebes. Mereka akan menjalankan KKN mulai hari ini hingga 8 September 2022 mendatang.
Program KKN ini bagi masyarakat dan mahasiswa, akan berfokus pada pengutan potensi kearifan lokal dengan konsep merdeka belajar kampus merdeka. “Dengan waktu yang relatif pendek diharapkan program KKN oleh mahasiswa ini dapat tetap konsisten dan terorganisir, untuk memperoleh manfaat dari kegiatan tersebut,” sebutnya pada gelaran yang dilaksanakan di Gedung Auditorium UMUS.
Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M meminta izin secara langsung kepada Kepala Kesbangpol dan Baperlitbangda yang turut hadir dalam pelepasan tersebut, untuk melepas mahasiswa ke daerah di Kabupaten Brebes. “Nantinya mahasiswa akan mengerjakan proyek-proyek pengabdian masyarakat di Brebes dengan masuk ke tingkat RW, RT, serta komunitas,” jelas Rektor.
Selain membawa manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat, mahasiswa juga diimbau membawa angin segar bagi persoalan yang ada di masyarakat. “Mahasiswa diutus untuk KKN agar menjadi pemecah persoalan bagi desa, bukan menjadi persoalan bagi desa,” ungkapnya.
KKN Ke-7 merupakan kegiatan KKN pertama yang diadakan secara luring. Dua tahun ke belakang, KKN diadakan secara hybrid akibat naiknya kasus positif Covid-19. Menyambut antusias tersebut, Rektor tak lupa mengingatkan mahasiswa untuk tetap menjaga protokol kesehatan (prokes).
“Sehubungan dengan meningkatnya kembali kasus Covid-19 dan virus-virus lainnya, diharapkan mahasiswa tetap menjaga prokes, bahkan juga mengedukasi masyarakat untuk ikut menaati prokes baik di dalam maupun luar ruangan,” sebutnya. (AB)
Membuat akun KIP Kuliah di laman kip-kuliah.kemdikbud.go.id
Lengkapi biodata di laman tersebut dan pilih Kampus Universitas Muhadi Setiabudi
Selanjutnya daftar ke Kampus UMUS dengan membawa berkas persyaratan pendaftaran KIP Kuliah yang telah lengkap.
Peserta yang telah dinyatakan terdaftar gabung grup WA KIP Kuliah https://chat.whatsapp.com/GH5PfSrM6Rg2aPgqwXlKdh
Berkas Persyaratan Pendaftaran KIP Kuliah TA 2022/2023
Hasil cetak Kartu peserta dan formulir pendaftaran KIP-K dari laman kip-kuliah.kemdikbud.go.id
Surat Keterangan lulus dari Sekolah (bila belum menerima ijazah)
Surat Pernyataan penerima PIP Pendidikan Tinggi
Fotocopy Ijazah legalisir Kepala Sekolah
Fotocopy daftar nilai ujian akhir nasional legalisir Kepala Sekolah
Fotocopy hasil rapor semester 1 s.d 5 legalisir Kepala Sekolah
Scan asli surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung lain di kegiatan ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah (jika ada)
Fotocopy Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Program Keluarga Harapan (PKH), Bukti terdaftar di BDT Kemensos, Kartu Miskin Kemensose dan kartu sejenisnya (jika ada)
Surat Keterangan Tidak Mampu yang dikeluarkan oleh kelurahan setempat
Surat Keterangan Pengahasilan orang tua/wali yang diketahui kelurahan atau slip gaji berstempel instansi tempat bekerja
Fotocopy KTP dan Kartu Keluarga
Fotocopy Buku Tabungan Rekening Bank Mahasiswa ( jika sudah dinyatakan diterima)
Pas photo ukuran 3×4 background biru sebanyak 4 lembar