Universitas Muhadi Setiabudi

Budaya Riset Menguat, 81 Usulan Hibah Penelitian dan Pengabdian Dosen UMUS Tahun 2026 Meningkat Signifikan

Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) mencatatkan capaian positif dalam pengusulan hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada tahun 2026. Berdasarkan data rekapitulasi usulan, total proposal yang diajukan dosen UMUS mencapai 81 usulan, yang terdiri atas 59 usulan hibah penelitian dan 22 usulan hibah pengabdian kepada masyarakat. Capaian ini mencerminkan semakin kuatnya integrasi Tri Dharma Perguruan Tinggi di lingkungan UMUS.

Pada skema hibah penelitian, dosen UMUS mengajukan total 59 proposal yang tersebar pada berbagai skema pendanaan. Skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR) menjadi skema yang paling dominan dengan 27 proposal, disusul Penelitian Dosen Pemula (PDP) sebanyak 26 proposal. Selain itu, terdapat 5 proposal Penelitian Kerja Sama Perguruan Tinggi (PKPT) dan 1 proposal Penelitian Terapan Multidisiplin (PTM). Komposisi ini menunjukkan keseimbangan antara penguatan kapasitas dosen pemula dan pengembangan riset lanjutan yang bersifat kolaboratif dan aplikatif.

Ditinjau dari sebaran program studi, Program Studi Manajemen menjadi penyumbang usulan penelitian terbanyak dengan 13 proposal, diikuti oleh ITP dengan 9 proposal dan PBSI dengan 8 proposal. Program studi lain seperti Agribisnis, Akuntansi, dan PGSD masing-masing mengusulkan 5 proposal, sementara Farmasi, Gizi, Teknik Informatika, dan Teknik Sipil turut berkontribusi aktif dengan jumlah usulan yang relatif merata. Sebaran ini menunjukkan bahwa kegiatan penelitian telah berkembang secara inklusif di hampir seluruh program studi UMUS.

Selain penelitian, aktivitas pengabdian kepada masyarakat juga menunjukkan geliat yang signifikan. Pada tahun 2026, dosen UMUS mengusulkan 22 proposal hibah pengabdian dengan variasi skema yang cukup beragam. Skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) mendominasi dengan 14 proposal, diikuti Pengabdian Masyarakat Pemula (PMP) sebanyak 4 proposal. Skema lain yang turut diusulkan meliputi Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) sebanyak 2 proposal, Pemberdayaan Berbasis Wilayah (PBW) 1 proposal, serta Pengabdian Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah (PMUD) 1 proposal.

Secara kelembagaan, kontribusi terbesar usulan pengabdian datang dari Program Studi Manajemen dan PBSI yang masing-masing mengusulkan 5 proposal. Program Studi Gizi dan Teknik Informatika juga menunjukkan partisipasi aktif dengan masing-masing 3 proposal, sementara Akuntansi dan PGSD menyumbang masing-masing 2 proposal. Keterlibatan lintas program studi ini mencerminkan orientasi pengabdian UMUS yang semakin kontekstual dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Tingginya jumlah usulan hibah penelitian dan pengabdian pada tahun 2026 menandakan meningkatnya produktivitas akademik serta kesadaran dosen UMUS terhadap pentingnya riset dan pengabdian yang berdampak. Ke depan, UMUS terus mendorong peningkatan kualitas substansi proposal, penguatan kolaborasi lintas disiplin, serta hilirisasi hasil penelitian dan pengabdian agar memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, masyarakat, dan pembangunan daerah.

Pimpinan UMUS Kunjungi Anggota Komisi X DPR RI, Dorong Transformasi SDM Menuju Indonesia Emas 2045

 

Pimpinan Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes melakukan kunjungan dan audiensi dengan Anggota Komisi X DPR RI, Dr. H. Agung Widyantoro, M.Si., di Teras Padi, Bumiayu, Brebes. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan legislatif dalam mendorong transformasi sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045.

Hadir dalam pertemuan tersebut Rektor UMUS, Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M., didampingi Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Moh Toharudin, M.Pd., Wakil Rektor II Bidang Administrasi dan Keuangan Otong Saeful Bachri, M.Kom., M.M., serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Muhamad Hasdar, Ph.D. Turut serta Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMUS, Prasetyo Yuli Kurniawan, M.Pd.

Dalam paparannya, Rektor UMUS Dr. Roby Setiadi menegaskan bahwa UMUS saat ini tengah melakukan akselerasi transformasi kelembagaan guna menjawab tantangan disrupsi global di bidang pendidikan tinggi. Menurutnya, perguruan tinggi di daerah harus mengambil peran aktif dalam menyiapkan SDM unggul dan berdaya saing.

“Perguruan tinggi tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama. Sinergi dengan Komisi X DPR RI menjadi jembatan penting agar kebijakan nasional selaras dengan kebutuhan riil daerah, khususnya dalam menyiapkan SDM yang kompetitif secara global,” ujarnya.

Roby menambahkan, UMUS telah menyusun peta jalan pengembangan menuju 2045 dengan fokus pada penguatan teknologi informasi, tata kelola modern, dan pengembangan kompetensi lulusan yang adaptif.

Wakil Rektor I UMUS, Dr. Moh Toharudin, menyoroti pentingnya pengembangan kurikulum yang lincah dan relevan dengan kebutuhan zaman. Ia menjelaskan bahwa UMUS mulai mengintegrasikan kearifan lokal Brebes dengan standar kompetensi nasional melalui implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Kami mendorong mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter tangguh, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja, perguruan tinggi harus menjadi pusat solusi bagi persoalan daerah, khususnya di bidang pertanian dan pengentasan kemiskinan, melalui riset terapan dan program pengabdian masyarakat yang terintegrasi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Rektor II Otong Saeful Bachri menekankan perlunya dukungan kebijakan legislatif dalam penguatan infrastruktur dan keberlanjutan perguruan tinggi swasta di daerah. Menurutnya, tata kelola keuangan yang akuntabel perlu ditopang oleh regulasi dan kebijakan anggaran yang berpihak pada pengembangan SDM.

“Investasi pada pendidikan tinggi merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa. UMUS berkomitmen menjalankan pengelolaan yang transparan dan efisien,” ujarnya.

Dari aspek kemahasiswaan, Wakil Rektor III Muhamad Hasdar menyoroti pentingnya perluasan akses beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Ia berharap Komisi X DPR RI dapat terus memperjuangkan kebijakan afirmatif bagi mahasiswa daerah.

“Indonesia Emas 2045 hanya bisa dicapai jika seluruh anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi,” katanya.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Anggota Komisi X DPR RI Dr. H. Agung Widyantoro menyampaikan apresiasinya terhadap langkah progresif UMUS. Ia menilai UMUS memiliki potensi besar sebagai perguruan tinggi unggulan di wilayah barat Jawa Tengah.

“Saya melihat komitmen dan energi pembaruan dari pimpinan UMUS. Komisi X DPR RI memiliki tanggung jawab untuk memastikan perguruan tinggi seperti UMUS mendapatkan ruang yang memadai dalam kebijakan regulasi maupun anggaran,” ujarnya.

Agung menegaskan bahwa berbagai masukan dari UMUS akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan kebijakan bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara UMUS dan Komisi X DPR RI. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat transformasi pendidikan tinggi di daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

LP3M UMUS Gelar Safari Pendampingan Penyusunan Proposal Hibah DPPM TA 2026

Lembaga Penelitian, Pembelajaran, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) menyelenggarakan kegiatan Safari Pendampingan Penyusunan Proposal Hibah DPPM Tahun Anggaran 2026 bagi dosen-dosen fakultas di lingkungan UMUS.

Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap dari 8 – 12 Desember 2026 dengan menyasar seluruh fakultas sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas dan kuantitas proposal hibah penelitian dan pengabdian yang kompetitif di tingkat nasional.

Pendampingan ini dirancang sebagai forum asistensi intensif yang mengintegrasikan pemahaman kebijakan terbaru DPPM, penguatan substansi proposal, serta penyelarasan tema penelitian dan pengabdian dengan arah kebijakan riset nasional dan roadmap penelitian UMUS.

Tim LP3M memberikan pendampingan langsung mulai dari perumusan judul, pemetaan kebaruan, penyusunan rumusan masalah, metodologi, hingga strategi luaran dan hilirisasi hasil kegiatan.

Ketua LP3M UMUS, Prasetyo Yuli Kurniawan, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam membangun budaya riset dan pengabdian yang terarah, kolaboratif, dan berkelanjutan. Melalui safari pendampingan, dosen tidak hanya diarahkan untuk memenuhi aspek administratif proposal, tetapi juga didorong untuk memperkuat landasan ilmiah, relevansi sosial, serta potensi dampak dan keberlanjutan program yang diusulkan.

Antusiasme dosen terlihat dari diskusi aktif selama sesi pendampingan, khususnya dalam mengkaji kesesuaian skema hibah dengan kompetensi keilmuan dan rekam jejak penelitian masing-masing pengusul. Banyak dosen memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan telaah kritis terhadap proposal yang sedang disusun, sekaligus memperoleh masukan strategis agar proposal lebih kompetitif dan selaras dengan kriteria penilaian DPPM.

Melalui kegiatan Safari Pendampingan Penyusunan Proposal Hibah DPPM TA 2026 ini, LP3M UMUS berharap terjadi peningkatan signifikan baik dari sisi jumlah proposal yang diajukan maupun tingkat keberhasilan pendanaan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang universitas dalam memperkuat peran dosen sebagai penghasil pengetahuan, inovasi, dan solusi nyata bagi masyarakat.

Universitas Muhadi Setiabudi Perkuat Sinergi Akademik dan Dunia Usaha melalui Kerja Sama dengan Koperasi Usaha Mulya Kalimantan Tengah

Fakultas Pangan dan Ilmu Kesehatan (FPIKES) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Koperasi Usaha Mulya Kalimantan Tengah melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan implementasi tridharma perguruan tinggi yang berorientasi pada kolaborasi akademik, inovasi terapan, dan pemberdayaan masyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor III Universitas Muhadi Setiabudi, Mohammad Hasdar, M.Sc., Ph.D., Dekan Fakultas Pangan dan Ilmu Kesehatan Dr. Yan El Rizal Unizilatirrizqi, M.Sc., serta Prof. Pranoto selaku Staf Ahli Rektor. Turut hadir Ketua Program Studi Ilmu Kesehatan Anggray Duvita Wahyani, M.Gizi, Ketua Program Studi Ilmu Teknologi Pangan Abdul Bashar, M.P., serta para dosen di lingkungan Fakultas Pangan dan Ilmu Kesehatan.

Dari pihak mitra, Koperasi Usaha Mulya Kalimantan Tengah dihadiri oleh delapan orang perwakilan yang dipimpin oleh Nurhasim selaku Ketua Koperasi, dengan Suwarno sebagai Pengawas Koperasi. Kehadiran jajaran pengurus koperasi ini menegaskan komitmen bersama dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan dan berbasis kebutuhan lapangan.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III UMUS menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung kebijakan link and match antara perguruan tinggi dan dunia usaha, khususnya dalam penguatan riset terapan, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan relevansi kompetensi lulusan.

Pada sesi akhir kegiatan, dilaksanakan diskusi akademik yang membahas peluang implementasi kerja sama, termasuk pengembangan teknologi tepat guna di bidang pangan, kesehatan, dan pengelolaan lingkungan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke laboratorium Fakultas Pangan dan Ilmu Kesehatan, di antaranya peninjauan alat dan sistem pengolahan sampah sebagai bagian dari upaya inovasi pengelolaan limbah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, kerja sama antara Universitas Muhadi Setiabudi dan Koperasi Usaha Mulya Kalimantan Tengah diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menghasilkan program-program konkret yang berdampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemberdayaan ekonomi dan lingkungan masyarakat.

UMUS Brebes Jalin Kerja Sama Internasional dengan Nippon Academy di Gunma, Jepang

Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes kembali memperluas jejaring internasional melalui penandatanganan kerja sama dengan Nippon Academy, Jepang. Kegiatan ini berlangsung pada 10–14 November 2025 di kampus Nippon Academy, Otemachi 1-11-4, Maebashi, Gunma 371-0026, Jepang.

Dalam kunjungan tersebut, UMUS diwakili oleh Wakil Rektor III, Muhamad Hasdar, didampingi oleh Abdul Khamid dan Wahidin. Delegasi UMUS disambut hangat oleh pimpinan Nippon Academy, yaitu Board Chairman Mayuko Ohno dan President Director Hasegawa Shohei.

Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kemitraan yang telah terbangun sejak 2021 dan kini diperluas pada sejumlah bidang strategis. Ruang lingkup kolaborasi meliputi Tridharma Perguruan Tinggi, yang mencakup:

Pendidikan: pengembangan kurikulum, pertukaran pengetahuan, serta peluang belajar lintas negara.

Penelitian: kolaborasi riset internasional antara dosen dan mahasiswa.

Pengabdian kepada Masyarakat: penguatan program pemberdayaan berbasis teknologi dan budaya.

Selain itu, kolaborasi ini juga mencakup fasilitasi program internship (magang) bagi mahasiswa UMUS di Jepang pada berbagai sektor, seperti pertanian, pengolahan makanan, dan konstruksi. Nippon Academy juga membuka peluang bagi alumni UMUS untuk direkrut bekerja di Jepang sebagai bagian dari pengembangan karier internasional.

Sebagai bentuk dukungan, Nippon Academy turut menyediakan fasilitas pembelajaran bahasa Jepang bagi mahasiswa UMUS guna mempersiapkan mereka menghadapi kebutuhan dunia kerja dan adaptasi budaya di Jepang.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat kualitas lulusan UMUS, memperluas peluang internasional bagi mahasiswa, serta mendukung komitmen UMUS dalam mengembangkan pendidikan yang berdaya saing global.

Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan UMUS Brebes Ikuti Magang di Hotel Marriott Taiwan

Dua mahasiswa Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes, yaitu Sri Silvia Sasabilah dan Siti Refa Adinda Kartika, resmi berangkat ke Taiwan untuk mengikuti program magang di Hotel Marriott, salah satu jaringan hotel berbintang lima yang memiliki standar operasional internasional.

Melalui program ini, kedua mahasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung dalam pengelolaan sistem perhotelan modern, termasuk tata boga, manajemen pelayanan, serta standar higienitas dan keamanan pangan di industri hospitality kelas dunia. Kesempatan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UMUS mampu bersaing dan beradaptasi dengan kebutuhan industri global.

Selama menjalani magang, Sri Silvia dan Refa Adinda mendapatkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari akomodasi mes yang nyaman, lingkungan kerja profesional, hingga pendampingan dari para supervisor berpengalaman di Marriott Taiwan. Selain itu, biaya keberangkatan mereka juga sepenuhnya ditanggung, termasuk tiket pesawat pulang–pergi, sehingga mereka dapat fokus meningkatkan kompetensi dan keterampilan.

Program magang internasional ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa, meningkatkan daya saing lulusan, serta memperkuat hubungan kerja sama antara UMUS Brebes dengan industri hospitality di luar negeri. Melalui pengalaman ini, kedua mahasiswa membawa harapan besar untuk kembali dan memberikan kontribusi lebih bagi dunia pangan dan perhotelan di Indonesia.

Kuliah Tamu PGSD UMUS Ajak Mahasiswa Transformasi Pembelajaran IPS: Dari Buku ke Dunia Nyata

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UMUS sukses menyelenggarakan Kuliah Tamu yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di tingkat sekolah dasar.

Acara daring yang diselenggarakan melalui Zoom Meeting ini menarik antusiasme tinggi dari para mahasiswa PGSD UMUS, calon guru masa depan.

Kuliah Tamu kali ini menghadirkan narasumber kredibel, Dr. Karimatus Saidah, M.Pd., seorang akademisi dan praktisi pendidikan yang fokus pada inovasi pembelajaran. Dengan tema sentral “Pembelajaran IPS di SD: dari Buku ke Dunia Nyata”, Dr. Saidah menekankan pentingnya menggeser paradigma pembelajaran IPS agar tidak sekadar menjadi mata pelajaran hafalan.

Dalam pemaparannya, Dr. Saidah mendorong mahasiswa untuk mengintegrasikan isu-isu sosial, kritis, dan kepedulian lingkungan ke dalam kurikulum IPS. Tujuannya adalah membentuk siswa yang memiliki kesadaran sosial tinggi, kemampuan berpikir kritis, serta sikap proaktif terhadap permasalahan lingkungan di sekitar mereka.

“IPS bukan hanya tentang tahun dan nama tempat, tetapi tentang bagaimana siswa memahami dirinya sebagai bagian dari masyarakat dan lingkungannya. Kita harus ajak mereka keluar dari buku, melihat langsung realitas, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan relevan untuk kehidupan nyata,” ujar Dr. Karimatus Saidah, M.Pd.

Keberhasilan penyelenggaraan Kuliah Tamu ini mendapat apresiasi positif dari jajaran pimpinan fakultas.
Laelia Nur Pratiwiningsih, M.Pd., Kepala Program Studi PGSD UMUS, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan lulusan yang adaptif terhadap tuntutan pendidikan masa kini.

“Kami sangat mengapresiasi tingginya partisipasi mahasiswa. Topik yang dibahas Dr. Karimatus Saidah sangat vital. Sudah saatnya IPS menjadi mata pelajaran yang memicu daya nalar kritis siswa, bukan hanya menguji daya ingat. Kuliah Tamu ini adalah bagian dari upaya PGSD UMUS untuk meng-upgrade skill mengajar para calon guru agar siap menjadi Guru Gen Z yang inovatif,” kata Laelia Nur Pratiwiningsih.

Senada dengan Kaprodi, Didik Trisetyoko, M.Pd., Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMUS, menyoroti pentingnya kolaborasi antara teori dan praktik lapangan.

“FKIP berkomitmen penuh untuk mendukung program-program yang memperkaya wawasan mahasiswa kami. Pembelajaran yang berdampak adalah pembelajaran yang mampu menjembatani kurikulum dengan kehidupan sehari-hari siswa. Tema ‘Dari Buku ke Dunia Nyata’ sangat sesuai dengan visi kami dalam mencetak pendidik yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan lingkungan,” tegas Didik Trisetyoko.

Kuliah Tamu ini berlangsung mulai pukul 09.30 WIB dan diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif, memperkuat semangat mahasiswa PGSD untuk menjadikan IPS lebih menyenangkan, bermakna, dan relevan di sekolah dasar.

UMUS Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Internal Hibah Pengabdian Batch III Tahun 2025

Lembaga Pembelajaran, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal terhadap pelaksanaan program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Batch III Tahun Anggaran 2025, pada Selasa, 18 November 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian penting dari siklus pengelolaan hibah pengabdian untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan rencana kerja, indikator capaian, serta memberikan dampak nyata kepada masyarakat mitra. Pelaksanaan monev dilakukan secara hybrid, yaitu melalui tatap muka langsung dan daring, guna menjangkau lokasi kegiatan pengabdian yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Brebes dan sekitarnya.

Dalam kegiatan tersebut, tim penilai terdiri atas Prof. Dr. Edy Suprianto, M.Si., Akt. dan Prof. Dr. Mutamimah, M.Si. sebagai reviewer eksternal. Para penilai melakukan evaluasi terhadap beberapa program unggulan yang didanai melalui hibah internal universitas dengan skema yang beragam, mulai dari Pemberdayaan Masyarakat oleh BEM hingga Pengabdian Masyarakat Pemula.

Beberapa program yang mendapat perhatian dalam kegiatan Monev tersebut antara lain:
1. Nasiruddin, S.Ag., M.M. dengan judul “Edukasi dan Pendampingan Produksi Briket dari Sekam Bakar sebagai Sumber Energi Terbarukan”. Program ini mengedepankan konsep energi bersih melalui pemanfaatan limbah pertanian.
2. Roni, S.E., M.M., Ak. yang mengusung tema “Edukasi dan Pendampingan Produksi Garam Bata untuk Optimalisasi Pemanfaatan Sumber Daya Garam Lokal”, sebagai bentuk inovasi ekonomi lokal pesisir Brebes.
3. Muhammad Syaifulloh, S.Pd., M.M. dengan kegiatan “Hilirisasi Batik Salem berbasis Eco-Friendly Product untuk Penguatan Daya Saing Produk Unggulan Daerah Kabupaten Brebes Menuju Indonesia Emas 2045”, fokus pada transformasi industri kreatif lokal.
4. Sulasyi Setyaningsih, S.Gz., M.Si. melalui program “SIMBA Balita – Edukasi dan Pembuatan Siklus Menu Sehat dan Bergizi Seimbang untuk Balita Prasejahtera”, yang menitikberatkan pada peningkatan gizi dan kesehatan masyarakat.

Menurut Prasetyo Yuli Kurniawan, kegiatan Monev internal ini tidak hanya berfungsi sebagai kontrol administratif, tetapi juga sebagai sarana penguatan kualitas program pengabdian. “Kegiatan ini menjadi forum pembelajaran bagi dosen pelaksana agar terus meningkatkan relevansi dan keberlanjutan program di masyarakat. Setiap kegiatan harus dapat ditransformasikan menjadi model pemberdayaan yang bisa direplikasi di daerah lain,” ungkapnya.

Hasil Monev menunjukkan bahwa sebagian besar program telah berjalan baik dan memberikan dampak positif terhadap masyarakat mitra, baik dalam aspek peningkatan kapasitas, pemberdayaan ekonomi, maupun inovasi lingkungan. LP3M UMUS berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil evaluasi dengan pembinaan lanjutan serta memperkuat ekosistem pengabdian berbasis bukti di tingkat universitas.

Pelaksanaan Monev Internal Batch III ini menjadi bukti keseriusan UMUS dalam menjamin akuntabilitas, keberlanjutan, dan kualitas kegiatan pengabdian yang mendukung visi universitas sebagai pusat inovasi dan pemberdayaan masyarakat berbasis riset ilmiah.

UMUS dan SMP Ihsaniyah Kota Tegal Luncurkan “IHS Mind Quest”: Kolaborasi Pendidikan Berbasis Asesmen Psikologis untuk Penguatan Potensi Siswa

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) melalui Pusat Studi Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PS PPSDM) resmi menjalin kerja sama strategis dengan SMP Ihsaniyah Kota Tegal dalam penyelenggaraan IHS Mind Quest, sebuah program asesmen psikologis berbasis data yang dirancang untuk memetakan kepribadian, kecerdasan majemuk (multiple intelligence), serta bakat dan minat siswa. Program ini mulai dilaksanakan pada 19 Juli 2025 di SMP Ihsaniyah Kota Tegal, Jalan Sumbodro No. 14.

Penandatanganan kerja sama dilakukan antara Kepala SMP Ihsaniyah Kota Tegal, Andri Apriudin, S.Kom., S.Pd., M.M., dan Kepala PS PPSDM FEB UMUS, Slamet Bambang Riono, S.Pd., M.M. Kolaborasi ini menandai langkah penting dalam upaya memperkuat mutu pendidikan berbasis asesmen psikologis yang komprehensif dan profesional.

Kerja sama ini memiliki tiga tujuan utama, yaitu:

1. Mendukung pemetaan potensi dan minat siswa melalui psikotes terstandar sebagai dasar penyusunan program pembinaan berkelanjutan.

2. Memberikan layanan asesmen psikologis komprehensif bagi siswa sebagai pijakan dalam pengembangan akademik, minat, dan karakter.

3. Membangun kemitraan institusional jangka panjang antara UMUS dan SMP Ihsaniyah untuk mendorong transformasi pendidikan yang adaptif dan berbasis data.

Kepala SMP Ihsaniyah, Andri Apriudin, menyampaikan bahwa IHS Mind Quest akan menjadi instrumen strategis bagi sekolah dan orang tua dalam memahami kebutuhan belajar masing-masing siswa.
“Program ini sangat penting karena membantu kami membaca potensi unik setiap anak. Dengan instrumen asesmen yang valid, pembinaan minat, arah belajar, hingga bimbingan akademik dapat dilakukan lebih tepat sasaran,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa hasil asesmen akan digunakan sebagai dasar evaluasi peningkatan layanan pendidikan.

Di sisi lain, Kepala PS PPSDM FEB UMUS, Slamet Bambang Riono, menegaskan komitmen UMUS dalam memajukan pendidikan di Tegal melalui pendekatan ilmiah.
“UMUS berkomitmen menghadirkan layanan asesmen terbaik agar siswa dapat mengenali potensi diri sejak dini. Hasil tes ini kami harapkan menjadi panduan penting bagi pengembangan karier siswa ke depan,” jelasnya.

Dekan FEB UMUS, Dumadi, S.Mn., M.M., turut memberikan dukungan penuh terhadap implementasi IHS Mind Quest.
“Program asesmen ini bukan hanya membantu siswa mengenali potensi dirinya, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi sekolah dan orang tua dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan personal. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan memberi dampak nyata bagi pengembangan sumber daya manusia di Kota Tegal,” tegasnya.

Melalui program ini, UMUS dan SMP Ihsaniyah Tegal menampilkan model kerja sama pendidikan yang progresif, berbasis data, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad 21. IHS Mind Quest diharapkan menjadi katalis dalam menciptakan layanan pendidikan yang lebih adaptif, personal, dan berorientasi pada penguatan potensi siswa sejak jenjang pendidikan dasar.

UMUS Brebes Naik Kelas! Raih Predikat “Baik Sekali” di Simkatmawa 2025

Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada tahun 2025, UMUS resmi meraih predikat akreditasi BAIK SEKALI dalam penilaian Sistem Informasi Kinerja Tata Kelola Kemahasiswaan (Simkatmawa), sebuah instrumen resmi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang menilai kinerja pengelolaan kegiatan kemahasiswaan di perguruan tinggi seluruh Indonesia.

Capaian ini menandai peningkatan signifikan dibanding tahun 2024, ketika UMUS memperoleh predikat BAIK. Lonjakan peringkat tersebut mencerminkan komitmen kuat universitas dalam memperkuat kualitas manajemen kemahasiswaan, tata kelola organisasi mahasiswa, serta pencapaian prestasi mahasiswa di berbagai level.

Rektor UMUS, Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M, menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besarnya terhadap konsistensi peningkatan prestasi mahasiswa.

“Sebagai Rektor, saya menaruh harapan besar terhadap peningkatan prestasi mahasiswa, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Prestasi bukan hanya menjadi ukuran keberhasilan individu, tetapi juga cerminan kualitas institusi pendidikan tinggi,” ujarnya penuh optimisme.

Senada dengan itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Muhamad Hasdar, M.Sc., Ph.D., menjelaskan bahwa selama satu tahun terakhir UMUS telah menyelenggarakan lebih dari sepuluh kegiatan kemahasiswaan pada berbagai level: regional, nasional, hingga internasional. Seluruh kegiatan tersebut, menurutnya, dilaksanakan dengan mengacu pada pedoman resmi pemerintah.

“Dengan capaian luar biasa ini, kami akan terus berusaha mempertahankan dan meningkatkan peringkat Simkatmawa pada tahun-tahun mendatang. Monitoring dan evaluasi terus dilakukan agar hasil yang kami capai semakin optimal, serta memberikan dukungan maksimal kepada mahasiswa,” tegasnya.

Sementara itu, Pengelola Simkatmawa UMUS, Agyztia Premana, M.Kom., turut mengungkapkan kebanggaannya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari sinergi kuat antara Organisasi Mahasiswa (Ormawa), Lembaga Kemahasiswaan (Lemawa), Mahasiswa Berprestasi (Mawapres), serta dukungan luas dari seluruh civitas akademika UMUS.

“Prestasi ini adalah wujud kerja kolektif kita bersama. Kolaborasi yang solid menjadi energi utama yang membawa UMUS naik peringkat di Simkatmawa,” ujarnya.

Dengan perolehan predikat BAIK SEKALI pada 2025, UMUS semakin optimis untuk terus berinovasi dan memperluas dampak prestasi mahasiswa di tingkat global. Peningkatan ini tidak hanya menjadi milestone penting bagi institusi, tetapi juga menegaskan posisi UMUS sebagai kampus yang adaptif, progresif, dan berdaya saing tinggi dalam bidang kemahasiswaan.

× Penerimaan Mahasiswa Baru 2025