Universitas Muhadi Setiabudi

Kuliah Tamu PGSD UMUS Ajak Mahasiswa Transformasi Pembelajaran IPS: Dari Buku ke Dunia Nyata

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UMUS sukses menyelenggarakan Kuliah Tamu yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di tingkat sekolah dasar.

Acara daring yang diselenggarakan melalui Zoom Meeting ini menarik antusiasme tinggi dari para mahasiswa PGSD UMUS, calon guru masa depan.

Kuliah Tamu kali ini menghadirkan narasumber kredibel, Dr. Karimatus Saidah, M.Pd., seorang akademisi dan praktisi pendidikan yang fokus pada inovasi pembelajaran. Dengan tema sentral “Pembelajaran IPS di SD: dari Buku ke Dunia Nyata”, Dr. Saidah menekankan pentingnya menggeser paradigma pembelajaran IPS agar tidak sekadar menjadi mata pelajaran hafalan.

Dalam pemaparannya, Dr. Saidah mendorong mahasiswa untuk mengintegrasikan isu-isu sosial, kritis, dan kepedulian lingkungan ke dalam kurikulum IPS. Tujuannya adalah membentuk siswa yang memiliki kesadaran sosial tinggi, kemampuan berpikir kritis, serta sikap proaktif terhadap permasalahan lingkungan di sekitar mereka.

“IPS bukan hanya tentang tahun dan nama tempat, tetapi tentang bagaimana siswa memahami dirinya sebagai bagian dari masyarakat dan lingkungannya. Kita harus ajak mereka keluar dari buku, melihat langsung realitas, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan relevan untuk kehidupan nyata,” ujar Dr. Karimatus Saidah, M.Pd.

Keberhasilan penyelenggaraan Kuliah Tamu ini mendapat apresiasi positif dari jajaran pimpinan fakultas.
Laelia Nur Pratiwiningsih, M.Pd., Kepala Program Studi PGSD UMUS, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan lulusan yang adaptif terhadap tuntutan pendidikan masa kini.

“Kami sangat mengapresiasi tingginya partisipasi mahasiswa. Topik yang dibahas Dr. Karimatus Saidah sangat vital. Sudah saatnya IPS menjadi mata pelajaran yang memicu daya nalar kritis siswa, bukan hanya menguji daya ingat. Kuliah Tamu ini adalah bagian dari upaya PGSD UMUS untuk meng-upgrade skill mengajar para calon guru agar siap menjadi Guru Gen Z yang inovatif,” kata Laelia Nur Pratiwiningsih.

Senada dengan Kaprodi, Didik Trisetyoko, M.Pd., Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMUS, menyoroti pentingnya kolaborasi antara teori dan praktik lapangan.

“FKIP berkomitmen penuh untuk mendukung program-program yang memperkaya wawasan mahasiswa kami. Pembelajaran yang berdampak adalah pembelajaran yang mampu menjembatani kurikulum dengan kehidupan sehari-hari siswa. Tema ‘Dari Buku ke Dunia Nyata’ sangat sesuai dengan visi kami dalam mencetak pendidik yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan lingkungan,” tegas Didik Trisetyoko.

Kuliah Tamu ini berlangsung mulai pukul 09.30 WIB dan diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif, memperkuat semangat mahasiswa PGSD untuk menjadikan IPS lebih menyenangkan, bermakna, dan relevan di sekolah dasar.

UMUS Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Internal Hibah Pengabdian Batch III Tahun 2025

Lembaga Pembelajaran, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal terhadap pelaksanaan program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Batch III Tahun Anggaran 2025, pada Selasa, 18 November 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian penting dari siklus pengelolaan hibah pengabdian untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan rencana kerja, indikator capaian, serta memberikan dampak nyata kepada masyarakat mitra. Pelaksanaan monev dilakukan secara hybrid, yaitu melalui tatap muka langsung dan daring, guna menjangkau lokasi kegiatan pengabdian yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Brebes dan sekitarnya.

Dalam kegiatan tersebut, tim penilai terdiri atas Prof. Dr. Edy Suprianto, M.Si., Akt. dan Prof. Dr. Mutamimah, M.Si. sebagai reviewer eksternal. Para penilai melakukan evaluasi terhadap beberapa program unggulan yang didanai melalui hibah internal universitas dengan skema yang beragam, mulai dari Pemberdayaan Masyarakat oleh BEM hingga Pengabdian Masyarakat Pemula.

Beberapa program yang mendapat perhatian dalam kegiatan Monev tersebut antara lain:
1. Nasiruddin, S.Ag., M.M. dengan judul “Edukasi dan Pendampingan Produksi Briket dari Sekam Bakar sebagai Sumber Energi Terbarukan”. Program ini mengedepankan konsep energi bersih melalui pemanfaatan limbah pertanian.
2. Roni, S.E., M.M., Ak. yang mengusung tema “Edukasi dan Pendampingan Produksi Garam Bata untuk Optimalisasi Pemanfaatan Sumber Daya Garam Lokal”, sebagai bentuk inovasi ekonomi lokal pesisir Brebes.
3. Muhammad Syaifulloh, S.Pd., M.M. dengan kegiatan “Hilirisasi Batik Salem berbasis Eco-Friendly Product untuk Penguatan Daya Saing Produk Unggulan Daerah Kabupaten Brebes Menuju Indonesia Emas 2045”, fokus pada transformasi industri kreatif lokal.
4. Sulasyi Setyaningsih, S.Gz., M.Si. melalui program “SIMBA Balita – Edukasi dan Pembuatan Siklus Menu Sehat dan Bergizi Seimbang untuk Balita Prasejahtera”, yang menitikberatkan pada peningkatan gizi dan kesehatan masyarakat.

Menurut Prasetyo Yuli Kurniawan, kegiatan Monev internal ini tidak hanya berfungsi sebagai kontrol administratif, tetapi juga sebagai sarana penguatan kualitas program pengabdian. “Kegiatan ini menjadi forum pembelajaran bagi dosen pelaksana agar terus meningkatkan relevansi dan keberlanjutan program di masyarakat. Setiap kegiatan harus dapat ditransformasikan menjadi model pemberdayaan yang bisa direplikasi di daerah lain,” ungkapnya.

Hasil Monev menunjukkan bahwa sebagian besar program telah berjalan baik dan memberikan dampak positif terhadap masyarakat mitra, baik dalam aspek peningkatan kapasitas, pemberdayaan ekonomi, maupun inovasi lingkungan. LP3M UMUS berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil evaluasi dengan pembinaan lanjutan serta memperkuat ekosistem pengabdian berbasis bukti di tingkat universitas.

Pelaksanaan Monev Internal Batch III ini menjadi bukti keseriusan UMUS dalam menjamin akuntabilitas, keberlanjutan, dan kualitas kegiatan pengabdian yang mendukung visi universitas sebagai pusat inovasi dan pemberdayaan masyarakat berbasis riset ilmiah.

UMUS dan SMP Ihsaniyah Kota Tegal Luncurkan “IHS Mind Quest”: Kolaborasi Pendidikan Berbasis Asesmen Psikologis untuk Penguatan Potensi Siswa

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) melalui Pusat Studi Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PS PPSDM) resmi menjalin kerja sama strategis dengan SMP Ihsaniyah Kota Tegal dalam penyelenggaraan IHS Mind Quest, sebuah program asesmen psikologis berbasis data yang dirancang untuk memetakan kepribadian, kecerdasan majemuk (multiple intelligence), serta bakat dan minat siswa. Program ini mulai dilaksanakan pada 19 Juli 2025 di SMP Ihsaniyah Kota Tegal, Jalan Sumbodro No. 14.

Penandatanganan kerja sama dilakukan antara Kepala SMP Ihsaniyah Kota Tegal, Andri Apriudin, S.Kom., S.Pd., M.M., dan Kepala PS PPSDM FEB UMUS, Slamet Bambang Riono, S.Pd., M.M. Kolaborasi ini menandai langkah penting dalam upaya memperkuat mutu pendidikan berbasis asesmen psikologis yang komprehensif dan profesional.

Kerja sama ini memiliki tiga tujuan utama, yaitu:

1. Mendukung pemetaan potensi dan minat siswa melalui psikotes terstandar sebagai dasar penyusunan program pembinaan berkelanjutan.

2. Memberikan layanan asesmen psikologis komprehensif bagi siswa sebagai pijakan dalam pengembangan akademik, minat, dan karakter.

3. Membangun kemitraan institusional jangka panjang antara UMUS dan SMP Ihsaniyah untuk mendorong transformasi pendidikan yang adaptif dan berbasis data.

Kepala SMP Ihsaniyah, Andri Apriudin, menyampaikan bahwa IHS Mind Quest akan menjadi instrumen strategis bagi sekolah dan orang tua dalam memahami kebutuhan belajar masing-masing siswa.
“Program ini sangat penting karena membantu kami membaca potensi unik setiap anak. Dengan instrumen asesmen yang valid, pembinaan minat, arah belajar, hingga bimbingan akademik dapat dilakukan lebih tepat sasaran,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa hasil asesmen akan digunakan sebagai dasar evaluasi peningkatan layanan pendidikan.

Di sisi lain, Kepala PS PPSDM FEB UMUS, Slamet Bambang Riono, menegaskan komitmen UMUS dalam memajukan pendidikan di Tegal melalui pendekatan ilmiah.
“UMUS berkomitmen menghadirkan layanan asesmen terbaik agar siswa dapat mengenali potensi diri sejak dini. Hasil tes ini kami harapkan menjadi panduan penting bagi pengembangan karier siswa ke depan,” jelasnya.

Dekan FEB UMUS, Dumadi, S.Mn., M.M., turut memberikan dukungan penuh terhadap implementasi IHS Mind Quest.
“Program asesmen ini bukan hanya membantu siswa mengenali potensi dirinya, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi sekolah dan orang tua dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan personal. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan memberi dampak nyata bagi pengembangan sumber daya manusia di Kota Tegal,” tegasnya.

Melalui program ini, UMUS dan SMP Ihsaniyah Tegal menampilkan model kerja sama pendidikan yang progresif, berbasis data, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad 21. IHS Mind Quest diharapkan menjadi katalis dalam menciptakan layanan pendidikan yang lebih adaptif, personal, dan berorientasi pada penguatan potensi siswa sejak jenjang pendidikan dasar.

UMUS Brebes Naik Kelas! Raih Predikat “Baik Sekali” di Simkatmawa 2025

Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada tahun 2025, UMUS resmi meraih predikat akreditasi BAIK SEKALI dalam penilaian Sistem Informasi Kinerja Tata Kelola Kemahasiswaan (Simkatmawa), sebuah instrumen resmi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang menilai kinerja pengelolaan kegiatan kemahasiswaan di perguruan tinggi seluruh Indonesia.

Capaian ini menandai peningkatan signifikan dibanding tahun 2024, ketika UMUS memperoleh predikat BAIK. Lonjakan peringkat tersebut mencerminkan komitmen kuat universitas dalam memperkuat kualitas manajemen kemahasiswaan, tata kelola organisasi mahasiswa, serta pencapaian prestasi mahasiswa di berbagai level.

Rektor UMUS, Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M, menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besarnya terhadap konsistensi peningkatan prestasi mahasiswa.

“Sebagai Rektor, saya menaruh harapan besar terhadap peningkatan prestasi mahasiswa, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Prestasi bukan hanya menjadi ukuran keberhasilan individu, tetapi juga cerminan kualitas institusi pendidikan tinggi,” ujarnya penuh optimisme.

Senada dengan itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Muhamad Hasdar, M.Sc., Ph.D., menjelaskan bahwa selama satu tahun terakhir UMUS telah menyelenggarakan lebih dari sepuluh kegiatan kemahasiswaan pada berbagai level: regional, nasional, hingga internasional. Seluruh kegiatan tersebut, menurutnya, dilaksanakan dengan mengacu pada pedoman resmi pemerintah.

“Dengan capaian luar biasa ini, kami akan terus berusaha mempertahankan dan meningkatkan peringkat Simkatmawa pada tahun-tahun mendatang. Monitoring dan evaluasi terus dilakukan agar hasil yang kami capai semakin optimal, serta memberikan dukungan maksimal kepada mahasiswa,” tegasnya.

Sementara itu, Pengelola Simkatmawa UMUS, Agyztia Premana, M.Kom., turut mengungkapkan kebanggaannya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari sinergi kuat antara Organisasi Mahasiswa (Ormawa), Lembaga Kemahasiswaan (Lemawa), Mahasiswa Berprestasi (Mawapres), serta dukungan luas dari seluruh civitas akademika UMUS.

“Prestasi ini adalah wujud kerja kolektif kita bersama. Kolaborasi yang solid menjadi energi utama yang membawa UMUS naik peringkat di Simkatmawa,” ujarnya.

Dengan perolehan predikat BAIK SEKALI pada 2025, UMUS semakin optimis untuk terus berinovasi dan memperluas dampak prestasi mahasiswa di tingkat global. Peningkatan ini tidak hanya menjadi milestone penting bagi institusi, tetapi juga menegaskan posisi UMUS sebagai kampus yang adaptif, progresif, dan berdaya saing tinggi dalam bidang kemahasiswaan.

UMUS Brebes Gelar Lomba Baca Puisi dan Seminar Nasional Bertema Budaya & Identitas Digital, Dihadiri Mahasiswa Luar Negeri

 Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himpro) PBSI FKIP sukses menyelenggarakan rangkaian Lomba Baca Puisi dan Seminar Nasional “Budaya dan Identitas Nasional pada Era Globalisasi Digital” pada 24–25 November 2025 di Auditorium Utama UMUS.

Kegiatan ini dipimpin oleh Afroh Mahmudah dan Shifa Nabilah di bawah bimbingan Trilinda Antika, M.Pd, serta mendapat dukungan penuh dari FKIP UMUS.

Rangkaian kegiatan dalam rangka Bulan Bahasa dan Hari Guru Nasional 2025 ini dibuka pada 24 November 2025 melalui Lomba Baca Puisi yang diikuti mahasiswa dan peserta umum dari berbagai daerah. Para peserta menampilkan karya bertema patriotisme, kebudayaan lokal, hingga refleksi identitas generasi digital. Ketua panitia Afroh Mahmudah menyampaikan bahwa puisi menjadi media penting bagi generasi muda untuk merawat budaya sekaligus menegaskan identitas di tengah derasnya informasi global.

Pada 25 November 2025, kegiatan dilanjutkan dengan Seminar Nasional menghadirkan narasumber Dr. Meina Febriani, M.Pd (akademisi dan peneliti budaya digital) serta Atmo Tan Sidik (budayawan nasional). Keduanya mengulas tantangan menjaga identitas bangsa di era digital, pentingnya literasi budaya, serta peran pendidikan dalam membangun karakter generasi muda yang adaptif namun tetap berakar pada nilai lokal.

Seminar semakin dinamis dengan kehadiran peserta dari mahasiswa FKIP, para guru, pemerhati bahasa dan budaya, serta tokoh akademik UMUS.

Menariknya, kegiatan ini juga dihadiri dua mahasiswa internasional yang tengah menempuh pendidikan di salah satu kampus di Semarang, yakni Thran Thi Khan Vi (Vietnam) dan Mogha Mohammed Fouad Muhammad (Mesir). Kehadiran mereka memperkaya suasana interkultural dan menunjukkan bahwa wacana budaya Indonesia memiliki daya tarik bagi komunitas akademik global.

Acara dipandu oleh Prasetyo Yuli Kurniawan, M.Pd, Kepala LP3M UMUS, yang menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan budaya nasional di tengah perkembangan teknologi.

Pembina Himpro PBSI, Trilinda Antika, M.Pd, turut mengapresiasi kerja keras panitia dan menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Prodi PBSI dalam memperkuat literasi budaya mahasiswa.

Sementara itu, Dekan FKIP UMUS, Didik Trisetyoko, M.Pd, menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa penguatan identitas nasional adalah agenda penting dalam pendidikan di era digital.

“FKIP UMUS berkomitmen mencetak calon pendidik yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki ketahanan budaya yang kuat. Kegiatan seperti ini adalah fondasi penting dalam membentuk pendidik berkarakter,” ujarnya.

Secara keseluruhan, rangkaian Lomba Baca Puisi dan Seminar Nasional ini menjadi momentum strategis bagi UMUS Brebes dalam merawat budaya, memperkuat identitas nasional, dan memperluas jejaring akademik di tingkat nasional maupun internasional.

UMUS menegaskan diri sebagai kampus yang inovatif, terbuka, dan tetap berpijak pada nilai-nilai budaya Nusantara.dikegiatan ini di isi juga oleh Gramedia dengan bazar buku.

Workshop Nasional Penyusunan Proposal Hibah DPPM Kemdiktisaintek 2026: UMUS Perkuat Kapasitas Riset dan Publikasi Internasional

Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) melalui Lembaga Pembelajaran, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) terus menguatkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Nasional Pendampingan Penulisan Proposal Hibah DPPM Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, yang digelar hari ini, Sabtu (22 November 2025) di Auditorium Hotel Grand Dian Brebes, dengan tema Penguatan Kapasitas Riset dan Publikasi Internasional.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Ketua LP3M UMUS, Prasetyo Yuli Kurniawan, M.Pd., dan menghadirkan tiga narasumber nasional:

  • Prof. apt. I Ketut Adnyana, Ph.D. – Direktur DPPM Kemdiktisaintek
  • Dr. H. Agung Wigiantoro, M.H. – Anggota Komisi X DPR RI
  • Prof. Dr. Dra. Okid Parama Astirin, M.Si. – Reviewer Nasional

Acara dipandu oleh Moderator utama: Andi Yulianto, S.Si., M.Si., yang memastikan jalannya kegiatan berlangsung sistematis, interaktif, dan kondusif.

Riset sebagai Agenda Strategis UMUS

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Muhadi Setiabudi Brebes, Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya workshop ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas riset civitas akademika. Rektor menegaskan bahwa riset dan publikasi internasional merupakan agenda strategis UMUS dalam membangun reputasi sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing global.

Rektor menambahkan bahwa UMUS akan terus memperkuat ekosistem akademik melalui penyediaan fasilitas, pelatihan berkelanjutan, serta dukungan kelembagaan. Menurutnya, kualitas riset menjadi indikator penting keberhasilan perguruan tinggi dalam menjawab tantangan masyarakat, industri, dan pemerintah daerah.

Pembukaan dan Penyajian Materi Workshop

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Prasetyo Yuli Kurniawan, M.Pd., yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas proposal hibah nasional agar dosen UMUS siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dr. H. Agung Wigiantoro, M.H., yang memberikan perspektif legislatif mengenai urgensi penguatan riset dan inovasi di perguruan tinggi.

Pada sesi inti, Prof. apt. I Ketut Adnyana, Ph.D. memaparkan kebijakan terbaru DPPM Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026, termasuk prioritas riset nasional, standar penilaian proposal, serta strategi publikasi internasional.

Universitas Muhadi Setiabudi Laksanakan Dua Kegiatan Nasional: Penguatan Akademik dan Akselerasi Wirausaha Mahasiswa

Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) kembali menunjukkan eksistensinya sebagai perguruan tinggi yang adaptif, progresif, dan berorientasi masa depan melalui pelaksanaan dua kegiatan nasional yang melibatkan pemangku kebijakan tingkat kementerian, akademisi nasional, serta ratusan wirausaha muda Indonesia.

Pembentukan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dalam Kabinet Merah Putih 2024–2029 menjadi momentum penting bagi UMUS untuk memperkuat kiprah di bidang tridharma. Kemdiktisaintek merupakan kementerian baru yang fokus mengelola pendidikan tinggi dan pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi nasional.

1. Penguatan Kapasitas Riset dan Publikasi Internasional

Lembaga Pembelajaran, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) UMUS melalui ketuanya, Prasetyo Yuli Kurniawan, M.Pd., menginisiasi penyelenggaraan workshop nasional yang bertujuan memperkuat kultur riset dan penulisan ilmiah dosen.

Dalam kegiatan tersebut, UMUS menghadirkan sejumlah tokoh strategis nasional, antara lain:

  • Prof. apt. I Ketut Adnyana, Ph.D – Direktur DPPM Kemdiktisaintek
  • Dr. H. Agung Wigiantoro, M.H – Anggota Komisi X DPR RI
  • Prof. Dr. Dra. Okid Parama Astirin, M.Si – Reviewer Nasional

Melalui sesi pembinaan intensif, para narasumber memberikan penguatan mengenai peningkatan kualitas publikasi internasional, tata kelola penelitian berbasis outcome, serta reformasi kurikulum yang selaras dengan arah kebijakan pendidikan tinggi nasional.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi forum transfer pengetahuan, tetapi juga mampu mendorong perubahan nyata dalam budaya akademik UMUS, khususnya dalam meningkatkan produktivitas publikasi bereputasi dan kualitas luaran penelitian.

2. Akselerasi Wirausaha Mahasiswa di Ajang KMI Expo 2025

Pada saat yang sama, bidang kemahasiswaan UMUS di bawah koordinasi Hasdar Muhamad, Ph.D., mencatat prestasi membanggakan melalui keberhasilan tim wirausaha mahasiswa lolos ke KMI Expo 2025 yang diselenggarakan di Universitas Tidar.

Produk inovatif Telang Tea Powder, yang diusung dalam kategori subproposal Wirausaha Mahasiswa Indonesia (WMI), berhasil masuk ke tahap nasional. Untuk memperkuat pendampingan, UMUS menugaskan Hendri Sucipto, M.Si. sebagai mentor resmi dalam ajang bergengsi tersebut.

KMI Expo 2025 diikuti oleh kurang lebih 200 wirausaha muda Indonesia, menjadikannya arena strategis bagi mahasiswa UMUS untuk memperluas jejaring, meningkatkan kompetensi kewirausahaan, serta memperkenalkan produk unggulan kampus di tingkat nasional.

UMUS Semakin Berdaya Saing

Rektor UMUS menegaskan bahwa dua kegiatan berskala nasional ini merupakan refleksi komitmen universitas untuk menjadi kampus yang berdampak, tidak hanya dalam penguatan akademik, tetapi juga dalam penciptaan ekosistem inovasi dan kewirausahaan mahasiswa.

UMUS menargetkan agar capaian ini menjadi pijakan untuk masuk lebih jauh dalam kompetisi riset nasional, publikasi internasional, dan pengembangan start-up mahasiswa berbasis kearifan lokal dan teknologi.

Pengabdian Masyarakat UMUS Brebes: Atasi Gizi Kurang Balita Sitanggal Melalui Edukasi dan Demo Masak Rolade Ikan

Permasalahan gizi kurang pada anak usia 6–59 bulan di Desa Sitanggal, Brebes, mendapatkan perhatian serius melalui kegiatan penyuluhan dan pemberian makanan tambahan (PMT) yang digelar di aula desa. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya intervensi gizi berbasis pangan lokal, yang diharapkan mampu meningkatkan status gizi balita di wilayah tersebut.

Acara ini dihadiri oleh kader Posyandu dan bidan desa setempat, serta melibatkan akademisi dari Program Studi Gizi Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS). Dua dosen, Ibu Diah Ratnasari, M.Gizi., dan Findhy Dwita Kumala, S.ST., M.Gz., menjadi narasumber utama dalam kegiatan tersebut.

Edukasi Gizi dan Prinsip MPASI 4T

Dalam sesi penyuluhan, kedua narasumber menekankan pentingnya asupan gizi seimbang dan pemanfaatan pangan lokal yang tersedia melimpah di lingkungan desa. Selain itu, peserta, terutama para ibu, dibekali edukasi mendalam mengenai Prinsip MPASI 4T, yaitu:
* Tepat waktu
* Tepat jumlah
* Tepat jenis
* Tepat cara pemberian

Demo Masak Rolade Ikan Kuniran: PMT Tinggi Protein

Sebagai bagian krusial dari intervensi, dilakukan demo memasak inovasi PMT terbaru: Rolade Ikan Kuniran. Inovasi ini dirancang khusus sebagai PMT yang tinggi protein dan memiliki tingkat penerimaan yang baik oleh anak-anak.

Bahan utama rolade ini adalah ikan kuniran, sumber protein dan Omega-3 lokal yang melimpah di perairan pesisir Brebes. Daging ikan dicampur dengan bahan lain seperti tepung tapioka, telur, wortel, dan bayam, kemudian dikukus hingga matang.
“Rolade ikan kuniran ini kami pilih karena teksturnya yang lembut sehingga aman bagi balita, memiliki kandungan gizi tinggi, serta memiliki daya tahan 2–3 hari jika disimpan dalam pendingin,” ujar salah satu dosen.

Inovasi rolade ini juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara mandiri, baik oleh keluarga untuk konsumsi sehari-hari maupun oleh kelompok UMKM desa sebagai produk lokal penunjang kesehatan anak.

Kegiatan diakhiri dengan distribusi contoh rolade kepada seluruh peserta. Sebagai komitmen tindak lanjut, seluruh kader Posyandu dan bidan desa bersepakat untuk melakukan pemantauan pertumbuhan anak secara rutin, memastikan intervensi ini memberikan dampak positif pada status gizi balita di Desa Sitanggal.

UMUS Gelar Open Rekrutmen Alumni Bersama Dedy Jaya Group: Sinergi Kampus–Industri untuk Penguatan Daya Saing Lulusan

 Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat konektivitas antara dunia pendidikan tinggi dan industri melalui kegiatan Open Recruitment Alumni yang diselenggarakan bekerja sama dengan Divisi SDM Dedy Jaya Group.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Senat Pascasarjana, lantai dasar, dan diikuti oleh puluhan alumni dari berbagai angkatan yang siap berkompetisi untuk mengisi posisi administrasi dan keuangan di lingkungan perusahaan tersebut.

Kegiatan rekrutmen dipimpin langsung oleh Kepala Tracer Study UMUS, Zam Zam Katsir, S.P., M.P., yang menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya sistematis kampus dalam meningkatkan employability lulusan. Dari pihak Dedy Jaya Group, hadir Willy Andrianto, S.E., yang memimpin proses seleksi bersama empat pewawancara profesional yang telah ditugaskan untuk menilai kesiapan kompetensi para alumni.

Kolaborasi strategis ini menjadi bukti nyata dari harapan besar Ketua Yayasan UMUS, Dr. (H.C.) KH. Muhadi Setiabudi, yang terus mendorong unit-unit usaha yang berada di bawah naungannya untuk memberikan ruang karier bagi sarjana-sarjana lulusan UMUS dari berbagai disiplin ilmu. Beliau menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi harus memperoleh akses kesempatan kerja yang relevan dengan kompetensinya agar mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Rektor Universitas Muhadi Setiabudi, Dr. Roby Setiadi, M.M., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, hubungan kemitraan antara UMUS dan Dedy Jaya Group merupakan contoh konkret link and match yang mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus memberi ruang aktualisasi kompetensi bagi para alumni.

“Sinergi kampus dan industri seperti ini harus terus diperkuat. UMUS berkomitmen menghadirkan lulusan yang adaptif, kompetitif, dan siap bekerja sesuai tuntutan era digital,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, UMUS menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang berdampak (impactful university), tidak hanya dalam ranah akademik, tetapi juga dalam membuka akses kesempatan kerja yang luas bagi para lulusannya. Program rekrutmen ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mempersiapkan sumber daya manusia Brebes yang unggul dan siap bersaing di dunia profesional.

Telang Tea Pamitan Menuju Produk Nasional!, Rektor UMUS Dukung Lompatan Besar Wirausaha Mahasiswa

Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong budaya kewirausahaan mahasiswa. Pada gelaran KMI EXPO 2025, ajang wirausaha nasional terbesar bagi mahasiswa Indonesia, UMUS menjadi satu-satunya perguruan tinggi dari wilayah Pantura yang berhasil melaju ke tahap pamitan menuju Magelang dengan produk unggulan Telang Tea.

Prestasi ini menegaskan posisi UMUS sebagai kampus yang konsisten mencetak inovator muda berdaya saing nasional.

Rektor UMUS, Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M., menegaskan bahwa kampus terus mengamplifikasi ekosistem wirausaha melalui fasilitasi pendanaan baik dari internal maupun eksternal, termasuk hibah Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). Menurutnya dukungan ini merupakan bagian dari strategi besar universitas dalam membangun iklim inovasi, kreativitas, dan produktivitas mahasiswa.

“UMUS berkomitmen menghadirkan ekosistem yang kondusif bagi tumbuhnya ide bisnis dan komersialisasi produk mahasiswa. Ini bagian dari visi strategis kami membentuk generasi wirausahawan yang adaptif dan berdaya saing,” tutur Dr. Roby.

Tidak hanya dukungan pendanaan, Rektor bersama jajaran pimpinan UMUS juga aktif membangun jejaring kemitraan dengan industri, alumni, dan pemangku kepentingan lainnya. Upaya ini membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa dalam akses pasar, permodalan, serta kolaborasi pengembangan usaha.

Pendamping produk unggulan mahasiswa, Hendri Sucipto, M.Si., turut memberikan kontribusi besar dalam penguatan ekosistem kewirausahaan kampus. Ia mendorong integrasi kegiatan wirausaha ke dalam kurikulum sehingga produk-produk inovatif mahasiswa dapat lahir dari proses akademik yang terstruktur. Kiprahnya dalam pengembangan UMKM lokal pun terbukti melalui keberhasilannya memajukan Remojong, produk pentolan khas Brebes.

Sementara itu, Agyztia Premana, M.Kom., selaku pengelola kemahasiswaan, menekankan bahwa keberadaan Inkubator Bisnis UMUS telah menjadi ruang strategis bagi mahasiswa dalam mengembangkan startup dan produk komersial.

“Alhamdulillah, dari tahun 2019 hingga 2025, UMUS masih konsisten bertahan di tingkat nasional dalam capaian prestasi wirausaha mahasiswa. Ini bukti bahwa ekosistem yang kita bangun berjalan efektif,” ungkapnya.

Dukungan penuh juga datang dari Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Hasdar Muhamad, Ph.D., yang mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan berbagai program dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Program-program ini tidak hanya memacu kreativitas, tetapi juga menumbuhkan budaya inovasi agar UMUS dapat terus melahirkan produk unggulan.

UMUS sebagai Rumah Inovasi Anak Muda Brebes

Dengan torehan prestasi yang tidak pernah putus, UMUS semakin mengukuhkan diri sebagai perguruan tinggi yang berdampak—melahirkan inovator muda, menguatkan ekosistem UMKM, dan membawa produk daerah menuju panggung nasional.

× Penerimaan Mahasiswa Baru 2025