LPPM UMUS SELENGGARAKAN WORKSHOP PENULISAN BUKU AJAR YANG MARKETABLE

Brebes, 27 Maret 2019 bertempat di Ruang Senat Universitas Muhadi Setiabudi Brebes Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhadi Setiabudi Brebes menyelenggarakan workshop penulisan buku ajar dengan menghadirkan narasumber dari Editor dan Pimpinan Marketing Penerbit Buku Nasional Grafindo Persada Ibu Monalisa, SEi., M.Si dan Achmadi, M.M. kegiatan ini diselenggarakan atas inisiatif Kepala LPPM Dr. Moh. Toharudin, M.Pd dalam sambutannya bahwa LPPM sebagai lembaga yang membidangi dwi dharma (Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat) perlu menjalin kemitraan dengan berbagai penerbit buku yang kredibel salah satunya dengan Grafindo Persada Jakarta. Kegiatan workshop ini diharapkan mampu untuk memotivasi para dosen dalam menulis buku ajar dan dipublikasikan kepada penerbit masional sehingga dosen mampu untuk melaksanakan profesionalnya sebagai pengajar di perguruan tinggi.

Dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2015 tentang guru dan dosen, bahwa dalam melaksanakan tugas keprofesionalannya dosen berkewajiban melaksanakan publikasi ilmiah sebagai salah satu sumber belajar di Perguruan Tinggi. Publikasi ilmiah berperan penting dan menjadi salah satu indikator penting dalam kemajuan bangsa dan negara.

Peserta workshop penulisan buku ajar yaitu seluruh dosen di Universitas Muhadi Setiabudi Brebes dari 10 program studi, dan beberapa dosen luar UMUS. Kegiatan ini dibuka oleh Rektor Universitas Muhadi Setiabudi Dr. Roby Setiadi, S.Kom., M.M. beliau mengapresiasi kegiatan workshop penulisan buku ajar  dapat memotivasi dosen di UMUS untuk menulis buku ajar, beliau juga berharap bahwa kegiatan pelatihan ini akan diselenggarakan kembali oleh LPPM sehingga seluruh dosen memiliki buku ajar yang dipublikasi. Kegiatan workshop dibuka dengan bacaan basmalah.

Narasumber pertama, menyampaikan bahwa peran penerbit Grafindo Persada sebagai mitra perguruan tinggi, menerbitkan buku ajar dosen, kegiatan kajian akdemis, pameran buku, dan pengadaan dan pemanfaatan buku. Diapun mengatakan, dosen yang menerbitkan buku ajar mereka akan memperoleh banyak manfaat baik secara materiil maupun kemanfatan lainnya, sperti berbagi ilmu, membantu mahasiswa untuk memahami materi yang diajarkan, bisa untuk kredit poin/kum, memperoleh dana hibah dari Kemenristekdikti, mendapat passive income, menjadi lebih terkenal, dan menambah jaringan antar lembaga.

Narasumber kedua, mengatakan bahwa dosen yang mempublikasikan karyanya ia akan memperoleh royalti yang dapat dinikmati hingga ahli warisnya, selain itu dosen perlu menulis buku ajar sesuai dengan mata kuliah yang diampu.

Kegiatan workshop ini ditutup dengan penandatanganan MoU antara LPPM Universitas Muhadi Setiabudi dengan PT Grafindo Persada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *