33 Dosen dan 17 Mahasiswa UMUS Lolos Kampus Mengajar Angkatan 2

Program Kampus Mengajar yang telah menuai sukses pada angkatan pertama, mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset Teknlogi (Kemendikbudristek) RI untuk melanjutkan program ini dengan membuka angkatan kedua. Pendaftaran yang sudah dibuka hingga 5 Juli 2021 dengan harapan menggandeng jumlah partisipasi dosen dan mahasiswa dari perguruan tinggi negeri dan swasta yang lebih besar lagi.

Selama delapan belas tahun terakhir Indonesia berada di peringkat bawah untuk nilai kemampuan literasi dan numerasi dan pandemi telah membuat PR kita mengejar ketertinggalan semakin menantang. Indonesia membutuhkan mahasiswa untuk menjadi mitra guru mengembangkan pembelajaran literasi dan numerasi yang menarik. Kesempatan ini akan mengasah kemampuan sosial dan karakter mahasiswa khususnya kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan interpersonal lainnya melalui pengalaman ini.

Baca juga : Mahasiswa PGSD UMUS Lolos Seleksi Program Kampus Mengajar Kemendikbud 2021

Program Kampus Mengajar memiliki 4 poin penting yaitu melanjutkan pembelajaran di masa pandemi terutama untuk SD dan SMP di daerah 3T, menghadirkan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan pembelajaran literasi dan numerasi, dan menjadi mitra guru dalam melakukan kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran. Selain itu, mahasiswa juga dapat berkontribusi dalam mendukung kepala sekolah melakukan efisiensi administrasi dan manajerial sekolah. Hal tersebut sesuai dengan kebijakan Kampus Merdeka yang mengizinkan mahasiswa untuk belajar diluar kampus hingga 2 semester atau 40 SKS.

Baca juga : Tukarkan Pengalaman Kerja Anda Agar Lulus Kuliah Lebih Cepat

Selain peran serta dari mahasiswa yang terlibat dalam program Kampus Mengajar, peran dosen diberikan untuk membimbing mahasiswa di lapangan. Dosen akan membimbing beberapa mahasiswa dalam satu kelompok yang sudah ditentukan.

Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) pada Kampus Mengajar angkatan kedua ini baik dosen dan mahasiswa berkesempatan untuk berpartisipasi dengan mendaftar pada program ini. Jumlah yang lolos sebanyak 17 mahasiswa dan 33 dosen.

Fakultas Saintek UMUS Tandatangani Kerjasama dengan DPKP Brebes

Selasa, 24 Agustus 2021 Fakultas Sains dan Teknologi (FSAINTEK) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) melakukan penandatanganan dengan Dinas Pertanian dan Ketanahan Pangan (DPKP) Brebes.

Kerjasama yang akan dijalin tentang tri dharma perguruan tinggi, yaitu bidang pendidikan/pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Di bidang pendidikan akan dilaksanakan peningkatan sumber daya manusia di DPKP Brebes bagi pegawai yang akan melanjutkan pendidikannya pada tingkat sarjana.

Dengan diberlakukannya kebijakan Kampus Merdeka – Merdeka Belajar oleh Kemendikbud (KMMB), memberikan peluang kepada masyarakat untuk melanjutkan pendidikannya yang terkendala dengan waktu. Kebijakan KMMB akan merekognisi kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan mata kuliah dan diakui sudah menempuh sistem kredit semester (SKS).

Jajaran Rektorat UMUS dan DPKP Brebes

Turut hadir dalam acara penandatanganan ini diantaranya adalah Rektor UMUS, Wakil Rektor I, Wakil Rektor III dan Kepala DPKP Brebes beserta jajarannya. Rektor Roby Setiady menyampaikan dalam sambutannya “Kami sambut baik dan sangat senang dengan adanya penandatanganan ini, karena ini akan menjadi sinergitas bagi UMUS dengan dinas-dinas yang ada di Brebes, dalam menunjang kualitas tri dharma perguruan tinggi”.

Tak terkecuali juga Kepala DPKP Brebes, Yulia Hendrawati menyampaikan “Penandatanganan ini merupakan bentuk kerjasama yang baik, karena dengan kerjasama ini akan memperkuat integritas SDM di DPKP Brebes”.

Kisah Sukses Alumni : Jualan Online Dari Reseller Kosmetik Hingga Punya Toko Kosmetik Terbesar di Brebes

Kisahnya bermula dari reseller produk baju dan berganti produk kosmetik sejak kuliah semester 3 (tahun 2016). Dia adalah Indah Mulyaningsih alumni UMUS Prodi Akuntansi angkatan 2014.

Indah, biasa akrab disapa di kalangan keluarga dan teman-temannya, mempunyai jiwa berwirausaha yang tinggi. Menjadi reseller produk kosmetik adalah pilihannya hanya dengan bermodal nol rupiah. Dengan sistem dropship, Indah menjual kosmetik dari distributor dengan mengambil harga jual yang lebih tinggi sebagai margin keuntungannya.

Owner dan suami beserta karyawan

Dari keuntungan jualan online yang dikumpulkan dan ditabung untuk modal hingga akhirnya bisa menjadi distributor kosmetik. Sebagai distributor, Indah mempunyai reseller dari Brebes dan kota lain untuk menjual produknya di bawah naungannya.

Baca juga : Ceker Ndower Ikon Kuliner Brebes Usaha Rintisan Alumni UMUS

Keuntungan pertama kali yang diperoleh, Indah mendapatkan 2 juta rupiah dan ditabung untuk modal awal menjadi distributor hingga akhirnya  sekarang bisa mendirikan toko kosmetik terlengkap dan terbesar di Brebes dan mendapatkan omset 1 milyar rupiah tiap bulannya. Indah menjual produk kosmetik dalam pengakuannya ada 500 merek, diantaranya merek-merek seperti Wardah, Make Over, Emina, Ms Glow, Scarlet dan lain-lain.

Karyawan mengemas orderan online konsumen

Hasil jualan online yang didapatkan sejak masih kuliah, Indah dapat dapat membiayai kuliahnya sendiri, membeli rumah, mobil, hingga ruko Royal Mansion yang dibeli untuk mengembangkan bisnisnya.

Indah yang sudah berkeluarga dan beranak satu ini rencananya akan membuat brand kosmetik sendiri dan membuat klinik kecantikan yang rencananya akan dibuka di tahun 2022. Semoga cita-citanya dapat terlaksana dan dapat mengembangkan bisnisnya lebih besar lagi, Aamiin.

Hibah Riset Keilmuan 2021 : Tim Dosen UMUS Ajukan 3 Proposal Ke Kemendikbudristek

Dalam rangka menyukseskan kebijakan MBKM, pelaksanaan Tri Dharma di Perguruan Tinggi harus senantiasa dilakukan. Pengembangan kompetensi dan kualifikasi dosen untuk mendukung dharma bidang penelitian, merupakan suatu hal yang penting dalam meningkatkan daya saing bangsa melalui hasil-hasil riset. Dosen Indonesia dengan jumlah 271.280 orang adalah modal yang luar biasa dan sangat potensial untuk menjadi agen-agen transformatif yang bertugas melakukan kegiatan riset keilmuan dan membimbing mahasiswa menjadi agen-agen perubahan yang adaptif, kreatif serta inovatif. Melalui berbagai kegiatan riset keilmuan, diharapkan seorang dosen dapat menggali berbagai ide dan kreatifitasnya melalui berbagai kegiatan riset yang mendukung pelaksanaan Kampus Merdeka.

Peningkatan kompetensi dan kualifikasi dosen dalam kegiatan penelitian dapat diberikan melalui program peningkatan kompetensi dan kualifikasi yang lebih terstruktur, dinamis, dan inovatif dengan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Riset yang mendukung MBKM sangat penting dilakukan oleh dosen sebagai landasan pengambilan kebijakan dan menyusun regulasi yang strategis dan tepat sasaran dalam melaksanakan 9 kegiatan MBKM (magang, asistensi mengajar, pertukaran pelajar/mahasiswa, penelitian/riset, proyek kemanusiaan, membangun desa, studi/proyek mandiri/independent, proyek kewirausahaan, proyek kemanusiaan, bela negara). Dosen yang akan mengikuti kegiatan riset keilmuan PT ini adalah dosen perguruan tinggi akademik yang masing-masing memiliki kualifikasi kepakaran sesuai dengan bidang keilmuannya.

Mempertimbangkan hal-hal tersebut di atas, Kemendikbudristek meluncurkan Program Riset Keilmuan yang diharapkan akan menghasilkan model atau rancangan pembelajaran yang kolaboratif dan partisipatif antara dosen, mahasiswa dan mitra terkait. Rancangan pembelajaran semester yang jelas dimana termasuk didalamnya terdapat capaian pembelajaran, kegiatan belajar, sistem evaluasi, dan beban studi yang jelas dan yang dapat memungkinkan diikuti oleh mahasiswa lintas prodi dan atau lintas perguruan tinggi. Dosen juga diharapkan dapat memainkan perannya sebagai dosen fasilitator dengan mengajak mahasiswa untuk terlibat secara aktif dalam kegiatan risetnya.

Situasi pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, termasuk di Indonesia sangat dirasakan dampaknya oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menuntut peran serta dari perguruan tinggi untuk terlibat dalam memecahkan berbagai permasalahan yang ada. Sehubungan dengan hal tersebut, maka fokus Program Riset Keilmuan adalah (1) Green Economy atau Blue Economi, (2) Energy, (3) Teknologi Tepat Guna berbasis Science, (4) Pariwisata dan Kepariwisataan, dan (5) Teknologi dan alat kesehatan.

Pada Program Riset Keilmuan 2021 ini, dosen Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes mengajukan proposal antara lain :

NOJUDUL PROPOSALTIM PENGUSUL
1BERES (Brebes Ekspres) Sebagai Aplikasi Pemasaran Dalam Upaya Peningkatan Penjualan UMKM di Kabupaten BrebesDr. Mukson, M.M., M.Pd.
Syariefful Ikhawan, S.T., M.M.
2Pengembangan Potensi Desa Talok Berbasis Budidaya Magot sebagai Pendorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa di Masa Pandemi Covid-19Rifatul Masrikhiyah,S.TP.,M Gizi
Wahidin, S.T., M.T
Muhamad Hasdar, S.Pt., M.Sc
3Resiliensi Pelaku UMKM dan Strategi Penanganan Resiko Akibat Pandemi di Kabupaten BrebesMuhammad Syaifulloh, S.Pd.I., M.M.
Suci Nur Utami, S.Pt., M.Si.
Slamet Bambang Riono, S.Pd., M.M.
LPPM UMUS Luncurkan Aplikasi e-KKN Guna Menunjang KKN Daring

Satu lagi inovasi yang diluncurkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UMUS Brebes aplikasi berbasis web untuk menunjang kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), e-KKN. Aplikasi ini dirancang oleh dosen UMUS Prodi Teknik Informatika, Agyztia Premana, M.Kom. beserta Tim LPPM.

e-KKN memudahkan bagi dosen pembimbing lapangan (DPL) untuk memonitor kegiatan program kerja (proker) yang dilakukan oleh mahasiswa, apakah proker tersebut berjalan atau tidak. Dalam pelaksanaannya dapat berjalan efektif dan efisien menggunakan sistem e-KKN. Efektif dalam arti dapat dicapainya maksud dan tujuan dilaksanakannya Kuliah Kerja Nyata sehingga dapat mengurangi bahkan sedapat mungkin menghilangkan kegiatan yang sia-sia dan merugikan.

Baca juga : Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Muhadi Setiabudi

Aplikasi e-KKN hanya dapat diakses oleh DPL dan mahasiswa, masing-masing mempunyai username dan password untuk masuk ke aplikasi tersebut. Berikut tampilan laman yang ada di e-KKN.

Laman dashboard dosen pembimbing lapangan

DPL akan memvalidasi nama mahasiswa yang menjadi bimbingannya dan daftar proker dari mahasiswa apakah sudah layak dilakukan atau ada yang perlu diperbaiki. Melalui aplikasi ini DPL dan mahasiswa KKN dapat melakukan bimbingan secara daring (dalam jaringan).

Laman daftar konsultasi mahasiswa dan DPL

e-KKN direncanakan akan dibuat versi android yang lebih user friendly tentunya. Selain e-KKN, LPPM UMUS akan meluncurkan satu aplikasi lagi guna menunjang kegiatan pengabdian pada masyarakat, SP3i LPPM (Sistem Pelaporan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Internal). Kita tunggu gebrakan berikutnya…!!

KIP KULIAH Gelombang 3

Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur KIP Kuliah Gelombang 3 dibuka dan mulai bisa mendaftar pada tanggal 1 s.d 5 Agustus 2021 dengan jumlah kuota 50 Calon Mahasiswa Baru.

Dokumen Persyaratan KIP Kuliah Universitas Muhadi Setiabudi sebagai berikut :

  1. Kartu peserta dan formulir pendaftaran program KIP K yang didownload dari SIM KIP K
  2. Scan Surat Pernyataan penerima PIP Pendidikan Tinggi 
  3. Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah (bila belum menerima Ijazah)
  4. Scan asli ijazah/ scan fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah
  5. Scan asli/ fotokopi legalisir Kepala Sekolah Daftar Nilai Ujian Akhir Nasional (DHUN) atau  Sertifikat Hasil ujian Nasional (SHUN)
  6. Scan asli/ Fotokopi yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah rapor semester 1 (satu) s.d. 5 (lima
  7. Scan asli surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung  prestasi lain di kegiatan ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah (jika  ada)
  8. Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Program Keluarga Harapan (PKH),  bukti terdaftar di BDT Kemensos, kartu miskin Kemensos, dan kartu sejenisnya (jika ada)
  9. Surat Keterangan Tidak Mampu yang dikeluarkan oleh kelurahan setempat
  10. Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali yang diketahui sampai kelurahan atau slip gaji  orang tua yang distempel instansi; 
  11. Scan asli/ fotokopi KTP mahasiswa
  12. Scan asli/ Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga
  13. Scan Buku Tabungan Rekening Bank Mahasiswa 
  14. Screenshot hasil upload (Foto Mahasiswa yang tercantum Status Sosial Ekonomi DTKS, Foto  Keluarga, Foto Rumah Tampak Depan, Foto Ruang Keluarga, dan Foto hasil upload  SKTM/KIP/BSM) di SIM KIP K.