Rektor, Wakil Rektor I, dan Wakil Rektor II Umus

Rektor, Wakil Rektor I, dan Wakil Rektor II Universitas Muhadi Setiabudi. Dari kiri ke kanan : Prof. Dr. Ir. H. Taswin Rahman Tagama, S. U ; Drs. Mukson, M. M ; Drs. Maksori, M. M.

Pintu Gerbang Umus

Pintu Gerbang Universitas Muhadi Setiabudi

Pelantikan Rektor Umus

Pelantikan Rektor, Wakil Rektor I, dan Wakil Rektor II Universitas Muhadi Setiabudi

Pelantikan Rektor Umus

Pelantikan Rektor, Wakil Rektor I, dan Wakil Rektor II Universitas Muhadi Setiabudi bersama Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, S. E.

Gedung Rektorat Umus

Gedung Rektorat Universitas Muhadi Setiabudi

Gedung Universitas Muhadi Setiabudi

Gedung Kuliah Universitas Muhadi Setiabudi

Bus Kampus Universitas Muhadi Setiabudi

Staf Universitas Muhadi Setiabudi

 

BEM UMUS MENGADAKAN SEMINAR NASIONAL EKOSISTEM PESISIR

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UMUS Brebes, telah mengadakan Seminar Nasional Ekosistem Pesisir dan Perubahan Iklim  pada hari kamis, 22 Januari 2015 di auditorium UMUS Brebes dan penanaman pohon mangroversari di desa Sawojajar Brebes.

                Dalam seminar yang bertema upaya masyarakat beradaptasi dengan lngkungan pesisir akibat perubahan iklim yang di pandu oleh moderator Karno Roso, S.Sos., M.I.Kom. menghadirkan narasumber:

  1. Chaeruddin Hasyim, SKM., M.Si. (Deputi peningkatan peran masyarakat Kementrian lingkungan Hidup dan kehutanan)
  2. Basuki Rahmat (Direktur pesisir dan pulau kecil yayasan KEHATI, Bio Diversity faoundation).
  3. Ade Rachmi Yuliantri (Dewan Nasional perubahan iklim).
  4. Dr. Angkatno (Pemerintah Kab. Brebes)
  5. Rusjan (Ketua Mangroversari).

Nasrasumber Chaeruddin Hasyim, SKM., M.Si. mengatakan bahwa setiap warga terutama di wilayah pesisir wajib hukumnya untuk menjaga lingkungan, karena semakin  kesini abrasi semakain parah. Hal ini berpengaruh dengan kondisi tanah pesisir Brebes yang tingginya berkurang dari 5 meter, untuk itu kita harus menyelamatkan lingkungan pesisir.

Menurut Fahmi Alfan (Presiden BEM UMUS) tema ini dipilh supaya masyarakat memahami kondisi alam pesisir yang semakain parah terkena abrasi laut. Agar mereka mengerti betapa pentingnya merawat dan melestraikan lingkungan pesisir di Brebes dengan benar-benar hijau sesuai dengan semboyan Brebes Berhias. Pada seminar ini hadir seluruh Dinas Se-Kabupaten Brebes, TNI, Polisi, Mahasiswa KPMDB, UMUS, osis dan masyarakat pesisir.

UMUS STUDY BANDING KE YOGYAKARTA DAN SUKOHARJO

Mahasiswa Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes  Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) mengadakan study banding ke Yogyakarta dan Sukoharjo selama 2 hari pada tanggal 27-28 januari 2015. Dengan tujuan ke kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan SMP Assalam Sukoharjo acara pelepasan dilaksanakan pada hari senin, 26 Januari 2015 pukul 20.00 WIB oleh Ketua panitia Bapak Moh. Toharudin, M.Pd.  Acara pelepasan tersebut diawali sambutan oleh Bapak Wakil Rektor I yaitu Drs. H. Mukson, M.M. dan sambutan kedua oleh Slamet Bambang Riono, S.Pd., M.M. selaku dosen pembimbing.

Dari kegiatan KKL dan Study Banding ke UNY dan SMP Assalam Sukoharjo tersebut, diharapkan; Mahasiswa UMUS bisa sharing tentang kegiatan-kegiatan kemahasiswaan. Seperti sistem perkuliahan, UKM, BEM FIP, menjalin kerjasama dan penjamin mutu. Disini Mahasiswa UMUS bisa terjun langsung bagaimana cara kegiatan belajar mengajar, prestasi mahasiswa, sarana pembelajaran yang dibutuhkan siswa.

BREBES EDUCATION FAIR (BEF) 2015

Minggu, 1 Februari 2015 di Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes akan mengadakan Brebes Education Fair (BEF) 2015. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Daerah Brebes (KPMDB) dan UMUS Brebes. Dengan tujuan memberikan informasi kepada siswa-siswi SMA dan sederajat, umum mengenai gambaran dunia Perguruan Tinggi , bagaimana jalur masuk sampai kegiatan perkuliahan. Dengan demikian siswa-siswi  tersebut mempunyai wawasan dunia perguruan tinggi,  motivasi untuk melanjutkan jenjang pendidikan  yang di cita-citakan sekaligus mengeratkan tali silahturahmi antara mahasiswa Brebes di seluruh Indonesia.

Acara ini di selenggarakan oleh Panitia yang merupakan kolaborasi mahasiswa  Brebes dari berbagai perguruan tinggi, antara lain: UI, UGM, IPB, UNSOED, UIN Sunan Kalijaga, UIN Walisongo, UMY, UNNES, UIN Syarief Hidayatullah, UNY,  UPS Tegal, UAD dan UMUS Brebes. Jangan sampai lupa dan telat ya datang di Brebes Education Fair (BEF) 2015, tak tunggu.

KURSUS PEMBINA MAHIR LANJUT (KML) KWARCAB BREBES – KWARRAN 15 WANASARI TAHUN 2014

DSC00479Kegiatan Kursus Pembina Mahir Lanjutan (KML) pramuka dilaksankana pada tanggal 22 – 27 Desember 2014 bertempat di Kampus UMUS. Kegiatan ini dibuka oleh ketua Kwarcab 11.15 Brebes Bapak H.E. Mastoni Ezam, S.H., M.H.

Dalam kegitan ini diikuti oleh 80 peserta dari pelatih di SD, SMP, MTs, SMA di Wilayah Wanasari Brebes. Tujuannya untuk membekali pelatih pramuka dangan terampil serta materi kepramukaan di tiap Gudep pada pangkalan masing-masing.

Kunjungan Program Studi Ilmu Dan Teknologi Pangan ke Pabrik Gula Pangkah

kunjungan ke PG pangkah

Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Muhadi Setiabudi melakukan Kunjungan di Pabrik Gula Pangkah pada tanggal 2 November 2014. Kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan tebu menjadi gula pasir konsumsi.(FapertaUMUS)

MAHASISWA FAPERTA UMUS BERBAGI ILMU KOMPOS DI IBU-IBU PKK RT. 02 / RW. 05 GANDASULI

Kompos di Rw 03 GandasuliLimbah terbesar diperumahan yaitu limbah rumah tangga. Jika tidak ditangani dengan baik maka akan menjadi sumber penyakit. Biasanya limbah rumah dibakar atau dibuang di tempat sampah, jika petugas  dari dinas kebersihan tidak mengambil limbah rumah tangga di perumahan selama seminggu saja maka akan menimbulkan bau yang tidak sedap. Salah satu solusinya adalah dengan pengomposan yang dapat dilakukan sendiri oleh warga perumahan, namun karena tidak lengkapnya pengetahuan praktis tentang pembuatan kompos sehingga tidak pernah dilaksanakan. Mahasiswa Faperta Universitas Muhadi Setiabudi hadir untuk berbagi ilmu ke Ibu-Ibu PKK di Rt. 02 / Rw 03 Kelurahan Gandasuli untuk pengelolaan limbah rumah tangga dan pembuatan kompos dalam bentuk pelatihan singkat.(FapertaUMUS).

MAHASISWA FAPERTA UMUS BELAJAR AGRIBISNIS PEMBENIHAN IKAN

belajar Ke BBI MalahayuBelajar Agrbisnis Pembenihan Ikan di Balai Benih Ikan Malahayu

Kabupeten Brebes mempunyai potesi perikanan darat yang sangat besar, dengan jumlah penduduk yang padat, wilayah yang luas dan letak geografis yang strategis, sehingga dapat menggambarkan potensi agribisnis yang sangat besar. Hal ini membuat keinginan dari mahasiswa Faperta UMUS untuk belajar langsung tentang teori dan praktek Agribisnis pembenihan ikan di Balai Benih Ikan Malahayu. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 30 November 2014 yang di ikuti oleh mahasiswa program studi Agribisnis dan Ilmu Teknologi Pangan.(FapertaUMUS).

SILAHTURAHMI FAPERTA UMUS KE BANK INDONESIA PERWAKILAN TEGAL

WP_001973

Pertemuan ini membahas  Pengembangan Potensi Bawang Merah Brebes.

Universitas Muhadi Setiabudi telah mencanangkan diri sebagai Pusat Penelitian dan Pengembangan Bawang Merah Indonesia sehinga perlu membangun banyak kerjasama dengan berbagai pihak untuk pengembangan potensi bawang merah yang telah dimiliki oleh Kabupaten Brebes melalui penelitian-penelitian dan pengabdian masyarakat.

Pada hari selasa tanggal 9 Desember 2014 Fakultas Pertanian bersilaturahim ke Bank Indonesia Perwakilan Tegal untuk membangun kerjasama dalam berbagai bidang yang salah satunya adalah pengembangan potensi bawang merah di Kabupeten Brebes. Pada kesempatan ini Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Tegal Bapak Bandoe Widiarto mengatakan bahwa “Petani Bawang Merah Brebes perlu mengakses ke Industri sehingga harga bawang merah petani dapat selalu stabil, tetapi tetap perlu ada sentuhan teknologi pada budidaya bawang merah ”. Harga bawang merah selama ini selalu fluktuatif sehingga selalunya petani menjadi korban dari permainan pasar yang tidak terstruktur.    Sedangkan menurut Dekan Pertanian  UMUS Wadli, S.T.P., M.Si  bahwa “perlu ada pendampinan pada petani secara terus menerus agar presepsi petani mengenai pasar terstruktur seperti kerjasama dengan industri menjadi pola baru dalam bertani bawang merah”.

Selain itu juga pengembangan ilmu bioteknologi untuk pengolahan bawang merah harus terus menerus dilakukan sehingga ketersediaan bawang merah yang berlabel organik akan menjadi trend masa depan.  Beberapa Petani binaan Faperta UMUS sudah mulai beralih pada penggunaan pupuk organik, hal ini akibat dari kesadaran para petani terhadap dampak penggunaan pupuk anorganik yang berlebihan.

Pada Silaturahim ini Pihak UMUS dihadiri oleh(1) Prof.Dr.Ir.H. Taswin Rahman Tagama, SU. (2) Dr.H. Maksori,MM. (3) Wadli, S.T.P., M.Si  (4) Ir.H.Mohamad Amin, M.Sc  (4) Muhamad Hasdar, M.Sc  dan diterima langsung oleh Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Tegal Bapak Bandoe Widiarto.(FapertaUMUS).

SOSIALISASI PENGOLAHAN LIMBAH RUMAH TANGGA DAN BANK SAMPAH OLEH FAKULTAS PERTANIAN

CIMG5586Tim Dosen Fakultas Pertanian melakukan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Rw 03 Desa Banjarlor Kecamatan Banjarharjo dengan tema “Pengelolaan Limbah Rumah Tangga dan Bank Sampah”. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan yang bersih dengan mengutamakan pengelolahan limbah rumah tangga. Limbah rumah tangga yang selama ini hanya dibuang atau dibakar sebenarnya bisa menjadi pendapatan tambahan jika dikelolah dengan baik. Tim Dosen Faperta terdiri dari : (1) Wadli, S.T.P.,M.Si  (2) Muhamad Hasdar, S.Pt.,M.Sc, (3) Muhammad Juwanda, S.P. MP. (4) Nasirudin. M.M

 “Limbah Rumah tangga harus dipilah terlebih dahulu, yang organik dan organik. Limbah organik bisa di buat menjadi kompos sedangkan yang non organik bisa di tabung di Bank Sampah. Untuk pembuatan Kompos akan didampingi oleh Mahasiswa Fakultas Pertanian, Sedangkan pengolaan limbah non organik, kita perlu sepakati dulu pembentukan manajemen Bank sampah dan nantinya akan terus menerus didampingi oleh Tim dari Fakultas Pertanian UMUS” Kata Wadli, S.T.P., M.Si  yang juga Dekan Fakultas Pertanian UMUS. Kegiatan ini sangat diterima dan didukung oleh Ketua RW 03 Desa Banjarlor Bapak Slamet Supriadi, beliau mengatakan “Kegiatan ini sangat baik dan sebaiknya segera untuk pembentukan Bank sampah, agar bisa membentuk kebiasan baik dalam mengelolah sampah dan juga nantinya dapat memberikan keuntungan dari segi ekonomi”.

 Di Indonesia Limbah terbesar dihasilkan oleh rumah tangga, hal ini disebabkan karena peningkatan jumlah penduduk dari tahun ke tahun, sehingga permasalahan ini menjadi tanggung jawab semua bukan hanya tanggung jawab pemerintah setempat. (Faperta UMUS)

KUNJUNGAN MAHASISWA UMUS KE INDUSTRI KECIL PENGOLAHAN HASIL IKAN

 CIMG5574Kunjungan keindustri “Laukan Indonesia” di  Kecamatan Banjarharjo Desa Banjarlor. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, Tanggal 29 November 2014 yang dikuti oleh mahasiswa Agribisnis, Ilmu Teknologi Pangan, dan Ilmu Gizi. Kunjungan ini memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa yaitu (1) memberikan gambaran riil bangaimana pengolahan ikan menjadi pangan  yang sehat, bersih, aman serta halal, (2) Pengelolan industri perikanan pada skala Kecil dan rumah tangga, dan (3) Metode pemasaran (Agribisnis) dari produk-produk pengoahan ikan.

 “Pengolahan ikan di kabupeten Brebes belum banyak di tekuni oleh masyarakat sehingga bisnis ini memberikan prospek yang cukup cerah bagi Mahasiswa yang ingin menggeluti bisnis Pengolahan Ikan” Kata Pak Tohirin yang merupakan pemilik industri pengolahan ikan. Kabupaten Brebes memiliki potensi perikanan yang cukup besar baik dari Ikan laut dan perikanan darat. (FapertaUMUS)