Rektor, Wakil Rektor I, dan Wakil Rektor II Umus

Rektor, Wakil Rektor I, dan Wakil Rektor II Universitas Muhadi Setiabudi. Dari kiri ke kanan : Prof. Dr. Ir. H. Taswin Rahman Tagama, S. U ; Drs. Mukson, M. M ; Drs. Maksori, M. M.

Pintu Gerbang Umus

Pintu Gerbang Universitas Muhadi Setiabudi

Pelantikan Rektor Umus

Pelantikan Rektor, Wakil Rektor I, dan Wakil Rektor II Universitas Muhadi Setiabudi

Pelantikan Rektor Umus

Pelantikan Rektor, Wakil Rektor I, dan Wakil Rektor II Universitas Muhadi Setiabudi bersama Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, S. E.

Gedung Rektorat Umus

Gedung Rektorat Universitas Muhadi Setiabudi

Gedung Universitas Muhadi Setiabudi

Gedung Kuliah Universitas Muhadi Setiabudi

Bus Kampus Universitas Muhadi Setiabudi

Staf Universitas Muhadi Setiabudi

 

Kegiatan Penerapan Agribisnis Mahasiswa Fak Pertanian UMUS Brebes

Presentation1    Presentation2

Mahasiswa Fakultas pertanian UMUS mengiplementasikan pola agribisnis. Selama 3 semester mahasiwa fakultas pertanian mendapatkan teori tentang agribisnis di perkuliahan, untuk menunjang keahlian agribisnis mahasiswa di berikan kesempatan untuk mengiplementasikannya dengan menanam padi hingga panen, tidak hanya sampai panen mahasiswa fakultas pertanian juga melanjutkan pada proses pasca panen yaitu penjemuran padi, penjualan hasil, pemanfaatan jerami sebagai pakan ternak dan pemanfaatan limbah padi sebagai pupuk organik (kompos). Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemandirian mahasiswa dalam berwirausaha, sehingga setelah memperoleh gelar sarjana mereka sudah siap sebagai entrepreneur.

UKM Pencak Silat Banteng Suro Mengadakan Kenaikan Tingkat

20140624_220816Bertempat di desa Cimohong pada tanggal 24 Juni 2014 UKM Pencak Silat UMUS Brebes dibawah Pengawasan Dewan Guru Farhan, M.Pd Mengadakan kegiatan kenaikan tingkat, kegiatan ini di adakan di Pusat Padepokan Banteng Suro yaitu di Desa Cimohong Bulakamba Brebes yaitu di Kediaman Guru Besar Abah H. Mukson. kegiatan ini diadakan bertujuan untuk membina Fisik Dan Mental Para Pesilat agar dapat menjadi Pesilat yang memilki keterampilan beladiri dan memilki kepribadian yang bermental baja kuat dalam mengahdapi tantangan hidup selalu berfikir positif serta bertawakal Kepa Allah SWT. dalam kegiatan ini juga di pertunjukan Hasil Olah tenaga dalam dan Atraksi- atraksi tenaga dalam untuk memotivasi semangat para Pesilat Banteng Suro.

Rektor Cup Universitas Muhadi Setiabudi Berjalan Dengan meriah

20140627_101338

Universitas Muhadi Setiabudi Brebes kemarin pada tanggal 23 Juni sampai 27 Juni 2014 telah melaksanakan kegiatan tahunan yaitu Piala Rektor Cup Universitas Muhadi Setiabudi Brebes 2014. Kegiatan ini di ikuti oleh semua mahasiswa yang terdiri dari Fakultas Ekonomi, Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Pertanian, Fakultas Tehnik dan Fakultas Kesehatan, dalam kegiatan ini melombakan bebapa cabang olah raga yaitu Futsal, Bulu Tangkis, Catur, Tenis Meja, Bola basket dan Bola Voly serta ada juga lomba Nyayi. Dalam Rektorkap Ini memperebutkan Piala Rektor dan Uang pembinaan dari Universitas, hasil seluruh perlombaan di menangkan ; untuk juara satu dimenangkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Juara dua diraih oleh Fakultas Ekonomi, dan Juara tiga di raih oleh Fakultas Ilmu Kesehatan. Rektor cup ini semoga menjadi penguat silaturahmi antar fakultas UMUS Brebes dan juga sebagai ajang pengembangan minat dan Bakat Mahasiswa UMUS Brebes, setelah kita amati ternyata banyak sekali potensi yang belum tergali dari mahasiswa UMUS Brebes, terbukti karena setelah Rektor Cup ini banyak mahasiswa yang saya liat sangat berbakat di bidang olah raga. Semoga nanti bisa berlanjut untuk dapat mewakili kejuaraan di tingkat antar perguruan tinggi ujar  H. Mukson MM selaku Wakil Rektor 1 dalam upacara penutupan dan penyerahan Piala Rektor Cup Jum’at 27 Juni kemarin.

 

Dosen UMUS mengikuti Orientasi Pengelolaan Program Kemitraan dengan Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Keluarga Melalui Posdaya

IMG_7617

Posdaya adalah program yang di luncurkan oleh yayasan damandiri yang bertujuan untuk membangun sumber daya manusia, utamanya dari keluarga kurang mampu, demi mewujudkan tingkat kesejahteraan sejati dan taraf hidup mandiri. Untuk Menyukseskan Program tersebut Yayasan Damandiri melalui pola kemitraan dengan perguruan Tinggi mengadakan kegiatan orientasi angkatan ke-74 yang berlangsung di Siti Padmirah College Jakarta, 23-26 juni 2014 dan diikuti oleh Koordinator LPPM Universitas Se-Sumatra Barat, Koordinator LPPM Universitas Se-Jawa Barat I, Koordinator LPPM Universitas Se-Jawa Tengah IV, dan LPPM STIAMI Jakarta. Universitas Muhadi Setiabudi yang tergabung dalam LPPM Universitas Se-Jawa Tengah I mengirimkan 2 dosennya yaitu Emiraldo Winpazqara S.IP.,M.Si dan Muhammad Hasdar,S.Pt., M.Sc

Fokus dari program posdaya yaitu pendidikan, kesehatan, kewirausahaan dan lingkungan hidup. Universitas Muhadi Setiabudi Brebes diharapkan untuk dapat mensukseskan program posdaya melalui KKN di kabupaten Brebes.

Universitas Muhadi Setiabudi Mencanangkan Diri Sebagai Pusat Kajian Bawang Merah

IMG_2752

Pada tanggal 25 Maret Universitas Muhadi Setiabudi mencanangkan diri sebagai Pusat  Kajian Bawang Merah, pusat kajian ini dilaunching pada seminar nasional yang diadakan di Auditorium Universitas Muhadi Setiabudi Brebes. Hal ini tidak berlebihan mengingat Kabupaten Brebes adalah sentara penghasil Bawang Merah Nasional. Pada seminar Nasional ini dihadiri oleh Stakeholeder yang berkecimpung dibidang pertanian khususnya bawang merah seperti Kelompok tani, pengusaha, penangkar benih bima brebes, akademisi, guru SMK Pertanian dan mahasiswa. Pembicara pada seminar ini yaitu (1) Dr. Awang (Pusat kajian Holtikultura IPB), (2) Ir. Iman Kridarso, M.Si (Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes), (3) Wadli, M.Si (Dekan Fakultas Pertanian UMUS) dan Moderator M.Hasdar,M.Sc.

Pada seminar ini dibahas tentang meningkatnya kebutuhan bawang merah secara nasional dari waktu ke waktu, sedangkan stok bawang merah masih berpusat di pulau Jawa, sehingga diperlukan strategi khusus untuk memperluas sentra bawang merah di luar pulau Jawa. Mengingat brebes sebagai sentra bawang merah nasional, Universitas Muhadi setiabudi mengambil peran untuk menjaga dan mengembangkan potensi ini untuk kesejahteraan masyarakat luas, termasuk menjaga dan mengembangkan varietas bawang khas brebes yaitu bima brebes yang dikenal sebagai varietas bawang berasal dari daerah lokal Brebes. Beberapa kelebihan varietas Bawang Bima Brebes yaitu memiliki warna merah menyala terasa lebih pedas dan lebih keras bila dibandingkan bawang dari luar daerah atau luar negeri. Umur tanaman 60 hari setelah tanam. Tanaman berbunga pada umur 50 hari. Tinggi tanaman 25-44 cm. Tanaman agak sukar berbunga. Banyaknya anakan 7-12 umbi per rumpun. Bentuk daun berbentuk silinder berlubang. Warna daun hijau, jumlah daun berkisar 14-50 helai. Bentuk bunga seperti payung. Warna bunga berwarna putih. Banyak buah per tangkai 60-100 (83). Banyaknya bunga per tangkai 120-160 (143). Banyaknya tangkai bunga per rumpun 2-4. Bentuk biji bulat, gepeng dan berkeriput. Warna biji hitam. Bentuk umbi lonjong bercincin kecil pada leher cakram. Warna umbi merah muda. Produksi umbi 9,9 ton/ha. Susut bobot umbi (basah-kering) 21,5%.

Agenda terakhir dari seminar ini adalah menyematkan pin penangkar benih oleh Rektor UMUS, hal ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan kepada para penangkar benih yang telah melestarikan bawang khas Brebes.

 Pada tanggal 25 Maret Universitas Muhadi Setiabudi mencanangkan diri sebagai Pusat  Kajian Bawang Merah, pusat kajian ini dilaunching pada seminar nasional yang diadakan di Auditorium Universitas Muhadi Setiabudi Brebes. Hal ini tidak berlebihan mengingat Kabupaten Brebes adalah sentara penghasil Bawang Merah Nasional. Pada seminar Nasional ini dihadiri oleh Stakeholeder yang berkecimpung dibidang pertanian khususnya bawang merah seperti Kelompok tani, pengusaha, penangkar benih bima brebes, akademisi, guru SMK Pertanian dan mahasiswa. Pembicara pada seminar ini yaitu (1) Dr. Awang (Pusat kajian Holtikultura IPB), (2) Ir. Iman Kridarso, M.Si (Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes), (3) Wadli, M.Si (Dekan Fakultas Pertanian UMUS) dan Moderator M.Hasdar,M.Sc.

Pada seminar ini dibahas tentang meningkatnya kebutuhan bawang merah secara nasional dari waktu ke waktu, sedangkan stok bawang merah masih berpusat di pulau Jawa, sehingga diperlukan strategi khusus untuk memperluas sentra bawang merah di luar pulau Jawa. Mengingat brebes sebagai sentra bawang merah nasional, Universitas Muhadi setiabudi mengambil peran untuk menjaga dan mengembangkan potensi ini untuk kesejahteraan masyarakat luas, termasuk menjaga dan mengembangkan varietas bawang khas brebes yaitu bima brebes yang dikenal sebagai varietas bawang berasal dari daerah lokal Brebes. Beberapa kelebihan varietas Bawang Bima Brebes yaitu memiliki warna merah menyala terasa lebih pedas dan lebih keras bila dibandingkan bawang dari luar daerah atau luar negeri. Umur tanaman 60 hari setelah tanam. Tanaman berbunga pada umur 50 hari. Tinggi tanaman 25-44 cm. Tanaman agak sukar berbunga. Banyaknya anakan 7-12 umbi per rumpun. Bentuk daun berbentuk silinder berlubang. Warna daun hijau, jumlah daun berkisar 14-50 helai. Bentuk bunga seperti payung. Warna bunga berwarna putih. Banyak buah per tangkai 60-100 (83). Banyaknya bunga per tangkai 120-160 (143). Banyaknya tangkai bunga per rumpun 2-4. Bentuk biji bulat, gepeng dan berkeriput. Warna biji hitam. Bentuk umbi lonjong bercincin kecil pada leher cakram. Warna umbi merah muda. Produksi umbi 9,9 ton/ha. Susut bobot umbi (basah-kering) 21,5%.

Agenda terakhir dari seminar ini adalah menyematkan pin penangkar benih oleh Rektor UMUS, hal ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan kepada para penangkar benih yang telah melestarikan bawang khas Brebes.

 

Penelitian : Bawang Merah dan Padi Fakultas Pertanian UMUS Brebes

 

(Panen Bawang Merah dan Padi Oleh Rektor UMUS Brebes, Dekan, Kaprodi dan Mahasiswa UMUS Brebes)
Sebagai tahap awal dalam kegiatan penelitian dan pengembangan tersebut adalah (1) Budi daya Bawang Merah varietas Bima Brebes dengan perlakuan pemupukan yang berbeda yaitu menggunakan pupuk kimia berimbang dan pupuk organik murni dan (2) budidaya padi varietas IR 64 dengan perlakuan sistem legowo 1 : 2, 1:3, 1:4 dan tanpa legowo dengan jarak tanam 40 Cm x 40 Cm dengann perlakuan pupuk berimbang 50% : 50 %. Penanaman bawang merah dan padi IR 64 dalam waktu yang bersamaan yaitu pada tanggal 26 Maret 2014. Waktu panen bawang merah tepat pada umur 55 hari, yaitu 13 Mei 2014, dan waktu panen padi pada umur 89 hari, yaitu  tanggal 14 Juni 2014. Hasil panen bawang merah adalah 12 ton/ha pada perlakuan pemupukan kimia berimbang, dan 11,5 ton/ha pada pemupukan kimia murni, sedangkan hasil panen padi IR 64 adalah (1) Sistem jalur legowo  1:2 = 6,5 ton/ha Gabah Kering Giling (GKG), (2) Sistem Jalur Legowo 1:3 = 6,2 ton/ha GKG, (3)  Sistem Jalur legowo  1:4 = 6 ton/ha GKG.

Semoga Fakultas pertanian UMUS Brebes semakin meningkatkan lagi Penelitian dan pengembangan Pertanianya.

LAHAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN FAKULTAS PERTANIAN UMUS BREBES